GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Pelecehan Seksual di KRL Gerah Pelaku Tak Merasa Bersalah usai Ditangkap KAI Commuter: Dia Senyum Aja

Korban dugaan pelecehan seksual di Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Bogor, menyoroti gelagat terduga pelaku pasca ditangkap KAI Commuter di Polres Depok.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13 WIB
kereta rel listrik (KRL)
Sumber :
  • Antara

Melalui sistem ini, notifikasi akan muncul kepada petugas jika ada individu yang sudah diawasi atau diblokir memasuki area stasiun atau memakai layanan di wilayah KAI.

Dengan hasil sistem keamanan teknologi CCTV Analytic pada Jumat (27/2/2026), keberadaan terduga pelaku terdeteksi ketika memasuki stasiun dan kembali menggunakan KRL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Petugas segera mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke Stasiun Bojonggede untuk dilakukan pemeriksaan awal," ungkapnya.

KAI Commuter Pertemukan Korban

KAI Commuter lebih dulu melakukan pemeriksaan awal setelah penangkapan. Kemudian, pihaknya mempertemukan terduga pelaku dengan korban guna mencocoki identitas.

KAI Commuter menemani korban melaporkan terduga pelaku ke Polres Depok. Laporan Polisi telah terdaftar dengan Nomor: LP/B/378/II/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA pada 27 Februari 2026.

"KAI Commuter juga memberikan pendampingan kepada korban, baik secara hukum maupun psikologis, sebagai bentuk dukungan dan upaya penguatan bagi korban," tegasnya.

Kata Leza, tindaklanjut dari KAI Commuter sebagai komitmen perusahaan memberantas dugaan tindak pelecehan di wilayah stasiun hingga layanan KRL.

Ia mewakili KAI Commuter prihatin dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden dialami SSD. Pasalnya, korban merasa tidak nyaman dengan adanya peristiwa dugaan pelecehan dialami olehnya.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna Commuter Line," ucapnya.

Dengan adanya kejadian ini, KAI Commuter mendorong pengguna layanan KRL buka suara dan berani melaporkan segala tindakan berbentuk pelecehan. Pengguna bisa mengadu kepada petugas di stasiun dan menghubungi lewat Call Center di nomor 021-121, atau lewat media sosial resmi KAI Commuter.

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Jakarta Kota-Bogor

Sebelumnya, korban melalui Instagram pribadinya @quineilona buka suara terkait kejadian dugaan pelecehan dialami olehnya di KRL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada tvOnenews.com, SSD mengatakan kondisi saat itu sedang pulang kerja. Ia naik di gerbong umum KRL Jakarta Kota-Bogor dari Stasiun Manggarai pada 22 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban berusia 22 tahun itu menceritakan selama di perjalanan, mulanya merasakan sentuhan fisik yang dianggap tas orang lain. Setibanya di Stasiun Depok Baru, seorang pria terus menguntitnya sehingga ia tidak nyaman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Deretan Teror Diterima Ibu Kandung Nizam Usai Laporkan Mantan Suami, Berujung Minta Perlindungan LPSK

Deretan Teror Diterima Ibu Kandung Nizam Usai Laporkan Mantan Suami, Berujung Minta Perlindungan LPSK

Lisnawati, ibu kandung Nizam Syafei, lapor ke LPSK setelah menerima teror usai melaporkan mantan suaminya atas dugaan penelantaran anak.
Mau Rezeki Lancar? Ustaz Adi Hidayat Bilang Coba Sedekah Ke 3 Orang Ini Insyaallah Mengalir Deras Nikmatnya

Mau Rezeki Lancar? Ustaz Adi Hidayat Bilang Coba Sedekah Ke 3 Orang Ini Insyaallah Mengalir Deras Nikmatnya

Ternyata beramal ke ketiga orang ini sangat dianjurkan. Kata ustaz Adi Hidayat insyaallah dipermudah rezeki antum
Terima Hukuman Penalti, Marc Marquez Sayangkan Keputusan Lambat Steward di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Terima Hukuman Penalti, Marc Marquez Sayangkan Keputusan Lambat Steward di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Marc Marquez kehilangan kemenangan di sprint race setelah mendapat penalti turun satu posisi akibat manuvernya terhadap Pedro Acosta.
Kronologi Rapat DPR Bahas Akses Musala Cluster Bekasi di Bawah Pimpinan Habiburokhman

Kronologi Rapat DPR Bahas Akses Musala Cluster Bekasi di Bawah Pimpinan Habiburokhman

Kronologi rapat DPR bahas akses musala di Bekasi, dialog publik soroti peran parlemen, aspirasi warga, dan pentingnya solusi konstruktif.
Klarifikasi Pengembang Soal Akses Mushola di Cluster Kota Harapan Indah, Utamakan Kenyamanan dan Solusi Bersama

Klarifikasi Pengembang Soal Akses Mushola di Cluster Kota Harapan Indah, Utamakan Kenyamanan dan Solusi Bersama

Pengembang klarifikasi polemik akses mushola di Cluster Kota Harapan Indah, tekankan solusi damai, kenyamanan warga, dan tidak ada larangan ibadah.
Arab Saudi Kecam Agresi Iran ke UEA, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Yordania

Arab Saudi Kecam Agresi Iran ke UEA, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Yordania

Kerajaan Arab Saudi mengutuk dan mengecam sekeras-kerasnya agresi Iran yang terang-terangan dan pelanggaran kedaulatan yang mencolok terhadap Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania.

Trending

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Terpopuler News: Menantu Perkosa Mertua Jelang Sahur, hingga Tanggapan Kemenkum Terhadap Anak Dwi Sasetyaningtyas

Kabar mengenai seorang menantu yang berani perkosa terhadap ibu mertuanya. Hingga tanggapan Kemenkum mengenai status kewarganegaraan anak Dwi Sasetyaningtyas
Top 3 Timnas Indonesia: Gak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pascal Struijk Tak Habis Pikir, Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman

Top 3 Timnas Indonesia: Gak Perlu Repot-repot Naturalisasi, Pascal Struijk Tak Habis Pikir, Bung Ropan Bicara Jujur soal John Herdman

Redaksi tvOnenews.com telah merangkum tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang menjadi pilihan redaksi. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Foto Kedekatan Pelaku dan Korban Mahasiswa UIN Suska Riau Viral di Media Sosial, Seketika Mendapat Ribuan Likes

Kasus pembacokan dilakukan mahasiswa berinisial R (22) kepada mahasiswi berinisial F (23) di area Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau)
Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris Mulai Curiga dengan Elkan Baggott, Jangan-jangan Karier Bek Timnas Indonesia di Liga Inggris Sebentar Lagi akan Berakhir Seperti Ini

Media Inggris curiga dengan Elkan Baggott dan sebut tak punya masa depan di Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia disarankan segera pindah agar dapat bermain.
Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Korea Selatan dan Jepang Mohon Minggir Dulu, Cuma Timnas Indonesia yang Bisa Begini Dibanding Raksasa Asia

Tak disangka-sangka, ternyata Timnas Indonesia bisa melangkahi Korea Selatan dan Jepang dalam perkara ini. Hanya Timnas Indonesia yang bisa begini di Asia.
FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA Tak Beri Restu! Pemain Grade A yang Lagi Gacor-gacornya di Liga Inggris Ini Tak Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia, John Herdman Gigit Jari

FIFA menutup peluang naturalisasi pemain keturunan yang sedang gacor di Liga Inggris usai tampil untuk timnas senior. Harapan fans Timnas Indonesia pun sirna.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT