News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhat Pilu Ayah Nizam Syafei, Sang Putra Sempat Minta Maaf Dua Kali Sebelum Meninggal

Curhat pilu ayah Nizam Syafei ungkap sang putra sempat minta maaf dua kali sebelum meninggal, terkuak dugaan kekerasan dan fakta mengejutkan dari rumah sakit.
Selasa, 24 Februari 2026 - 10:22 WIB
Ayah Nizam Syafei
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Kabar Siang / YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

 

tvOnenews.com - Curhat pilu ayah Nizam Syafei mengungkap detik-detik terakhir sebelum sang putra berpulang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kisah yang dibagikan, Nizam Syafei disebut sempat meminta maaf dua kali kepada ayah Nizam Syafei sebelum akhirnya meninggal dunia. 

Cerita Nizam Syafei ini pun menyita perhatian publik karena dugaan kekerasan yang menyertainya.

nizam syafei
Ayah Nizam Syafei. (Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

Kasus yang terjadi di Sukabumi tersebut menjadi sorotan luas masyarakat. Nizam diduga mengalami penyiksaan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir. 

Sang ayah, Anwar, tampak berusaha tegar saat menyampaikan penyesalan dan rasa kehilangan mendalam, sementara Pak Isep selaku kakek angkat tak kuasa menahan haru mengenang sosok Nizam yang disebut ceria dan penuh kasih.

Kisah ini dibagikan keluarga dalam tayangan YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo pada 23 Februari 2026.

Denny Sumargo membuka perbincangan dengan menyampaikan belasungkawa.

“Sebelumnya saya pengin belasungkawa dulu ya. Bapak adalah bapaknya Nizam ya, Pak Anwar ya. Terus Pak Isep ya, kakek angkat dari Nizam ya. Nah, aku nih kan bingung yang aku tahu itu anak itu waktu divideoin masih hidup kan ya? Iya. Ceritanya gimana sih?” ungkapnya.

Anwar kemudian mulai menceritakan kondisi putranya sebelum kejadian, “Anak saya itu sebetulnya tinggalnya di pondok pesantren, mengaji sambil sekolah.”

Ia menjelaskan bahwa menjelang puasa, para santri dipulangkan, “Nah, karena mau puasa jadi memang semuanya dipulangkan dulu. Mau munggah lah istilahnya munggahan pulang dulu ke rumah. Dan bukan hanya dia saja, semua santri itu dipulangkan dulu karena mau puasa.”

Menurutnya, sebelum ia pergi ke Sukabumi, kondisi Nizam baik-baik saja, “Sebelum saya pergi ke Sukabumi, anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Memang ada luka di sini (menunjuk lubang hidung) sedikit karena dia pilek jadi suka dikopek gini. Sedikit. Tapi kalau yang lain enggak ada luka.”

Namun situasi berubah ketika sang istri menelepon larut malam, “Nah, saya ngomong, ‘Ayah mau ke Sukabumi, pamit ya.’ Sehari di sana, semalam jam 11.00 malam istri saya nelepon. Padahal pasien itu belum beres sebetulnya saya.”

Ia melanjutkan ucapan istrinya, “‘Ayah pulang, Raja panas terus manggil-manggil nama ayah.’ Saya langsung berkemas, langsung pulang.”

Setibanya di rumah di Jampang, Bojongsari, Anwar melihat kondisi putranya yang berbeda.

“Saya pulang terus pas saya masuk rumah, saya melihat pemandangan yang sangat luar biasa. Jadi, anak saya ditanya sama saya enggak ngejawab. Tapi dia ke saya ngomong. Tapi kalau saya jawab, ‘Jang, ini kenapa?’ Dia diam saja sambil muter-muter selimut gini aja gitu,” jelas Anwar.

Momen paling menggetarkan terjadi ketika Nizam memegang pipi ayahnya,“Nah, terus dia pegang pipi saya. Dia minta maaf ke saya. ‘Ayah, maafin Dedek ya.’ Dia bilang sampai dua kali dia minta maaf ke saya.”

Anwar pun membalas dengan penuh penyesalan, “Nah, kata saya, ‘Kenapa minta maaf gitu? Ujang teu salah, kamu enggak salah.’ Kata saya yang salah itu ayah. Saya tanya ini kenapa, dia enggak ngomong. Sedikit pun enggak ngomong.”

Ia kemudian menyadari adanya luka di tubuh anaknya, “Nah, terus saya tanya ke mamanya, ‘Mah, ini kenapa kulit si Mah, ini kenapa kulit anak, kulit Raja seperti ini?’”

Saat ditanya Denny Sumargo tentang kondisi kulitnya, Anwar menjawab singkat, “Melepuh.”

“Bagian mana aja?” tanya Denny.

“Tangan, kaki, paha, punggung,” jawab Anwar.

Ia juga menunjukkan bagian dekat mata. Menurut Anwar, istrinya sempat menjelaskan, “‘Ya, ini kan sakit panas, Yah, si Raja. Jadi kalau sakit panas memang kalau panasnya berlebihan suka melepuh seperti ini, seperti kesiram air panas,’ katanya gitu.”

Niat awalnya hendak membawa Nizam ke dokter pagi hari, namun waktu terlewat. 

“Niatnya saya mau pagi-pagi ke dokter, ke rumah sakit. Niatnya, mungkin karena saya capek jadi bangunnya saya agak kesiangan,” ungkap Anwar dengan nada kecewa.

Setibanya di rumah sakit, pernyataan tenaga medis membuatnya terpukul, “Saya bawa ke rumah sakit. Udah sampai di rumah sakit, datanglah dua orang, enggak tahu perawat, enggak tahu dokter ya karena pakai pakaian biru itu. Dia cek-cek di depan istri saya. Dia ngomong di depan istri saya, ‘Bu, kita ini medis ya. Kita tahu mana yang sakit panas, mana yang bukan. Ini bukan karena sakit, tapi ini dianiaya.’ Itu dokternya yang ngomong.”

“Dokter perempuan itu ngomong lantang loh. Nah, sudah gitu amarah saya sebenarnya udah kuat di sini (menunjuk dada), cuma saya masih tetap nahan karena banyak orang kan di situ,” lanjutnya.

Nizam sempat memberikan jawaban saat ditanya kakek angkatnya. “Dipaksa minum air panas katanya. Nah, dari situ saya baru meluap, saya mau hantem. Cuma kan saya kalau sama kakek mah pasti ngalah.”

Pak Isep menambahkan, “Saya lerai kan waktu itu.”

Anwar menutup kisahnya dengan suara bergetar. “Terus saya dipanggil ke ruangan khusus. Itu pun sama ngomongnya ke saya. ‘Jadi, Pak Anwar kita bukan nunduh ya, ini sepertinya ada indikasi kekerasan.’ Itu dokternya yang ngomong.”

“Dibawa ke ruang ICU. Tidak lama kemudian sekitar dua jam pas ayah pulang, anak saya lolos, meninggal.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah pilu ayah Nizam Syafei ini meninggalkan luka mendalam dan menjadi pengingat betapa berharganya perlindungan terhadap anak. Publik pun berharap kasus yang menimpa Nizam Syafei dapat diusut tuntas demi keadilan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Pimpin FIFA, Erick Thohir Ungkap Alasannya

PSSI Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Pimpin FIFA, Erick Thohir Ungkap Alasannya

PSSI menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kepemimpinan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Sikap tersebut disampaikan menjelang Kongres FIFA 2027 yang akan menjadi ajang pemilihan presiden untuk periode berikutnya.
Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Sebuah informasi beredar mengenai adanya temuan ratusan pucuk senjata api hingga air gun di sebuah ruangan sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Praperadilan Roy Suryo Soal Ganti Rugi Kandas, Hakim Sebut Gugatan Cacat Formil

Praperadilan Roy Suryo Soal Ganti Rugi Kandas, Hakim Sebut Gugatan Cacat Formil

Upaya Roy Suryo untuk memperoleh ganti rugi melalui jalur praperadilan kembali menemui jalan buntu.
Ikut Terseret Konflik dengan Sarwendah, Ucapan Pilu Betrand Peto ke Ruben Onsu Bikin Nyesek: Onyo Cuma Anak Pungut

Ikut Terseret Konflik dengan Sarwendah, Ucapan Pilu Betrand Peto ke Ruben Onsu Bikin Nyesek: Onyo Cuma Anak Pungut

Ucapan Betrand Peto yang menyebut dirinya "hanya anak pungut" terungkap di tengah konflik yang masih memanas antara Ruben Onsu dan Sarwendah.
Bikin Frustasi Para Striker Vietnam, Singapura Diyakini Bisa Guncang Mental Pemain Timnas Indonesia

Bikin Frustasi Para Striker Vietnam, Singapura Diyakini Bisa Guncang Mental Pemain Timnas Indonesia

Media Vietnam kembali menyoroti perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Mereka menilai skuad Garuda dalam posisi yang sangat rawan jelang lawan Singapura.
Jadi Tersangka, Pelaku Mutilasi di Depok Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana!

Jadi Tersangka, Pelaku Mutilasi di Depok Disangkakan Pasal Pembunuhan Berencana!

Polda Metro Jaya menetapkan tersangka terhadap Saepullah (26) yang melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria berinisial K (51).

Trending

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Berakhirnya rumah tangga pasangan tersebut langsung memunculkan pertanyaan baru di tengah publik, yakni mengenai kelanjutan hubungan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan sales rokok menjadi korban pencurian di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejumlah slop rokok dan uang tunai raib.
Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 Putri leg 2, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan unjuk gigi dan memperbaiki nasib mereka di putaran kedua. Garuda Pertiwi langsung akan melawan Vietnam di laga pembuka.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal kopilot Malaysia berinisial MS menjadi “kurir” ekstasi dibahas dalam rapat kabinet pemerintahan Malaysia.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia! Singapura Kehilangan Pemain Andalan Jelang Duel di Piala AFF 2026

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia! Singapura Kehilangan Pemain Andalan Jelang Duel di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan hidup mati menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Duel yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026), menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT