News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Viral Pria Tendang Pacar di Bandung Disebut Selesai usai Mediasi, Korban Klarifikasi Uang Rp50 Juta

JS, korban dalam kasus viral pria tendang pacar di Cibangkong, Batununggal, Kota Bandung meluruskan pernyataan terkait uang Rp50 juta dibayar saat mediasi.
Jumat, 27 Februari 2026 - 16:34 WIB
Rekaman CCTV NT, pria tendang pacar, JS di Batununggal, Kota Bandung viral di media sosial
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pria tendang pacar semakin mengguncang jagat maya. Aksi dugaan tindak penganiayaan terekam dalam CCTV viral setelah diunggah akun Instagram konten kreator @thepaparock.

Peristiwa pria tendang pacar tersebut terjadi di kawasan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Sementara, terduga pelaku berinisial NT sedangkan korban JS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JS selaku pacar terduga pelaku langsung mengklarifikasi terkait kabar kasus dugaan tindak kekerasan telah damai lewat mediasi. Ia pun perlu meluruskan soal membayar utang sebesar Rp50 juta.

"Terkait beredarnya informasi mengenai adanya uang sebesar Rp50 juta, saya merasa perlu memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari," tulis JS dalam keterangan tertulis melalui Instagram pribadinya dikutip, Jumat (27/2/2026).

Ceritakan Detik-detik Korban Laporkan Pacar ke Polisi

Pria inisial NT diduga melakukan tindak kekerasan sampai membuat sang pacar tidak berdaya viral
Pria inisial NT diduga melakukan tindak kekerasan sampai membuat sang pacar tidak berdaya viral
Sumber :
  • Kolase Instagram/@thepaparock

Ia menjelaskan, dugaan tindak kekerasan kembali terjadi pada 21 Februari 2026. Kala itu ia mendapat aksi pemukulan dari NT.

"Saat itu saya berada dalam kondisi fisik yang terluka dan mental sangat tertekan," katanya.

Alih-alih mendapat pembelaan dari orang sekitar, justru tetangga di lingkungan kediaman terduga pelaku tidak membelanya dan pilih melindungi NT.

"Meminta saya untuk pulang serta meminta agar persoalan utang diselesaikan secara cicilan," terangnya.

Lebih lanjut, JS mengaku sempat ditahan oleh terduga pelaku dan orang-orang di sekitar. Tujuannya agar tidak membuat laporan ke pihak Kepolisian setempat.

Ia memaksa agar membuat laporan polisi. Hingga pada akhirnya, ia memutuskan pergi ke Polsek Batununggal dalam kondisi mengalami tekanan besar.

"Namun di saat yang sama, saya juga berada dalam tekanan besar karena terus dikejar penagih utang akibat tanggung jawab pelaku yang tidak diselesaikan," jelasnya.

Korban Desak sang Pacar Bayar Utang Rp50 Juta

Persoalan utang uang sebesar Rp50 juta, JS menuturkan, kala itu ia langsung mendesak agar NT melunasi utangnya. Hal tersebut sebagai bentuk mencegah terduga pelaku lari dari tanggung jawabnya.

"Karena saya tahu di kemudian hari pelaku tidak akan mampu melunasi sepenuhnya. Saya juga mengetahui bahwa, uang tersebut diperoleh pelaku dari meminjam kepada pihak lain," bebernya.

Ia tentu agak sedikit lega karena ada upaya tanggung jawab dari terduga pelaku melunasi utangnya. Sebab, utang tersebut menjadi beban bagi korban yang memang diterpa bayang-bayang penagih utang.

"Keputusan yang saya ambil saat itu terjadi dalam kondisi tertekan dan penuh ketakutan, bukan dalam keadaan tenang atau terencana," tegasnya.

Ceritakan Dugaan Tindak Kekerasan kepada Keluarga

Korban kemudian mengungkapkan kondisi sebenarnya kepada keluarga. Itu terjadi setelah membuat laporan polisi di Polsek Batununggal.

Ia agak sedikit lega setelah menceritakan dugaan tindak kekerasan dialami olehnya dari sang pacar. Mulai dari situlah, korban mendapat pendampingan, dukungan, hingga polisi memproses hukum atas laporan tersebut.

"Saat ini, proses hukum telah berjalan sesuai prosedur. Saya melakukan visum dan didampingi penasihat hukum," ungkapnya.

Ia meminta publik bersikap bijak dan tidak tergiring opini dari pihak terduga pelaku, termasuk dirinya sendiri. Ia menegaskan, proses hukum masih berjalan menyikapi prahara asmaranya.

"Keluarga saya pun merasa sangat terhina atas apa yang terjadi dan tidak akan begitu saja memaafkan pelaku. Saat ini, saya masih berada dalam masa pemulihan, baik secara mental maupun fisik," tambahnya.

Polisi Benarkan Peristiwa Pria Tendang Pacar

Sementara, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (26/2/2026), Kapolsek Batununggal, Iptu Ahmad Rifai tidak membantah bahwa ada peristiwa dugaan tindak kekerasan di Jalan Cibangkong Nomor 44, Batununggal, Kota Bandung pada 14 Februari 2026.

Akan tetapi, korban tidak membuat laporan polisi terkait kasus dugaan tindak pidana kekerasan atau penganiayaan. Ahmad menyampaikan, korban hanya mengadukan persoalan utang.

"Laporannya soal utang, bukan soal kekerasan atau penganiayaan. Kejadian terjadi sebelum korban membuat laporan," ungkap Ahmad.

Kata Ahmad, setelah adanya pengaduan laporan korban, polisi membuka ruang fasilitas pertemuan. Tujuannya tidak lain mempertemukan serta mediasi antara pelapor dan terlapor pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Ia menyampaikan dalam hasil proses mediasi. JS terus mendesak pacarnya melunasi utang yang ditunggak selama tiga tahun.

Korban bahkan meminta uang kompensasi terhadap terlapor. Adapun jumlah nominal utang yang harus dibayar sebesar Rp35 juta, sementara uang kompensasi sebesar Rp15 juta.

Karena adanya pertemuan mediasi, NT menyatakan kesediaannya melunasi seluruh utangnya. Ahmad menyebut kedua pihak sudah membuat kesepakatan bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya kesepakatan melalui mediasi, pelapor dan terlapor telah menyatakan kasus mengenai pelunasan utang telah tuntas.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Goncalo Ramos Belum Gacor di AC Milan, Ruben Amorim Punya 3 Cara untuk Bangkitkan Ketajamannya

Goncalo Ramos Belum Gacor di AC Milan, Ruben Amorim Punya 3 Cara untuk Bangkitkan Ketajamannya

Goncalo Ramos belum menunjukkan ketajamannya bersama AC Milan. Ruben Amorim kini disebut memiliki sejumlah cara untuk mengeluarkan potensi gol sang striker.
Temuan di Lapas Cibinong Berubah, Bappisus Sebut Investigasi Justru Makin Dalam

Temuan di Lapas Cibinong Berubah, Bappisus Sebut Investigasi Justru Makin Dalam

Temuan fasilitas di Lapas Cibinong berubah saat diperiksa Kemenimipas. Bappisus menyebut perbedaan temuan justru memperdalam investigasi.
AC Milan Boncos! Rossoneri Catat Kerugian 24 Juta Euro di Tahun Keuangan 2025-2026

AC Milan Boncos! Rossoneri Catat Kerugian 24 Juta Euro di Tahun Keuangan 2025-2026

AC Milan mencatat kerugian sekitar 24 juta euro pada tahun keuangan 2025-26. Catatan tersebut menjadi kerugian pertama Rossoneri.
Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Resmi! KOVO Cup 2026 Gunakan Aturan Baru, Ini Penjelasannya

Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) resmi mengumumkan sejumlah regulasi baru yang akan mulai diberlakukan di turnamen pramusim KOVO Cup 2026. Sejumlah aturan pun berubah, termasuk soal pelanggaran dalam pertandingan.
Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

Bursa Transfer AC Milan: Tambal Lini Belakang, Rossoneri Bersaing dengan Aston Villa dan Tottenham untuk Kim Min-Jae

AC Milan terus mencari bek tengah baru untuk memperkuat lini pertahanan. Kim Min-Jae menjadi salah satu nama yang kini masuk radar Rossoneri.
BREAKING
NEWS
Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Ini Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Pengereman Darurat Dinilai Terlambat

Masinis Argo Bromo AN jadi tersangka karena pengereman darurat dinilai seharusnya dilakukan lebih jauh dari 263 meter titik tumburan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT