News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Pelecehan Seksual di KRL Gerah Pelaku Tak Merasa Bersalah usai Ditangkap KAI Commuter: Dia Senyum Aja

Korban dugaan pelecehan seksual di Commuter Line (KRL) rute Jakarta Kota-Bogor, menyoroti gelagat terduga pelaku pasca ditangkap KAI Commuter di Polres Depok.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13 WIB
kereta rel listrik (KRL)
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - SSD (22), korban dugaan pelecehan seksual di gerbong kereta Commuter Line (KRL) menyikapi kabar penangkapan terduga pelaku, MIF.

Ia tidak habis pikir terhadap pelaku dugaan pelecehan seksual di KRL rute Jakarta Kota-Bogor. Pelaku dinilai tidak menyesal setelah ditangkap KAI Commuter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku tidak merasa bersalah sama sekali," ujar SSD kepada tvOnenews.com, Sabtu (28/2/2026).

Bongkar Gelagat Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual di KRL

ilustrasi pelecehan seksual
ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • Tut Wuri Handayani

Kemudian, ia menceritakan sudah bertemu dengan terduga pelaku. Hal itu terjadi setelah KAI Commuter atau KCI menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual.

Ia pun langsung menuju Polres Depok bersama jajaran KAI Commuter. Tak hanya itu, pelaku juga dibawa untuk proses tindaklanjut atas kasus dugaan pelecehan seksual di KRL.

Ia kesal melihat gelagat pelaku. Selama di Polres Depok, pelaku sama sekali tidak beritikad baik kepada korban.

"Dia cuma senyum-senyum aja. Sudah sampai di Polres pun juga begitu," terangnya.

Ia tidak membantah pelaku sudah mengakui tindakannya saat dimintai keterangan oleh KAI Commuter. Pelaku secara terbuka telah melakukan dugaan pelecehan seksual.

"Dia mengakui, dia melecehkan tapi tanpa ada rasa bersalahnya ke aku. Udah diborgol tapi tetap bisa bebas kalau nggak ada dukungan dari orang luar," jelasnya.

Sementara, Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan proses penangkapan terduga pelaku. Hal ini bermula saat tim internal langsung menelusuri rekaman CCTV.

Tindakan tim internal setelah menerima laporan dari korban pada Minggu (22/2/2026), terkait aduan kasus dugaan pelecehan seksual di salah satu gerbong KRL Jakarta Kota-Bogor pada bulan lalu.

"Setelah dilakukan penelusuran, kami juga melakukan konfirmasi kembali kepada korban untuk memastikan kesesuaian identitas terduga pelaku," kata Leza di Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026.

Pihaknya menelusuri rekaman CCTV berdasarkan ciri-ciri terduga pelaku. KAI Commuter akan memasukkan MIF ke dalam daftar hitam layanan di seluruh stasiun.

Leza menyampaikan penelusuran menggunakan teknologi CCTV Analytic. KAI Commuter akan mudah mengidentifikasi sekaligus mendeteksi wajah terduga pelaku.

Melalui sistem ini, notifikasi akan muncul kepada petugas jika ada individu yang sudah diawasi atau diblokir memasuki area stasiun atau memakai layanan di wilayah KAI.

Dengan hasil sistem keamanan teknologi CCTV Analytic pada Jumat (27/2/2026), keberadaan terduga pelaku terdeteksi ketika memasuki stasiun dan kembali menggunakan KRL.

"Petugas segera mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke Stasiun Bojonggede untuk dilakukan pemeriksaan awal," ungkapnya.

KAI Commuter Pertemukan Korban

KAI Commuter lebih dulu melakukan pemeriksaan awal setelah penangkapan. Kemudian, pihaknya mempertemukan terduga pelaku dengan korban guna mencocoki identitas.

KAI Commuter menemani korban melaporkan terduga pelaku ke Polres Depok. Laporan Polisi telah terdaftar dengan Nomor: LP/B/378/II/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA pada 27 Februari 2026.

"KAI Commuter juga memberikan pendampingan kepada korban, baik secara hukum maupun psikologis, sebagai bentuk dukungan dan upaya penguatan bagi korban," tegasnya.

Kata Leza, tindaklanjut dari KAI Commuter sebagai komitmen perusahaan memberantas dugaan tindak pelecehan di wilayah stasiun hingga layanan KRL.

Ia mewakili KAI Commuter prihatin dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden dialami SSD. Pasalnya, korban merasa tidak nyaman dengan adanya peristiwa dugaan pelecehan dialami olehnya.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna Commuter Line," ucapnya.

Dengan adanya kejadian ini, KAI Commuter mendorong pengguna layanan KRL buka suara dan berani melaporkan segala tindakan berbentuk pelecehan. Pengguna bisa mengadu kepada petugas di stasiun dan menghubungi lewat Call Center di nomor 021-121, atau lewat media sosial resmi KAI Commuter.

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Jakarta Kota-Bogor

Sebelumnya, korban melalui Instagram pribadinya @quineilona buka suara terkait kejadian dugaan pelecehan dialami olehnya di KRL.

Kepada tvOnenews.com, SSD mengatakan kondisi saat itu sedang pulang kerja. Ia naik di gerbong umum KRL Jakarta Kota-Bogor dari Stasiun Manggarai pada 22 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Korban berusia 22 tahun itu menceritakan selama di perjalanan, mulanya merasakan sentuhan fisik yang dianggap tas orang lain. Setibanya di Stasiun Depok Baru, seorang pria terus menguntitnya sehingga ia tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terus basa-basi tanya, 'Mbak, ini kereta arah Bogor?'. Sampai akhirnya dia jujur dan mengakui udah melecehkan aku dengan cara menempelkan kelaminnya ke bokong aku dan gesek. Kejadiannya terjadi dua kali karena padatnya penumpang di dalam gerbong," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.
Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Guru Besar UIN Jakarta Burhanuddin Muhtadi Raih APSIPOL Distinguished Political Scientist Award 2026

Burhanuddin menyampaikan pidato akademik yang menggarisbawahi pentingnya menjaga keberagaman metodologi di tengah dominasi pendekatan kuantitatif pada diskursus ilmu politik global. 
Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT