Perang Iran vs Israel & AS, Raisa dan Bubah Alfian Hampir Tertahan di Dubai: Benar-Benar Sedih
- Instagram @bubahalfian
tvOnenews.com - Bubah Alfian menyampaikan rasa syukurnya setelah dirinya dan Raisa hampir tertahan di bandara Dubai.
Keduanya bisa selamat sampai Indonesia setelah sebelumnya sempat alami ketegangan saat berada di Dubai.
Penerbangan yang Bubah dan Raisa naiki hampir tidak bisa dilanjutkan karena perang antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel.
Seperti diketahui, konflik di Timur Tengah berpengaruh pada banyak sektor, termasuk penerbangan yang tidak bisa dilakukan.
Melalui unggahan di media sosial Instagram miliknya, Bubah menceritakan pengalamannya yang cukup mencekam.

- Istimewa
"Sebelum naik pesawat kami masih bisa tersenyum…Saat mendarat, wajah sudah pucat," tulis Bubah, seperti dikutip di akun @bubahalfian.
MUA terkenal itu juga menjelaskan bahwa dirinya dan Raisa memilih waktu penerbangan yang tepat sebelum semuanya terjadi.
"Alhamdulillah saya dan Yaya dalam lindungan Allah. Kami terbang kurang dari satu jam sebelum semuanya terjadi," tulisnya.
"Hati ini benar-benar sedih melihat keadaan dunia hari ini. Begitu banyak ujian, begitu banyak ketakutan," sambungnya.
Dalam unggahan tersebut, Bubah juga turut menampilkan keadaan mencekam di bandara Internasional Dubai yang dipenuhi dengan asap.
Selain itu, banyak juga para penumpang yang tertahan di bandara dan tidak bisa melanjutkan penerbangan.
Melihat kondisi yang tidak baik-baik saja, Bubah menyampaikan doa agar semuanya bisa segera membaik.
"Ya Allah, lindungilah kami semua. Jauhkan kami masyarakat Indonesia dari marabahaya. Berikan keselamatan bagi siapa pun yang sedang berada dalam situasi sulit."
"Semoga Tuhan segera menenangkan keadaan, mengembalikan keamanan, dan menurunkan kedamaian di seluruh penjuru dunia,"
"Peluk erat untuk semuanya. Mari kita perbanyak doa dan saling menguatkan.." tutup Bubah.
Ribuan penerbangan di Timur Tengah dibatalkan

- Instagram @bubahalfian
Serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel dan AS ke wilayah Timur Tengah memicu respons dari Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan rudal atau drone ke pangkalan militer serta wilayah sipil di beberapa negara Teluk.
Akibatnya, banyak negara, termasuk Uni Emirat Arab menutup atau membatasi ruang udara demi alasan keselamatan penerbangan sipil.
Hal tersebut berdampak pada batalnya ribuan penerbangan yang mengakibatkan banyak penumpang harus tertahan.
(nka)
Load more