GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Denada Diminta Jangan Hanya Bicara, Praktisi Hukum Ingatkan Pentingnya Tes DNA untuk Ressa

​​​​​​​Denada diminta jangan hanya bicara, praktisi hukum mengingatkan pentingnya tes DNA untuk Ressa Rizky Rossano agar status biologis jelas lewat jalur hukum
Selasa, 10 Februari 2026 - 07:10 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi

tvOnenews.com - Denada diminta tidak hanya bicara, karena praktisi hukum menegaskan tes DNA menjadi langkah penting untuk membuktikan status biologis Ressa secara sah.

Denada kembali menjadi perhatian publik setelah konflik dengan Ressa Rizky Rossano berkembang ke ranah hukum yang lebih serius. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Praktisi hukum menilai tes DNA menjadi langkah penting agar Denada tidak hanya berhenti pada klarifikasi di media sosial.

Kasus yang awalnya bermula dari pengakuan status anak kini berubah menjadi polemik panjang yang terus melebar. 

Situasi semakin rumit setelah muncul gugatan dengan nilai fantastis mencapai Rp7 miliar.

Tidak hanya itu, kemunculan tokoh-tokoh dari masa lalu, termasuk mantan istri Ressa, ikut membuat konflik ini semakin ramai diperbincangkan dan berkembang ke berbagai arah.

Di tengah derasnya pernyataan emosional di media sosial, publik dinilai membutuhkan penyelesaian yang berpijak pada koridor hukum. 

Menanggapi kondisi tersebut, praktisi hukum Maxi Karepu memberikan pandangan bahwa persoalan Denada dan Ressa bukan sekadar drama personal, melainkan perkara perdata yang memiliki konsekuensi yuridis nyata.

Menurut Maxi, klarifikasi di ruang digital sering dianggap cukup untuk meredam opini publik.

Namun dalam perspektif hukum, kata-kata tidak akan pernah menjadi bukti yang sah. Status hubungan darah adalah persoalan serius yang harus dibuktikan secara absolut karena berkaitan dengan hak dan kewajiban hukum di masa depan.

Praktisi hukum tersebut menekankan bahwa tanpa pembuktian biologis yang otentik, konflik ini hanya akan terus menjadi konsumsi publik tanpa ujung. 

Ia menilai Denada perlu mengambil langkah nyata melalui prosedur medis yang diakui negara, yakni tes DNA, agar kebenaran dapat terungkap secara sah dan tidak terbantahkan.

Pandangan Maxi Karepu disampaikan dalam kanal YouTube Cumicumi pada 9 Februari 2026. 

Ia mengatakan, “Kalau saya mendengar dari statement yang disampaikan oleh pengacaranya, karena pengacara juga bagian dari keluarganya, omnya ya, mereka justru itu sebagai persyaratan saja. Karena yang paling utama yang diinginkan oleh Ressa ini adalah pengakuan secara langsung daripada Denada.”

Maxi juga menyoroti bahwa pengakuan Denada di media sosial ternyata belum cukup bagi Ressa. 

Ia menuturkan, “Memang kita melihat di media Denada sudah melakukan pengakuan atau menyatakan pengakuan di media sosial. Namun Ressa tidak puas. Anak ini menginginkan Denada harus menyampaikan secara langsung empat mata. Bahkan dia pengen dipeluk.”

Lebih lanjut, Maxi menilai bahwa jika Denada tidak segera membuktikan secara konkret, semua pernyataan hanya akan menjadi teori di mata publik. 

Ia berkata, “Nah, ini hanya menjadi teori kalau Denada tidak membuktikan apa yang disampaikan di media bahwa dia merasa bersalah, ada hal psikologis yang dia alami pada waktu itu. Harusnya Denada secepatnya untuk membuktikan statement yang disampaikan di media bahwa dia betul-betul menyesal dan dia mengakui secara nyata bahwa Ressa adalah anaknya.”

Ia pun mengingatkan adanya risiko besar jika Denada hanya mengandalkan kata-kata tanpa tindakan hukum. 

“Harus buktikan, jangan hanya teori. Kalau cuma kata-kata, maka ada risiko dia akan diserang lagi oleh netizen. Kalimat-kalimat boikot itu bisa diungkap lagi oleh para netizen ini,” ujar Maxi Karepu.

Dengan konflik yang terus berkembang dan perhatian publik yang semakin besar, peringatan praktisi hukum agar Denada segera melakukan tes DNA dinilai sebagai langkah paling rasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu bukan hanya untuk kepastian hukum, tetapi juga demi mengakhiri spekulasi yang semakin liar di tengah masyarakat.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkum di Rapim POLRI: KUHP-KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum untuk Pangan dan Energi

Menkum di Rapim POLRI: KUHP-KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum untuk Pangan dan Energi

Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menegaskan bahwa penerapan KUHP Nasional dan KUHAP yang baru menjadi instrumen strategis dalam mendukung kedaulatan pangan dan energi nasional.
Pilot Smart Air Ternyata Sempat Kirim Pesan Sebelum Tewas Ditembak di Papua Selatan, Sampaikan Laporan Mereka Ditembaki dan Berlari Selamatkan Diri

Pilot Smart Air Ternyata Sempat Kirim Pesan Sebelum Tewas Ditembak di Papua Selatan, Sampaikan Laporan Mereka Ditembaki dan Berlari Selamatkan Diri

Pilot Smart Air ternyata sempat mengirimkan pesan sebelum tewas ditembak orang tak dikenal di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2/2026). 
Mengenal Dean Zandbergen, Striker Keturunan Jogja yang Lama Menanti Lampu Hijau Naturalisasi Timnas Indonesia

Mengenal Dean Zandbergen, Striker Keturunan Jogja yang Lama Menanti Lampu Hijau Naturalisasi Timnas Indonesia

Di saat Timnas Indonesia terus mencari sosok striker murni, nama Dean Zandbergen tiba-tiba mencuat dari Belanda. Striker Belanda itu menunggu dinaturalisasi.
Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Tahan di Puncak, Investor Wait and See?

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Kompak Tahan di Puncak, Investor Wait and See?

Berikut rincian harga emas Galeri24 dan UBS pada Kamis 12 Februari 2026
Surabaya Samator Incar Sapu Bersih Dua Kemenangan Kandang di Proliga 2026 Seri Bojonegoro

Surabaya Samator Incar Sapu Bersih Dua Kemenangan Kandang di Proliga 2026 Seri Bojonegoro

Tim voli putra Surabaya Samator menargetkan menyapu bersih dua kemenangan kandang demi bisa lolos ke babak final four Proliga 2026.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.

Trending

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Mohan Hazian Akhirnya Terang Benderang Akui Kesalahan, Resmi Mundur dari Thanksinsomnia Buntut Pelecehan Seksual

Melalui pernyataan resmi, Rabu (11/2/2026), Mohan Hazian mengakui kesalahan atas kasus dugaan pelecehan seksual. Ia mengundurkan diri dari brand Thanksinsomnia.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya Mepet Waktu Subuh, Apakah Sah? 

Shalat Isya mepet dengan waktu Subuh atau satu jam sebelum adzan Subuh apakah masih sah? Simak penjelasan Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khotslan berikut ini.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT