Kronologi Penumpang KRL Rute Jakarta-Bogor Diduga Alami Pelecehan Seksual Viral, Ungkap Kini Trauma Berat
- Fauzi Fradipta Abbas/tvOnenews
Hingga pada akhirnya, ia memutuskan turun di Stasiun Cilebut. Wanita berusia 22 tahun itu langsung melaporkan aksi tersebut kepada petugas setempat.
Berdasarkan laporan polisi terbaru, ia mendapatkan kabar bahwa korban mengalami dugaan aksi tak senonoh tersebut tidak hanya dirinya.
"Kalau korban lain tidak ada, cuma saat pelaporan itu ada dua orang yang mengalami pelecehan seksual," tambah dia.
Berdasarkan keterangan di media sosial pribadinya, ia sempat kesal laporannya digantung KCI. Ia pun akhirnya pilih menceritakan kejadian itu melalui media sosial.
"Respon KAI setelah viral benar-benar langsung gercep sampai pelakunya ketemu dan bareng-bareng sama aku ke Polres Depok," imbuhnya.
Laporkan Terduga Pelaku Pelehan Seksual ke Polres Depok

- eka husni
Ia langsung melaporkan pelaku dugaan pelecehan seksual ke Polres Metro Depok, dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/378/II/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA pada 27 Februari 2026.
"Kalau respon Polres, Alhamdulillah baik banget dan cepat menanggapi kasus ini. Semoga ke depannya juga tetap sama (bertindak cepat) sampai ke pengadilan," lanjutnya.
Sebulan kejadian tersebut, SSD mengaku saat ini masih mengalami trauma berat. Ia menyayangkan terduga pelaku tidak menunjukkan itikad baik dan rasa bersalah.
"Kalau trauma, jujur jelas melihat pelaku, aku bisa menangis hebat dan takut juga. Sekarang malah jadi parno kalau kesentuh dikit. Ini sudah ketemu, pelaku tidak merasa bersalah sama sekali, dia cuma senyum-senyum aja, udah sampai di Polres juga begitu," tukasnya.
Sementara, Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, pihaknya akan memasukkan terduga pelaku ke dalam data base CCTV analytic.
"CCTV analytic merupakan CCTV yang dapat merekam wajah," ujar Leza dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).
Leza menegaskan, jika terduga pelaku yang ditangkap sesuai dengan wajahnya, maka KCI akan memblokir atau blacklist. Tujuannya agar tidak bisa menggunakan layanan KRL selamanya.
"Terduga pelaku akan di-blacklist, tidak dapat menggunakan commuter line. Notifikasi akan muncul apabila terduga pelaku masuk stasiun melalui rekaman wajah dari CCTV analytic," katanya.
Load more