GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Gus Idris? Ulama Asal Malang yang Ogah Dituduh Lakukan Dugaan Pelecehan Seksual di Konten Sumpah Pocong

Berikut profil sosok Muhammad Idris Al-Marbawy atau Gus Idris, ulama Malang yang membantah dugaan pelecehan seksual terhadap model saat konten sumpah pocong.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:43 WIB
Ulama asal Malang, Muhammad Idris Al-Marbawy alias Gus Idris
Sumber :
  • Instagram/@gusidrisofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok ulama asal Malang, Muhammad Idris Al-Marbawy biasa disapa Gus Idris menuai sorotan publik belakangan ini. Perhatian yang menyasar padanya akibat terlibat dugaan pelecehan seksual.

Tuduhan menyasar pada Gus Idris bermula dari akun Instagram @sovinovitav pada 4 hari lalu. Sang model mengaku mendapat pelecehan seksual usai menerima tawaran syuting untuk konten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk para muse, lebih berhati-hati lagi dalam memilih job yah. Be smart," tulis S dalam narasi unggahannya dikutip tvOnenews.com, Sabtu (7/2/2026).

Dalam tawaran kerja samanya, wanita itu sebagai talent. Kegiatannya berasal dari Gio Production yang ingin membuat konten berjudul "Sumpah Pocong".

Kegiatan pembuatan konten tersebut digarap di sebuah pondok pesantren di kawasan Pakis, Malang. S berpendapat banyak perempuan menjadi korban dugaan kasus serupa dengan dalih dibungkus berdasarkan ajaran agama.

"Sebelum ritual, aku dibuatkan susu coklat panas dan dari situ aku seperti hanyut. Pikiranku hanyut di situ. Yang awalnya nggak percaya sihir, seketika aku percaya," bebernya.

Sontak, Gus Idris langsung mengklarifikasi melalui unggahan video akun Instagram pribadinya @gusidrisofficial, Rabu (4/2/2026). Ia menepis adanya tudingan dari berbagai pihak terkait dugaan pelecehan seksual.

"Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya. Diawali dengan narasi sosial media, bahkan langsung melakukan framing kepada saya dan itu berdampak serius pada industri konten kreator yang kami rintis dari nol dengan reputasi. Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu lanjutnya," ucap Gus Idris.

Akibat kabar viral ini, lantas siapa sosok Gus Idris? Berikut profil lengkap ulama asal Malang tersebut.

Profil Gus Idris

Sosok Gus Idris
Sosok Gus Idris
Sumber :
  • Instagram/@gusidrisofficial

Merujuk dari NU Online Jatim, Gus Idris merupakan ulama asal Malang bernama asli Muhammad Idris Al Marbawy. Ia lahir di Malang, Jawa Timur pada 21 September 1990.

Gus Idris tampaknya berasal dari keluarga kalangan ulama. Sang ayah bernama Kiai Rodiyallah dan ibunya bernama Yai Shoclichatul Jannah.

Sementara, ayah Gus Idris, Kiai Rodiyallah merupakan sosok guru sekaligus menjadi pentolan di Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ngajum.

Tak ayal, Gus Idris dikenal sebagai tokoh muda dari Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa Babadan, Ngajum, Kabupaten Malang.

Adapun silsilah keluarga lainnya, Gus Idris mempunyai dua saudara, yakni Ning Hikmah dan Ning Nanda. Sementara, sang istri bernama Ning Hj. Kholifah.

Terkait latar belakang pendidikan formalnya, Gus Idris telah mengenyam ilmu pendidikan berupa ajaran agama Islam.

Di bangku SMP, Gus Idris bersekolah di SMP Riyadlul Qur'an. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA di Pakisaji.

Semasa SMA, Idris berhasil lulus dan mendapatkan predikat siswa terbaik. Hal ini membuat ia semakin semangat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Universitas Islam Raden Rahmad serta Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat (STIF) Alfarabi Kepanjen, Malang.

Selain itu, ia pernah mengenyam ilmu ajaran agama Islam di beberapa pondok pesantren, seperti Pondok Pesantren Miftahul Huda Mojosari, Pondok Pesantren Riyadlul Qur'an Ngasem, serta Pondok Pesantren Asyadily Sumber Pasir.

Ia pun menyabet sejumlah prestasi selama di masa pendidikan, mulai dari tingkat pondok hingga di bidang Al-Quran terutama di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Tak heran, Gus Idris dikenal sebagai Khodimul Majelis Thoriul Jannah. Majelis tersebut kebetulan telah mempunyai ribuan jemaah yang menjadi kegiatan sholawat dan dzikir di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Sejak masih belajar khususnya di lingkungan pesantren, Gus Idris telah sibuk dengan kegiatan dakwah. Ia kerap kali menjadi penceramah di berbagai kampung, masjid, hingga tingkat desa.

Di balik itu, Gus Idris menjadi pemeran pengganti sang guru sekaligus ayahnya. Hal ini terjadi apabila orang tuanya berhalangan hadir kala berceramah ke luar negeri, seperti Taiwan, Makau, dan Hongkong.

Ia sangat mendepankan agar umat semakin mencintai dan menghafal Al-Quran. Selain itu, perjalanan dakwahnya juga mengajak umat Muslim khususnya para jemaah agar semakin dekat dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Ia juga begitu dekat dengan masyarakat hingga jemaah di Majelis Thoriqul Jannah. Ia sangat terbuka dan tidak pilah-pilih untuk mengisi ceramah baik dalam bentuk mewah maupun sederhana.

Selain sibuk berdakwah, Gus Idris juga memiliki gebrakan lainnya yakni praktik pengobatan nonmedis di pesantren.

Ia kerap kali menangani pasien yang memiliki keluhan maupun gangguan secara non-fisik. Kebanyakan spiritual dari mereka bermasalah, termasuk kalangan non-Muslim juga pernah ditolong melalui metode ampuhnya.

Namanya pun semakin melejit dan populer tajam. Hal ini terjadi ketika masa pandemi COVID-19. Berbagai konten tentang dakwah digital, pengobatan, hingga konfrontasi spiritual bersama dukun selalu viral saat diunggah melalui kanal YouTube Gus Idris Official.

Karena sering viral, jumlah pelanggan atau subscriber YouTube Gus  Idris telah mencapai 2,54 juta pengguna. Sementara, pengikut Instagram ulama asal Malang itu sekitar 136 ribu followers.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Gus Idris jugua bergelut ke dunia bisnis. Ia lebih memilih pada usaha produksian berbagai produk herbal dari PT GIO Berkah Abadi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Juta, Ini Fasilitas VIP dan Jadwal War Tiketnya

Tiket BIGBANG Jakarta 2027 Tembus Rp6,5 Juta, Ini Fasilitas VIP dan Jadwal War Tiketnya

Harga tiket BIGBANG Jakarta 2027 mencapai Rp6,5 juta. Simak daftar harga, fasilitas VIP, biaya tambahan, dan jadwal penjualan tiket.
Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Jumat Turun, Antam Rp2,759 Juta dan UBS Rp2,729 Juta per Gram

Harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian turun pada Jumat 28 Agustus 2026. Simak daftar harga emas terbaru lengkap per gram.
Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Kata Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Duel Kontra Iran di Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, ungkap faktor kunci untuk meraih kemenangan atas Iran di perempat final AVC Women's Continental 2026.
Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Bukan Lagi Daerah Terisolasi, Perbatasan Kini Jadi Beranda Terdepan Indonesia

Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan negara terus menunjukkan tren yang positif.
Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kapolda Sumsel Bagi-bagi Ribuan Masker untuk Masyarakat Demi Cegah Dampak Asap Karhutla

Kepedulian terhadap kesehatan anak ditunjukkan langsung Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan beserta Wakapolda Sumsel.

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat Dini Hari, Massa Masih Berkerumun di Sekitar Slipi

Hingga Jumat,  pukul 03.00 WIB, massa masih berkerumun di sejumlah titik sekitar Slipi dan Petamburan, Jakarta, setelah aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.
Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Soroti Bule Mesum di Pekarangan Rumah Bali, Media Australia: Pemilik Rumah Anggap Sebuah ‘Kecelakaan’

Media Australia soroti pasangan warga negara asing (WNA) nekat melakukan tindak asusila di pekarangan rumah warga Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.
Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Tampil di Liga Champions, Como 1907 Agresif di Bursa Transfer Pemain dengan Negosiasi Bawa Moise Kean

Demi tampil maksimal di debut Liga Champions, Como 1907 bergerak agresif di bursa transfer.
LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

LRT Jabodebek Catat Peningkatan Pengguna pada Januari-Juli 2026

Penggunaan transportasi umum dalam mobilitas masyarakat semakin mengalami peningkatan diantaranya LRT Jabodebek.
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat Nepal Capai 392 Orang, 1.400 Orang Dinyatakan Hilang

Menurut Dewan Pariwisata Nepal, dari 517 warga negara asing yang dilaporkan hilang di Nepal, sebanyak 178 orang di antaranya merupakan warga negara India..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT