News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Menyayat Hati Eks Pemain Asing Persebaya soal Tragedi Anak SD Akhiri Hidup di NTT: Kemiskinan Tak hanya Uang

Mantan pemain asing Persebaya Surabaya atau gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente prihatin dengan tragedi pilu anak SD, YBR (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT.
Jumat, 6 Februari 2026 - 13:41 WIB
Pemain asing PSIM Yogyakarta sekaligus eks penggawa Persebaya Surabaya soroti tragedi anak SD bunuh diri di NTT
Sumber :
  • Kolase Istimewa & ILeague

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain asing Persebaya Surabaya, Ze Valente menyoroti tragedi pilu dialami anak SD, YBR (10) pilih mengakhiri hidupnya di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

TRIGGER WARNING BUNUH DIRI: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan Instagram pribadinya, Rabu (4/2/2026), Ze Valente prihatin atas tragedi anak SD tersebut bunuh diri di sebuah pohon cengkih, Kamis (29/1/2026).

Ze Valente menganggap tragedi menimpa siswa SD gantung diri itu sangat menyayat hati. Pemain asing PSIM Yogyakarta itu mengatakan, insiden ini tidak boleh dilupakan masyarakat Indonesia.

"Di Indonesia, seorang anak berusia 10 tahun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri setelah ibunya tidak memiliki uang untuk membelikan sebuah pulpen dan buku tulis untuk sekolah," tulis Ze Valente dikutip tvOnenews.com, Jumat (6/2/2026).

Soroti Surat Perpisahan Anak SD yang Bunuh Diri untuk Ibunya

Isi surat ditulis siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT.
Isi surat ditulis siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT.
Sumber :
  • Istimewa

Gelandang asing andalan PSIM itu juga menyoroti surat wasiat ditulis anak SD tersebut yang ditemukan polisi. Isinya mengandung perpisahan kepada ibunya.

Dalam surat itu, korban tidak menginginkan agar sang ibu menangis setelah dirinya tiada. Sontak, Valente turut bersedih mengetahui kalimat "Ibu, aku pergi lebih dulu. Jangan Menangis. Jangan merindukanku".

Valente tentu sangat prihatin apabila korban meninggal dunia diduga akibat tidak mampu membeli buku tulis dan pena. Kejadian seperti ini sangat jarang terjadi dialami oleh anak-anak.

"Ini bukan cerita tentang alat tulis. Sangat penting untuk mengatakan ini dengan jelas 'Tidak ada satu pun anak yang bunuh diri hanya karena sebuah pulpen'," tuturnya sambil tegas.

Bicara Kondisi Tekanan Psikis Anak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TKP anak SD di NTT bunuh diri
TKP anak SD di NTT bunuh diri
Sumber :
  • Tangkapan layar

Lebih lanjut, Valente tidak mempersoalkan dugaan kematian tersebut akibat uang. Ia menegaskan, ada hal yang lebih besar harus diperhatikan sesama khususnya orang tua pada anaknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diproduseri Gandhi Fernando, Film Musikal Anak Iyus Jenius Hadirkan Nostalgia Lagu Papa T. Bob

Diproduseri Gandhi Fernando, Film Musikal Anak Iyus Jenius Hadirkan Nostalgia Lagu Papa T. Bob

Film musikal anak Iyus Jenius mengangkat kisah seorang anak bernama Iyus yang harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya setelah kehilangan sang ayah.
Jawa Tengah Belum Terdeteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemprov Imbau Warga Tetap Waspada

Jawa Tengah Belum Terdeteksi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemprov Imbau Warga Tetap Waspada

Erupsi Gunung Anak Krakatau menimbulkan sejumlah wilayah di Lampung hingga Jawa Barat diselimuti abu vulkanik. Pemprov Jawa Tengah imbau warga tetap waspada
Setahun Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Curhat Kehilangan Berat hingga 14Kg

Setahun Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Curhat Kehilangan Berat hingga 14Kg

Setahun menjabat sebagai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, merasakan langsung beratnya mengelola keuangan negara. Tak hanya menghadapi berbagai
Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Salah seorang fans Korea Selatan terang-terangan tidak setuju dengan julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' yang selama ini disematkan kepada Megawati Hangestri.
Menkeu Purbaya Bongkar Nasib Gaji Manajer 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Menkeu Purbaya Bongkar Nasib Gaji Manajer 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Pemerintah memastikan persoalan anggaran bukan menjadi penghambat penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Igor Tolic Beri Kabar Bahagia Soal Cedera Persib Jelang El Classico Vs Persija

Igor Tolic Beri Kabar Bahagia Soal Cedera Persib Jelang El Classico Vs Persija

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mengabarkan beberapa pemain yang cedera kini sudah mulai membaik kondisinya.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT