News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Denada Belum Bertemu Ressa? Ini Penjelasan Kuasa Hukum

​​​​​​​Mengapa Denada belum bertemu Ressa Rizky Rossano? Kuasa hukum menjelaskan dua tujuan penting Denada memilih ke Singapura usai buat video pengakuan.
Selasa, 10 Februari 2026 - 10:35 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Alasan mengapa Denada belum bertemu Ressa Rizky Rossano menjadi sorotan publik setelah Denada Tambunan dikabarkan berada di Singapura, tak lama usai mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya. 

Keberangkatan Denada ke luar negeri memicu beragam komentar netizen yang menilai ia seolah menunda pertemuan dengan Ressa, meski Ressa masih berada di Jakarta hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Denada pergi ke Singapura bukan tanpa alasan. Selain mendampingi putrinya, Aisha Aurum, menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, Denada juga disebut sedang mempersiapkan langkah yang matang untuk mempertemukan Aisha dengan Ressa. 

Proses ini dinilai sensitif karena menyangkut kondisi emosional kedua anaknya.

Secara psikologis, Denada disebut berada dalam kondisi yang lebih stabil dan penuh harapan setelah mengungkap kebenaran yang selama ini ia simpan. 

Keinginannya untuk bertemu langsung dengan Ressa sebenarnya sudah ada sejak awal ia memutuskan berbicara jujur kepada publik, sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus permohonan maaf atas masa lalu.

Namun, langkah tersebut belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Moch Iqbal, kuasa hukum Denada, menjelaskan posisi kliennya saat ini. 

“Di luar negeri kan belum bisa untuk ketemu ini,” ujar Moch Iqbal dalam wawancara di YouTube Cumicumi pada 9 Februari 2016.

denada
Moch Iqbal, Kuasa Hukum Denada. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Ia juga mengajak publik untuk melihat persoalan ini secara rasional. Moch Iqbal menegaskan bahwa Denada saat ini memiliki dua anak yang sama-sama membutuhkan perhatian. 

“Ini kan ada dua anak, Aisha sama Ressa. Aisha ini kan sedang sakit. Jadi Mbak Dena ini lebih mengutamakan ini dulu, bukan karena apa, memang seharusnya ini posisi urgent,” jelasnya.

Menurut Moch Iqbal, memprioritaskan pengobatan Aisha adalah hal yang wajar dan tidak bisa dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap Ressa. 

“Kan ya bukan hal yang aneh, bukan hal yang apa ya, memang ini harus didulukan anak ini, masalah pengobatan ini, ada apa-apa gimana?” lanjutnya.

Terkait kritik netizen yang menyayangkan Denada belum juga bertemu Ressa, padahal Ressa masih berada di Jakarta, Moch Iqbal menyatakan pihaknya memahami reaksi publik.

“Kalau netizen itu kan kita pahamilah ya, kita enggak nyalahkan. Pada intinya gini, netizen itu kan mengetahui apa yang dia lihat, yang kemarin-kemarin ini terjadi di media. Ya kita enggak menyalahkan kalau netizen ngomong A, ngomong B itu lumrah,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Denada memilih untuk tidak terburu-buru dan mengikuti tahapan yang dianggap tepat. 

“Yang jelas nanti kita tetap mau menunjukkan ini loh sebenarnya yang terjadi,” katanya. Moch Iqbal juga menambahkan bahwa jika pihaknya langsung melangkah tanpa proses, hal itu justru bisa menimbulkan kesalahpahaman baru di mata publik. 

“Kalau kita langsung motong kompas, kita nanti dipikir nyari pembelaan sendiri kan ya enggak enak juga. Kita ikuti tahapan-tahapannya, nanti ending-nya netizen insyaallah tahu,” pungkasnya.

Pihak Denada menegaskan bahwa pertemuan dengan Ressa Rizky Rossano tetap menjadi niat yang ingin segera diwujudkan oleh Denada. 

Namun, ia memilih menjalani semuanya dengan hati-hati karena kondisi Aisha yang masih membutuhkan perhatian utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik pun diharapkan dapat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu dan tahapan yang tepat.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Pemerintah Republik Indonesia menuntut jaminan keamanan bagi seluruh prajurit penjaga perdamaian, menyusul insiden serangan yang menewaskan tiga personel TNI
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung jelang pertandingan krusial kontra Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025-2026. Ada masalah apa?
Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Satgas PRR Pusat, Tito Karnavian memimpin Apel Praja IPDN Gelombang 3 untuk melaksanakan misi kemanusian sejumlah 768 orang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pascabencana (PRR) menjelaskan pemutakhiran data kebutuhan hunian sementara (huntara) terus dilakukan untuk memastikan seluruh
Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa sebenarnya Arya Khan, pria yang kini mendampingi Pinkan Mambo di tengah kondisi yang jauh dari gemerlap panggung hiburan? Aksi viral Pinkan “ngamen digital” di pinggir jalan
Final Four Proliga 2026: Pelatih Jakarta Garuda Jaya Beberkan Kesalahan Anak Asuhnya saat Digulung JBP Tiga Set Langsung

Final Four Proliga 2026: Pelatih Jakarta Garuda Jaya Beberkan Kesalahan Anak Asuhnya saat Digulung JBP Tiga Set Langsung

Debutan di babak final four Proliga 2026, Jakarta Garuda Jaya lagi-lagi harus menelan pil pahit pada pertanindgan kedua mereka.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT