News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI yang Dinonaktifkan Tiba-tiba 2026, Jangan Terlewat Panduan Lengkapnya!

Berikut panduan langkah-langkah atau cara mengaktivasi ulang atau reaktivasi status peserta kartu BPJS Kesehatan PBI yang dinonaktifkan awal Februari 2026.
Kamis, 12 Februari 2026 - 11:28 WIB
Ilustrasi - Kartu BPJS Kesehatan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) menjadi korban penonaktifan akun BPJS. Penonaktifan terjadi secara mendadak pada awal 2026.

Penonaktifan PBI JK menyebabkan proses pelayanan kesehatan terganggu, khusus bagi mereka yang menggunakan layanan BPJS. Faktor penghambatnya karena kebijakan pembaruan data penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran semakin muncul di ruang publik. Masyarakat sulit membutuhkan layanan kesehatan secara gratis terutama melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Peserta PBI dapat kembali mengaktifkan layanan BPJS. Kemensos menyampaikan, pihaknya telah mengembalikan status kepesertaan 106.000 pengguna BPJS Kesehatan segmen PBI JK pada Selasa (10/2/2026).

"Bagi yang memenuhi syarat tentu akan tetap mendapatkan bantuan, tapi yang tidak memenuhi syarat kita sarankan nanti untuk menjadi peserta mandiri," ujar Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dikutip, Kamis (12/2/2026).

Alasan Penonaktifan BPJS PBI

Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan.
Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan.
Sumber :
  • Tim tvOne/Sri Gustina Hasan

Landasan aturan penonaktifan PBI bukan menjadi kewenangan dari BPJS Kesehatan. Penetapan kepesertaan BPJS PBI didasari melalui Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 dan mulai berlaku pada 1 Februari 2026.

Tujuannya ada penonaktifan PBI tentu untuk menindaklanjuti pembaruan data peserta. Pemerintah menginginkan bantuan tetap tepat sasaran.

Kemensos melakukan pembaruan secara berkala. Adapun prosesnya melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ataua data sosial ekonomi yang terbaru.

Total jumlah penerima bantuan, kata BPJS Kesehatan, tidak mengalami pengurangan berbasis nasional. Hanya saja memang ada beberapa peserta yang harus dinonaktifkan.

Contoh sederhananya orang yang dulu sempat memegang kartu BPJS PBI karena memang masuk kategori kurang mampu atau miskin. Namun saat ini, ada orang yang mengalami perubahan kondisi ekonomi setelah mendapat pekerjaan dan sebagainya.

Apakah Bisa Reaktivasi atau Aktivasi Ulang BPJS PBI?

Pemerintah telah mengaktifkan ratusan ribu peserta BPJS PBI. Namun, tidak semua peserta terdampak dinonaktifkan dapat reaktivasi statusnya.

Pasalnya, ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi masyarakat saat reaktivasi BPJS PBI 2026. Pertama, peserta kategori masyarakat miskin dan rentan miskin melakukan verifikasi lapangan jika terdampak dinonaktifkan status daftar kepesertaan pada Januari 2026.

Kriteria kedua, peserta mempunyai atau diterpa penyakit kronis, katastropik, atau mengalami kondisi darurat medis yang sangat fatal dan berujung pada ancaman keselamatan nyawa dan jiwanya.

"Peserta PBI JK yang dinonaktifkan tersebut bisa melapor ke Dinas Sosial setempat dengan membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan. Selanjutnya, Dinas Sosial akan mengusulkan peserta tersebut ke Kementerian Sosial," ujar Rizzky Anugerah dikutip tvOnenews.com dari Antara, Kamis.

"Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi terhadap peserta yang diusulkan. Jika peserta lolos verifikasi, maka BPJS Kesehatan akan mengaktifkan kembali status JKN peserta tersebut, sehingga peserta yang bersangkutan dapat kembali mengakses layanan kesehatan," lanjut dia.

Beberapa kriteria khusus itu memiliki peluang besar dalam menerima layanan media secara terus-menerus.

Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI 2026

Berikut panduan lengkap cara reaktivasi BPJS PBI 2026 dengan langkah-langkah terbaru.

1. Cek Status Kepesertaan

Langkah pertama adalah pengecekan lebih dulu apakah terdampak penonaktifan atau tidak. Jika masuk status peserta yang dinonaktifkan, dapat mengecek berbagai layanan, seperti Pelayanan Administrasi lewat WhatsApp (PANDAWA) dengan nomor 08118165165.

Selain itu, pengecekan status kepesertaan bisa melalui BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, serta Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

2. Minta Surat Keterangan Berobat ke RS dan Fasilitas Kesehatan

Jika status kepesertaan dinonaktifkan saat ingin berobat, masyarakat dapat meminta surat keterangan berobat. Setidaknya dari pihak rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain seperti puskesmas dan lain-lain.

Surat keterangan berobat inilah memiliki fungsi sebagai dokumen kuat atau pendukung bahwa pasie benar-benar membutuhkan layanan medis.

2. Lapor Dinsos Setempat

Peserta segera membuat laporan kepada Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Jika berhalangan hadir, bisa diwakili dengan keluarga.

Saat melaporkan kembali, setidaknya harus membawa semua dokumen meliputi KTP KK, surat kterangan kesehatan. Nantinya, Dinsos akan langsung mengajukan permohonan tersebut kepada Kemensos dengan tujuan mendapat persetujuan lebih lanjut.

Kemensos akan memberikan usulan data peserta yang jelas kepada BPJS Kesehatan. Syarat yang dapat memiliki layanan ini peserta memenuhi kriteria. Nantinya akan disetor kepada BPJS Kesehatan agar status PBI diaktivasi ulang.

Proses pengaktifan kembali status BPJS PBI berlangsung oleh Dinsos. Adapun status yang diaktifkan melalui aolikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial- Next Generation (SIKS-NG).

Kebutuhan waktu proses reaktivasi tidak sebentar dan tak instan. Pemerintah benar-benar melakukan pengumpulan data, pemeriksaan dokumen, hingga hasil dari verifikasi lapangan bersama Kemensos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketentuan waktu lama atau tidaknya pengaktifan kembali status kepsertaannya tergantung dengan Dinsos setempat, puskesmas/rumah sakit, hingga BPJS Kesehatan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari sumber terpercaya membenarkan bahwa ada kegiatan OTT pejabat Pemkab Tulungagung yang dilakukan KPK.
Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Hari Ini SIM Keliling Tersedia di Empat Lokasi Jakarta, Simak Info Selengkapnya

Ditlantas Polda Metro Jaya membuka empat lokasi layanan SIM Keliling bagi masyarakat yang ingin mengurus perpanjangan masa berlaku syarat legal berkendara itu, di wilayah Jakarta, Sabtu.
Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar

Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin disorot Dedi Mulyadi. Ia pertanyakan sanksi tegas untuk perawat, dari pembinaan hingga kemungkinan pemecatan.
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT