GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Terbaru Kasus Nizam Syafei: Ibu Tiri Ungkap Pembiaran Anwar Satibi Saat Nizam Sakit

Fakta terbaru kasus Nizam Syafei, ibu tiri ungkap dugaan pembiaran Anwar Satibi saat Nizam sakit dan respons ayah kandung yang disampaikan ke penyidik.
Rabu, 4 Maret 2026 - 23:12 WIB
Anwar Satibi, TR, dan Nizam Syafei
Sumber :
  • tvOneNews

 

tvOnenews.com - Fakta terbaru kasus Nizam Syafei mengemuka setelah ibu tirinya mengungkap dugaan pembiaran yang dilakukan Anwar Satibi saat Nizam dalam kondisi sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum ibu tiri, Acong Latif, saat menjelaskan keterangan kliennya kepada penyidik. Dalam pemeriksaan, ibu tiri membeberkan sejumlah hal yang berkaitan dengan kondisi Nizam selama tinggal bersama ayah kandungnya.

Sebelum mengungkap soal dugaan pembiaran, Acong juga menyinggung adanya narasi yang disebut dibangun oleh ayah kandung kepada Nizam terkait keberadaan ibu kandungnya.

“Artinya itu yang dibangun ke pikiran Nizam, ya mungkin biar Nizam ini tidak mencari, biar Nizam tidak mau menemui. Karena setiap mau menemui, dimarahi. Setiap pamit misalnya, setiap mempertanyakan ibu kandungnya itu langsung dimarahi, ibunya sudah enggak ada gitu. Kira-kira begitu, tapi pakai bahasa Sunda, ibunya sudah tidak ada. Bahkan ya itulah yang dibangun bahwa ibunya ini sudah meninggal,” ujar Acong Latif dalam unggahan YouTube Intens Investigasi (4/3/2026_.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan yang disampaikan, Nizam dibawa oleh ayahnya sejak usia tujuh tahun dan kemudian tinggal bersama ibu tirinya.

“Jadi, Nizam ini diambil oleh bapaknya, bukan ikut ya, tapi diambil oleh bapaknya. Ini kan keterangan dari ibu kandungnya di beberapa podcast pun disampaikan, kan dibawa kabur lah kira-kira begitu. Jadi, Nizam ini dibawa atau diambil oleh Anwar, oleh bapaknya ini dari umur 7 tahun. Dari umur 7 tahun dibawa dan hidup bersama TR selaku ibu tirinya. Di situlah ibu tirinya pun merawat, ibu tirinya pun memberi makan, ibu tirinya pun memberi kasih sayang. Kenapa demikian? Karena yang punya pekerjaan selama ini kan memang ibu tirinya yang punya pekerjaan tetap, punya gaji tetap. Itu kan ibu tirinya TR kan, berarti memang hidup dari TR ini gitu,” jelasnya.

Bagian yang menjadi sorotan dalam fakta terbaru kasus Nizam Syafei adalah dugaan pembiaran saat Nizam sakit di pesantren.

“Nah, selama tinggal pun T ini juga menyampaikan memang ada pembiaran yang dilakukan terhadap Nizam ini oleh bapak kandungnya. Apa pembiarannya? Seperti yang saya sampaikan juga sebelumnya, saat Nizam ini sakit di pesantren, saat Nizam ini sakit di pesantren dapat kabar bahwasanya Nizam ini sakit dan Nizam ini ngechatnya enggak ke bapak kandungnya, tapi ke ibu tirinya dulu. Kira-kira kalau bahasa Indonesia mah, ‘Nizam sakit’ gitu loh. Sakit apa ya mungkin karena kedinginan selama ini tidur di masjid gitu. Itu isi chatnya ini fakta. ‘Nah, istirahat,’ katanya kan. ‘Iya, Mah,’ gitu loh,” tutur Acong.

Menurutnya, ibu tiri kemudian meminta agar Nizam segera dijemput dan dibawa ke rumah sakit. Namun respons ayah kandung disebut tidak menunjukkan kepedulian.

“Namun dia seorang ibu walaupun ibu tirinya, akhirnya bilang ke bapaknya, ‘Hayo jemput Nizam, kasihan sakit.’ Nizam ini harus dijemput, kasihan sakit. Kita bawa ke rumah sakit. Bapaknya di sini bilang ke ibu tirinya, ya kira-kira bahasa Indonesianya itu, ‘Sudah biarin aja, mati-mati aja tuh.’ Itu yang disampaikan oleh bapak kandungnya terhadap anak kandungnya. Itu jawaban bapaknya,” ungkapnya.

Acong menegaskan bahwa dugaan pembiaran tersebut disampaikan langsung oleh ibu tiri kepada penyidik.

“Artinya pembiaran di sini ada dan itu disampaikan oleh ibu tirinya ke kepolisian saat diperiksa tadi,” katanya.

Tak hanya itu, dalam kondisi sakit sekalipun, Nizam disebut tetap diminta melakukan aktivitas berburu.

“Belum lagi saat dalam kondisi sakit, itu dijemput di pesantren terus dia sakit tapi bapaknya malah nyuruh anaknya ini memburu untuk bawa senapan angin ke hutan cari burung gitu. Tidak peduli bapak kandungnya ini terhadap Nizam meskipun kondisi Nizam ini sedang keadaan lemah ataupun sakit, tapi tetap dia menyuruh untuk berburu gitu,” ujarnya.

“Nah, ini adanya pembiaran yang tidak peduli terhadap kesehatannya Nizam. Begitu juga saat di pesantren sakit. Memang menurut ibu tirinya disampaikan bahwa memang ada pembiaran dan enggak mau. Tapi ibunya tetap menjemputnya sehingga dibawa ke dokter. Keterangan itulah yang disampaikan oleh ibu tirinya tadi di kepolisian,” lanjutnya.

Acong juga menekankan bahwa seluruh keterangan yang diberikan kliennya disampaikan secara terbuka, meski yang dilaporkan adalah suaminya sendiri, Anwar Satibi.

“Dan itu adalah sejujur-jujurnya dan tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga tersampaikan artinya laporan dari ibu kandungnya terhadap bapaknya ini, walaupun dia ibu tirinya ataupun suaminya saat ini Anwar yang dilaporkan oleh ibu kandungnya, dia tidak membela kok, dia tidak bilang suami saya tidak seperti itu. Enggak. Dia justru memberikan keterangan yang sebenar-benarnya walaupun yang dilaporkan adalah suaminya. Jadi, fakta kejujuran yang disampaikan oleh TR ini gitu,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Nizam Syafei sendiri masih dalam proses penanganan aparat kepolisian, sementara keterangan para saksi terus didalami untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kontroversi Kemenangan AC Milan atas Inter di Laga Derbi, Eks Wasit Serie A Kritik Keputusan Blunder Pengadil Lapangan

Kontroversi Kemenangan AC Milan atas Inter di Laga Derbi, Eks Wasit Serie A Kritik Keputusan Blunder Pengadil Lapangan

Mantan wasit Serie A, Gianpaolo Calvarese, yang menilai ada keputusan keliru dari wasit Daniele Doveri dalam pertandingan antara AC Milan dan Inter.
Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Pemkab Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan langkah strategis pengaturan jalan melalui rekayasa lalu lintas pada jalur lintasan mudik
Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Tim Geypens memberikan respons berkelas di lapangan usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Dia termasuk dalam skuad bayangan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Tidak berhasil tukar uang di Bank Indonesia? ATM Mandiri ini menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran tanpa antre penukaran.
Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Drama transfer gelandang muda Corinthians, Andre, ke AC Milan kini menjadi sorotan tajam di Italia dalam beberapa hari terakhir.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT