Balas Kelakuan Teddy Pardiyana, Rizky Febian Pertanyakan Aset Pribadinya yang Diduga Digelapkan
- YouTube/Podkesmas
tvOnenews.com - Konflik antara Rizky Febian dan Teddy Pardiyana masih terus bergulir. Bukan terkait penetapan hak waris Lina Jubaedah, kini persoalan justru berkembang ke arah baru.
Rizky Febian menyinggung dugaan penggelapan aset pribadinya yang dilakukan oleh Teddy Pardiyana, termasuk aset senilai Rp5 miliar yang diduga digunakan tanpa izin oleh suami almarhumah Lina itu.
Dalam keterangannya kepada media, Rizky Febian menegaskan bahwa dirinya tak mempermasalahkan hak waris untuk adik tirinya, Bintang, namun ia mulai mempertanyakan kejelasan sejumlah aset miliknya.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Intinya memastikan apa yang terjadi setelah ditanyakan ternyata memang ingin ada penetapan untuk Dede Bintang," ujar Rizky Febian, dilansir dari YouTube Cumicumi.
"Kalau dari aku pribadi mewakili adik-adik juga memang nggak bisa dipungkiri karena kita juga satu ibu, itu memang sudah jadi hak Dede Bintang. Cuman di mediasi tadi juga kita tetap harus mengikuti hukum yang berlaku,” terangnya.
Namun, di balik sikap tenangnya itu, penyanyi yang akrab disapa Iky tersebut mengaku masih menyimpan tanda tanya besar mengenai aset Rp5 miliar miliknya yang hilang setelah mendiang ibunya meninggal dunia.
Rizky Febian menjelaskan, uang tersebut bukanlah bagian dari harta warisan Lina Jubaedah, melainkan hasil kerja kerasnya.

- Instagram @rizkyfbian
Dana itu sempat dipercayakan kepada sang ibu untuk dikelola, namun setelah Lina wafat, keberadaannya menjadi tak jelas.
“Memang tadi kalau pertanyaan mengenai uang yang Rp5 miliar itu, dulu ada pernyataan dari Pak Abdurrahman. Dan tertulis bahwa Pak Abdurrahman adalah orang terakhir yang bertemu dengan almarhumah Mama. Sebenarnya saya sedih ngebahas ini karena Mama sudah lama pergi, tapi kita juga punya bukti kuat. Lawyer Mama dulu juga saksi mata bahwa aset-aset dan warisan itu sudah tertulis jelas oleh Pak Abdurrahman,” kata Iky.
Bukti yang dimaksud termasuk surat pernyataan dari pengacara Abdurrahman yang dibacakan di hadapan Teddy Pardiyana.
Dalam surat itu disebutkan bahwa uang Rp5 miliar milik Rizky Febian digunakan untuk membeli beberapa aset, di antaranya kos-kosan di Bojongsoang dan rumah di kawasan Villa Bandung Indah.
Namun, hingga kini aset tersebut masih berada di bawah penguasaan Teddy.
“Waktu itu Pak Abdurrahman bacain pernyataannya di hadapan Kang Tedy dan dia enggak membantah. Salah satu poinnya, uang Rp5 miliar itu dipakai buat beli kos-kosan di Bojongsoang dan rumah di Villa Bandung Indah. Cuman sampai sekarang kos-kosan itu enggak diserahkan ke Iky. Itu yang jadi pertanyaan besar,” ungkap pengacara Rizky Febian.
Menanggapi situasi ini, Sule, turut memberikan dukungannya agar persoalan hukum ini segera diselesaikan secara adil.

- YouTube/Polytron Indonesia
Ia menilai bahwa masih banyak aset yang belum diperhitungkan secara menyeluruh, dan berharap semuanya bisa dikupas tuntas di persidangan.
“Kalau ayah sih inginnya semuanya beres, lancar, dan dikupas tuntas dengan baik. Karena masih banyak hak yang harus diperhitungkan. Kemarin kami diam, tapi kalau nanti hak waris ini sudah beres, pasti ada beberapa yang memang harus diperhitungkan perihal aset-aset,” ujar Rizky Febian menyampaikan pesan sang ayah.
Sule juga menegaskan bahwa dirinya dan anak-anaknya selama ini memilih diam demi menjaga nama baik keluarga, namun bukan berarti mereka tidak mengetahui apa yang terjadi.
Setelah kasus hak waris Lina selesai, semua pihak yang terlibat bisa bertanggung jawab dan menyerahkan aset yang memang menjadi hak Rizky Febian. (adk)
Load more