News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adik Denada Ikut Angkat Bicara Soal Polemik Sang Kakak, Singgung Tanggung Jawab Ayah Kandung Ressa

Enrico Tambunan, adik Denada, akhirnya buka suara soal polemik kakaknya dan Ressa. Ia menyinggung peran ayah Ressa yang selama ini sosoknya tak diketahui.
Senin, 2 Februari 2026 - 23:08 WIB
Adik Denada
Sumber :
  • Instagram/enricotambunan

tvOnenews.com - Kasus keluarga Denada Tambunan yang melibatkan anaknya, Ressa Rizky Rossano, terus menjadi perhatian publik.

Setelah Denada akhirnya muncul ke publik dan mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, kini giliran adik Denada, Enrico Tambunan, yang ikut angkat bicara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui sebuah video yang diunggah ke media sosial, Enrico mencoba meluruskan berbagai kesalahpahaman yang selama ini berkembang di masyarakat.

Ia juga menyinggung peran ayah biologis Ressa, yang menurutnya selama ini justru luput dari sorotan publik.

Dalam video yang direkamnya dari luar negeri, Enrico menjelaskan bahwa dirinya sempat berusaha menghubungi Ratih, pihak keluarga Emilia Contessa yang selama ini mengurus Ressa. Namun, upayanya tidak mendapat tanggapan.

“Saya berusaha berbicara kepada Tante Ratih dan ini sebelum berita ini menjadi besar begitu ya. Tapi saya tidak dibaca WhatsApp-nya, tidak diangkat teleponnya, sehingga saya juga tidak bisa lagi berkomunikasi dengan Tante Ratih. Plus saya tidak tinggal di Indonesia,” ujar Enrico.

Menurut Enrico, dirinya sebenarnya ingin menyelesaikan masalah ini secara baik-baik sebelum polemik tersebut melebar ke publik.

Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anaknya
Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anaknya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Namun karena tidak mendapat respons, ia merasa perlu untuk berbicara secara terbuka.

Dalam kesempatan yang sama, Enrico juga meminta agar nama almarhumah ibunda, Emilia Contessa, tidak lagi diseret-seret dalam polemik keluarga ini.

“Aku mohon yang pertama tolong jangan bawa-bawa nama mak saya lagi. Tolong diingat aja jasa-jasanya dia sama keluarga besar, sama semua yang ada dalam keluarga kami. Kayaknya sangat menyedihkan kalau mama saya dibawa-bawa dan dijelek-jelekan hanya karena adanya sebuah perseteruan,” tegas Enrico.

Ia menilai bahwa sang ibu telah banyak berjasa bagi keluarga besar mereka, sehingga tidak pantas jika namanya kini dikaitkan dengan isu yang sedang ramai diperbincangkan.

Enrico kemudian menyinggung pernyataan dari Ratih di podcast Denny Sumargo yang sempat menyebut mengetahui siapa ayah Ressa, namun enggan menyebut namanya. Hal ini membuat Enrico merasa kecewa.

“Saya sungguh sangat amat sedih karena waktu saya nonton podcast, tante mengatakan bahwa tante tahu siapa bapaknya tapi tante enggak mau ngomongin,” ungkap Enrico.

Enrico menjelaskan bahwa dirinya baru mengetahui keberadaan Ressa sebagai anak Denada pada pertengahan 2025.

Sebelumnya, ia sama sekali tidak tahu karena lama tinggal di luar negeri dan jarang berinteraksi langsung dengan keluarga di Indonesia.

“Baru di pertengahan 2025 saya diberitahu sama tante siapa itu Ressa. Saya tidak tahu bahwa Ressa itu anaknya Mbak Dena pada waktu itu,” jelasnya.

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Mendiang sang ibunda, almarhumah Emilia Contessa
Sumber :
  • Instagram/@senator_emiliacontessa

Saat mengetahui hal itu, Enrico mencoba membicarakannya dengan Denada, namun sang kakak selalu menunjukkan reaksi emosional dan enggan membuka topik tersebut.

“Setiap kali saya mencoba membawa omongan itu ke kakak saya, kakak saya sangat amat sedih sekali. Dia enggak mau bicarain. Seperti orang yang PTSD begitu. Kalau ngomongin topik itu, dia langsung sedih campur marah dan enggak mau ngomongin,” katanya.

Enrico mengaku kasihan melihat kondisi Denada yang menurutnya menyimpan luka batin yang dalam akibat masa lalu.

Ia menduga, ada pengalaman pahit yang membuat sang kakak begitu tertutup setiap kali membahas masa lalunya dengan ayah Ressa.

Lebih lanjut, Enrico juga menyoroti arah perdebatan publik yang menurutnya salah sasaran.

Ia menilai bahwa dalam situasi seperti ini, seharusnya yang dimintai pertanggungjawaban adalah sang ayah biologis, bukan justru Denada yang kini diserang dan diboikot.

“Kalau di keluarga lain, logisnya adalah kalau sesuatu terjadi terhadap keluarga perempuan, semuanya harus melindungi. Ini yang harus bertanggung jawab adalah yang laki-lakinya. Kalau Tante tahu laki-lakinya siapa, seharusnya yang diserang yang laki-laki itu. Harusnya keponakan sendirilah yang dilindungi,” ujar Enrico.

Ia juga menegaskan bahwa Denada telah menanggung beban berat seorang diri selama bertahun-tahun, tanpa adanya dukungan dari sosok laki-laki yang seharusnya turut bertanggung jawab atas kelahiran Ressa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi kok yang dihujat-hujat, yang diboikot-boikot itu justru dia. Sementara yang harusnya bertanggung jawab malah tidak pernah disebut,” tambah Enrico.

Enrico pun berharap publik bisa lebih bijak dalam menanggapi situasi ini dan memberi waktu bagi Denada untuk memulihkan diri. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT