GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamer Paspor Inggis Anak, LPDP Imbau Dwi Sasetyaningtyas untuk Lebih Bijak Gunakan Media Sosial

LPDP angkat bicara soal konflik Dwi Sasetyaningtyas yang viral di media sosial setelah ungkap rasa bangganya lantaran sang anak bukan seorang WNI. Seperti apa?
Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:53 WIB
Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

tvOnenews.com - LPDP angkat bicara soal konflik Dwi Sasetyaningtyas yang belakangan ini viral di media sosial.

Sebelumnya, Dwi Sasetyaningtyas seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendadak jadi perbincangan hangat warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanita yang akrab disapa Tyas tersebut mengunggah video di media sosial TikTok tentang pengalamannya yang menerima paspor UK (United Kingdom) milik anaknya.

Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Sumber :
  • ist

Tyas mengungkapkan bahwa ia telah lama menantikan momen tersebut hingga akhirnya sang buah hati resmi memperoleh kewarganegaraan Inggris (UK).

Melalui video yang diunggahnya, Tyas menuliskan pernyataan yang cukup mencuri perhatian, “Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan.”

Ungkapan itu pun sontak menjadi sorotan publik, terlebih mengingat status Tyas sebagai penerima beasiswa LPDP.

Seperti diketahui, para awardee LPDP memiliki kewajiban untuk kembali dan mengabdi di Indonesia dalam kurun waktu tertentu setelah menyelesaikan studi.

LPDP angkat suara soal unggahan Dwi Sasetyaningtyas

Melalui unggahan di Instagram story pada Jumat (20/2/2026), LPDP akhirnya angkat suara.

"LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa," tulisnya.

Lebih lanjut, LPDP juga menegaskan bahwa awardee dan alumni LPDP punya kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian dan berkontribusi di Tanah Air selama 2 kali masa studi + 1 tahun.

Namun, menurut keterangan LPDP, Tyas sudah memenuhi kewajibannya untuk berkontribusi di Tanah Air selama lima tahun.

 

"Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta teah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan," ungkap keterangan LPDP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, LPDP melakukan komunikasi kepada Tyas dan mengimbau agar ia bisa lebih bijak bersosial media.

"LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi kepada negeri."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Papan Atas Super League Kian Memanas: Manuver Persija Jakarta Kudeta Borneo FC hingga Samai Poin Persib Bandung

Klasemen Papan Atas Super League Kian Memanas: Manuver Persija Jakarta Kudeta Borneo FC hingga Samai Poin Persib Bandung

Kemenangan atas PSM Makassar membuat Persija Jakarta berhasil kudeta Borneo FC di posisi kedua serta samai poin Persib Bandung di puncak klasemen Super League.
Sosok Mertua Terungkap, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro di Balik Viral Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan

Sosok Mertua Terungkap, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro di Balik Viral Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan

Sosok Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, disorot publik. Eks pejabat tinggi Kementan ini punya rekam jejak panjang dan pernah diperiksa KPK sebagai saksi.
Teken MoA US-ABC, Kadin Targetkan Ekspor Alas Kaki RI Salip Vietnam di Pasar AS

Teken MoA US-ABC, Kadin Targetkan Ekspor Alas Kaki RI Salip Vietnam di Pasar AS

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan bahwa MoA US-ABC diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha nasional di Amerika Serikat.
Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Tak Ada Perlakuan Khusus, Bahlil ke Investor AS: Masuk RI Boleh, Tapi Wajib Tunduk Aturan dan Dukung Hilirisasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan seluruh investor tetap wajib mematuhi regulasi nasional, terutama di sektor strategis mineral kritis.
Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Dapat Izin dari Aprilia, Jorge Martin Turun di Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, akhirnya kembali ke lintasan setelah absen dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang. 
Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Status Beasiswa Dwi Sasetyaningtyas Diperdebatkan, LPDP Justru Soroti Suaminya yang Diduga Melanggar Aturan

Berdasarkan hukum, LPDP melihat status alumni penerima beasiswa Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas tidak ada masalah. Tapi suaminya, Arya Iwantoro diduga melanggar aturan.

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT