News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Penumpang KRL Rute Jakarta-Bogor Diduga Alami Pelecehan Seksual Viral, Ungkap Kini Trauma Berat

SSD (22), penumpang Commuter Line (KRL) Jakarta Kota-Bogor cerita menjadi korban pelecehan seksual di Stasiun Depok Baru pada 22 Januari 2026, pukul 18.00 WIB.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:51 WIB
KRL Jakarta Kota-Bogor Mogok di Stasiun Pasar Minggu, Penumpang yang Berdesakan Dibuat Panik
Sumber :
  • Fauzi Fradipta Abbas/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - SSD (22), penumpang kereta Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Bogor diduga mengalami pelecehan seksual oleh terduga pelaku berinisial MIF.

Kabar SSD diduga menjadi korban pelecehan seksual dalam gerbong KRL viral. Itu terjadi setelah diunggah melalui Instagram pribadinya pada Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SSD menceritakan kronologi dugaan aksi itu terjadi saat pulang kerja. Kala itu KRL rute tujuan Bogor tiba di Stasiun Depok Baru pada 22 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

"Dugaan pelecehannya saat sampai Stasiun Depok Baru, sudah mulai ramai orang keluar masuk gerbong. Jadi, kalau terjadi bersentuhan itu wajar karena kita minggir mendahulukan yang turun," ujar SSD saat dihubungi tvOnenews.com, Sabtu (28/2/2026).

Detik-detik Dugaan Aksi Pelecehan Seksual di KRL Jakarta Kota-Bogor

KRL Commuter Line CLI-125.
KRL Commuter Line CLI-125.
Sumber :
  • Antara

Ia menjelaskan detik-detik kejadian kurang mengenakan. Ketika banyak penumpang naik-turun gerbong, terdapat seorang bapak-bapak berinisial MIF terus menempelinya.

Ia sangat resah karena terduga pelaku terus mengikuti dirinya. Saat gerbong sudah mulai sepi, MIF mulai melancarkan aksi sentuhan fisik.

"Si bapak ini setiap aku ke kanan, dia ke kanan. Aku ke kiri, dia ke kiri juga, merasa nggak nyaman sampai di Stasiun Depok Lama. Pas sudah sepi penumpang karena banyak yang turun, si Bapak ini minggir ke kanan aku," bebernya.

Ia kembali mengingat saat terduga pelaku basa-basi bertanya kepada dirinya. MIF mengaku tidak mengetahui rute KRL tersebut.

Karena sering diganggu, terduga pelaku akhirnya mengakui telah melakukan aksi tak senonoh kepada korban secara terang-terangan.

"Terus basa-basi bertanya, 'Mbak, ini kereta arah Bogor?', sampai akhirnya dia jujur dan mengakui udah melecehkan aku dengan cara menempelkan kelaminnya ke bokong aku dan gesek," jelasnya.

Pria itu bertanya kepada korban dengan santai. Terduga pelaku memastikan SSD tidak marah setelah ditempeli hingga digesek oleh alat kelaminnya selama di perjalanan.

Korban mengaku kejadian itu terjadi di gerbong umum ketika pulang kerja. Sebab, gerbong khusus wanita sudah sangat penuh sehingga ia harus pilih yang umum demi mengejar waktu pulang.

Hingga pada akhirnya, ia memutuskan turun di Stasiun Cilebut. Wanita berusia 22 tahun itu langsung melaporkan aksi tersebut kepada petugas setempat.

Berdasarkan laporan polisi terbaru, ia mendapatkan kabar bahwa korban mengalami dugaan aksi tak senonoh tersebut tidak hanya dirinya.

"Kalau korban lain tidak ada, cuma saat pelaporan itu ada dua orang yang mengalami pelecehan seksual," tambah dia.

Berdasarkan keterangan di media sosial pribadinya, ia sempat kesal laporannya digantung KCI. Ia pun akhirnya pilih menceritakan kejadian itu melalui media sosial.

"Respon KAI setelah viral benar-benar langsung gercep sampai pelakunya ketemu dan bareng-bareng sama aku ke Polres Depok," imbuhnya.

Laporkan Terduga Pelaku Pelehan Seksual ke Polres Depok

ilustrasi pelecehan seksual
ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • eka husni

Ia langsung melaporkan pelaku dugaan pelecehan seksual ke Polres Metro Depok, dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/378/II/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA pada 27 Februari 2026.

"Kalau respon Polres, Alhamdulillah baik banget dan cepat menanggapi kasus ini. Semoga ke depannya juga tetap sama (bertindak cepat) sampai ke pengadilan," lanjutnya.

Sebulan kejadian tersebut, SSD mengaku saat ini masih mengalami trauma berat. Ia menyayangkan terduga pelaku tidak menunjukkan itikad baik dan rasa bersalah.

"Kalau trauma, jujur jelas melihat pelaku, aku bisa menangis hebat dan takut juga. Sekarang malah jadi parno kalau kesentuh dikit. Ini sudah ketemu, pelaku tidak merasa bersalah sama sekali, dia cuma senyum-senyum aja, udah sampai di Polres juga begitu," tukasnya.

Sementara, Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, pihaknya akan memasukkan terduga pelaku ke dalam data base CCTV analytic.

"CCTV analytic merupakan CCTV yang dapat merekam wajah," ujar Leza dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).

Leza menegaskan, jika terduga pelaku yang ditangkap sesuai dengan wajahnya, maka KCI akan memblokir atau blacklist. Tujuannya agar tidak bisa menggunakan layanan KRL selamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terduga pelaku akan di-blacklist, tidak dapat menggunakan commuter line. Notifikasi akan muncul apabila terduga pelaku masuk stasiun melalui rekaman wajah dari CCTV analytic," katanya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT