Sule Geram Tak Cuma soal Warisan, Teddy Pardiyana Disebut Ingin Titipkan Bintang ke Putri Delina
- Kolase tvOnenews.com / YouTube Cumicumi - Insertlive dan TRANS TV Official
tvOnenews.com - Sule geram tak cuma soal polemik warisan mendiang lina jubaedah, tetapi juga karena teddy pardiyana disebut ingin menitipkan putrinya, Bintang, kepada sule melalui Putri Delina.
Konflik antara Sule dan Teddy Pardiyana memang berpusat pada sengketa harta warisan mendiang Lina Jubaedah serta aset milik Rizky Febian.
Perseteruan ini kembali memanas pada Februari 2026 setelah Teddy mengajukan permohonan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama Bandung demi hak putrinya, Bintang.
Masalah ini semakin rumit karena sebelumnya Teddy Pardiyana sempat menjalani hukuman penjara selama satu tahun empat bulan atas kasus penggelapan aset berupa mobil milik Lina Jubaedah dan baru dinyatakan bebas pada Mei 2024.
Selain itu, Sule juga mengungkapkan kekecewaannya karena uang senilai Rp5 miliar milik Rizky Febian yang dititipkan kepada ibunya diduga telah dihabiskan oleh Teddy.
Tuduhan tersebut dibantah oleh Teddy melalui kuasa hukumnya dan bahkan menantang Rizky Febian untuk membuktikannya di pengadilan.
Di tengah polemik yang terus bergulir, Sule mengaku sudah berusaha mengikhlaskan persoalan rumah tangganya dulu demi kebahagiaan anak-anak.
Namun, ada satu hal lain yang membuatnya benar-benar geram. Kabarnya, Teddy Pardiyana ingin menitipkan sang anak kepada Putri Delina.
Dalam pernyataannya yang diunggah melalui YouTube Insertlive dan TRANS TV Official pada 14 Februari 2026, Sule mempertanyakan mengapa Teddy terus mendatangi Putri.
“Nah, itu kenapa harus ke Putri terus? Mungkin Putri perempuan lemah dan dia tidak jago speak-nya gitu. Makanya ke Putri kalau mau ke Iky,” ujar Sule.
Ia juga menyinggung soal izin dalam pengambilan dokumen penting yang berkaitan dengan safety box.
“Harusnya kan ada izin ketika ngambil barang, memotokopi barang di safety box kata Pak Ecet itu seharusnya kan ada izin dari Iky anak yang pertama. Apa pun harusnya ke Iky. Kenapa enggak berani ke Iky? Kan ada nomornya,” lanjutnya.
Sule semakin heran ketika mendengar pernyataan bahwa Putri Delina dianggap satu-satunya yang bisa mengurus Bintang.
“Kenapa harus ke Putri? Terus dia bilang yang bisa ngurus Bintang itu cuman Putri lah. Berarti lu nitipin anak lu ke anak gua dong?” kata Sule.
Menurutnya, anak-anaknya tidak memiliki kewajiban untuk membiayai atau menanggung hidup anak Teddy.
“Apa kewajibannya anak-anak untuk membiayai? Tidaklah. Terlalu hina menurut saya laki-laki tidak bisa membiayai anaknya. Anak itu titipan bukan dititip-titipin,” tegasnya.
Bagi Sule, seorang laki-laki memiliki tanggung jawab untuk membesarkan anaknya sendiri, bukan menyerahkannya kepada orang lain.
Hal inilah yang menjadi sorotan utama Sule terkait rencana Teddy menyerahkan anaknya kepada Putri Delina.
“Enggak mau kalau saya enggak mau, untuk saat ini saya enggak mau,” ujar Sule.
Ia juga menambahkan bahwa masih ada keluarga lain dari pihak mendiang Lina Jubaedah yang seharusnya bisa membantu.
“Kan masih ada saudara-saudaranya. Masih ada keluarga almarhumah gimana? Iya tetap harus perjuangan sendiri. Iya iyalah gitu loh. Saya memperjuangkan anak saya lah,” ungkapnya.
Meski begitu, Sule menegaskan bahwa keputusan Putri Delina tetap berada di tangannya sendiri.
“Tapi kalau untuk Putri mau mengurus itu urusan Putri bukan hak saya. Cuman saya tidak mentidakkan, tidak mengiyakan kan gitu,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Sule meminta semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terlalu berekspektasi dalam konflik yang sedang berjalan.
“Saya tidak terlalu banyak harapanlah dari dulu juga dalam hidup tuh jangan terlalu banyak harapan karena kalau tidak sesuai ekspektasi itu akan kecewa. Udah berjalan aja ngalir, ngalir aja dengan sendirinya gitu. Santai aja. Jadi netizen, wartawan, dan yang lain-lain santai aja. Jangan udah laporin, udah laporin. Tenang aja, tenang santai. Enggak bakalan ke mana-mana kok,” tutup Sule.
Konflik antara Sule dan Teddy Pardiyana pun masih terus menjadi perhatian publik, baik soal warisan Lina Jubaedah maupun persoalan tanggung jawab terhadap Bintang.
(anf)
Load more