News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menanggapi syarat damai dari pihak Ressa yang meminta agar Denada terlebih dulu meminta maaf kepada Ibu Ratih dan Pak Dino.
Minggu, 15 Februari 2026 - 19:40 WIB
Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anaknya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Tuntutan Ressa Rizky Rossano ke Denada masih terus bergulir.

Meski Denada telah secara terbuka mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, proses menuju perdamaian justru kian rumit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga angkat Ressa melalui kuasa hukumnya disebut memberikan syarat khusus jika Denada ingin berdamai, yaitu meminta maaf kepada keluarga yang selama ini merawat Ressa sejak kecil.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, memberikan pernyataan terbuka yang menyoroti esensi sebenarnya dari hubungan ibu dan anak yang kini terjebak dalam konflik panjang.

“Namanya orang minta, namanya orang ngasih syarat ya silakanlah ya. Cuman kalau saya, kalau saya lebih mementingkan hubungan sama ibu kandung ini,” ujar Iqbal, dilansir dari YouTube Intens Investigasi.

Menurut Iqbal, fokus utama pihaknya saat ini bukan pada syarat damai atau permintaan maaf secara formal kepada pihak keluarga angkat, melainkan pada pemulihan hubungan antara Denada dan Ressa sebagai ibu dan anak kandung.

“Kalau masalah minta maaf ke Bu Ratih saya kurang tahu, yang saya kedepankan ini masalah pokoknya dulu. Saya ngeman betul hubungan ibu dan anak ini. Jadi semaksimal mungkin saya sarankan ibaratnya Ressa lihat, saya ngomong udahlah mikir ke depan. Yang belakang diperbaiki, yang salah-salah disadari. Kalau kita melihat ke belakang terus kapan majunya?” jelas Iqbal.

Ressa Rizky Rossano
Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

Pernyataan ini menjadi bentuk penegasan bahwa Denada tidak ingin terus terjebak pada masa lalu yang menyakitkan, terutama karena perdebatan hukum dan opini publik yang justru memperkeruh suasana.

Perihal kabar bahwa Ressa dan keluarga angkatnya sempat datang ke kediaman Denada namun tidak dibukakan pintu selama tiga hari berturut-turut.

Mereka bahkan dikabarkan menunggu di trotoar tanpa hasil.

Iqbal menilai isu tersebut tidak bisa dilihat sepihak karena belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Kita kan gak mengetahui aslinya gimana. Makanya saya itu kalau bahas-bahas yang kemarin-kemarin itu aduh gak ada manfaatnya lah. Udah, kita introspeksi diri, kita salah semua sudah. Makanya saya saran kepada Ressa cepat temui ibumu, WA ibumu, balasan gitu,” tegasnya.

Bagi Iqbal, memperpanjang perdebatan publik hanya akan memperjauh peluang untuk berdamai.

Ia pun menilai baik Denada maupun Ressa sama-sama memiliki nomor kontak yang bisa digunakan untuk langsung berkomunikasi tanpa perantara.

“Untuk para prinsipal masing-masing kan sudah punya nomor HP. Apalagi ini ibu dan anak sudah lama kok sebetulnya diketahui juga sudah lama ya. Seharusnya ya langsung aja gitu,” sambungnya.

Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Mama Ratih, Tante Denada yang merawat Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Tangkapan layar

Lebih lanjut, Iqbal juga menyampaikan pandangannya bahwa sikap dingin Ressa yang terkesan menjauh dari Denada mungkin bukan cerminan dirinya yang sebenarnya.

Ia yakin masih ada rasa rindu dan keinginan untuk berhubungan kembali dengan sang ibu kandung.

“Kalau saya gak maulah nuduh gitu ya. Cuma saya yakin kalau sikap atau yang kita lihat ini saya yakin bukan sikapnya Ressa asli. Karena apa? Saya juga anak, saya punya ibu juga. Ibarat saya jadi Ressa ini, kejadian yang kemarin-kemarin ya anggaplah itu memang jalannya,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan bahwa Denada sudah menunjukkan itikad baik dengan terus berusaha menghubungi Ressa melalui pesan pribadi.

Namun, hingga kini balasan yang diterima masih sangat minim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mbak Denada ini kan sudah upaya untuk menghubungi di WA juga sudah masuk, bahkan pernah dibalas satu kali waalaikumsalam gitu tok. Nah, ini kan kita simpulkan apa anak ini masih belum mau ketemu saya kan gitu sebagai ibu. Apa masih benci kepada saya atau mungkin ada faktor lain,” lanjutnya.

Bagi kuasa hukum Denada, persoalan permintaan maaf seharusnya bukan menjadi penghalang utama menuju perdamaian. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perang Timur Tengah, Anwar Ibrahim: Aparat Hukum Harus Siap

Perang Timur Tengah, Anwar Ibrahim: Aparat Hukum Harus Siap

PM Malaysia Anwar Ibrahim meminta aparat penegak hukum di Malaysia senantiasa mewaspadai keamanan negara di tengah situasi perang di Timur Tengah.
Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Indonesia Tuntut Jaminan Keamanan Bagi Prajurit Penjaga Perdamaian di Lebanon

Pemerintah Republik Indonesia menuntut jaminan keamanan bagi seluruh prajurit penjaga perdamaian, menyusul insiden serangan yang menewaskan tiga personel TNI
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung jelang pertandingan krusial kontra Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025-2026. Ada masalah apa?
Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Upaya Percepatan Pemulihan Pasca Bencana, Satgas Kembali Distribusikan Paket Bantuan Bagi Warga Aceh Tamiang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Satgas PRR Pusat, Tito Karnavian memimpin Apel Praja IPDN Gelombang 3 untuk melaksanakan misi kemanusian sejumlah 768 orang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Demi Pemulihan Aceh Inklusif, Satgas PRR Perbarui Data Huntara

Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pascabencana (PRR) menjelaskan pemutakhiran data kebutuhan hunian sementara (huntara) terus dilakukan untuk memastikan seluruh
Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa Sebenarnya Arya Khan? Dari Tukang Singkong Jadi Suami Pinkan Mambo, Kini Ikut Ngamen di Jalan Demi Bertahan Hidup

Siapa sebenarnya Arya Khan, pria yang kini mendampingi Pinkan Mambo di tengah kondisi yang jauh dari gemerlap panggung hiburan? Aksi viral Pinkan “ngamen digital” di pinggir jalan

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT