News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dwi Sasetyaningtyas ‘Diusir’ dari Indonesia, Alumni LPDP Itu Jawab Santai: Emang Udah di Inggris!

Dwi Sasetyaningtyas jadi sorotan setelah diusir netizen dari Indonesia. Alumni LPDP itu menjawab santai karena kini tinggal di Inggris bersama keluarganya.
Minggu, 8 Maret 2026 - 23:53 WIB
Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Instagram/sasetyaningtyas

tvOnenews.com - Nama Dwi Sasetyaningtyas masih menjadi sorotan publik setelah polemik terkait status kewarganegaraan anaknya viral di media sosial.

Perbincangan semakin ramai ketika muncul komentar warganet yang menyuruhnya pindah dari Indonesia akibat berbagai kritik yang pernah ia sampaikan terhadap pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP ini justru memberikan respons santai.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya memang sudah tinggal di Inggris dalam beberapa waktu terakhir.

Polemik ini tidak hanya memicu perdebatan di media sosial, tetapi juga memunculkan kontroversi penerima LPDP yang harus dipenuhi.

Kontroversi bermula ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah sebuah video yang memperlihatkan paspor anaknya.

Dalam video tersebut, ia menunjukkan bahwa anaknya telah resmi menjadi penduduk Inggris.

Pernyataan dalam video itu kemudian memicu reaksi dari banyak warganet.

Tyas sempat menyampaikan bahwa dirinya tetap menjadi warga negara Indonesia, tetapi anaknya tidak perlu mengikuti status kewarganegaraan yang sama.

Unggahan tersebut memicu berbagai respons dari masyarakat, termasuk kritik dan perdebatan mengenai kewajiban penerima beasiswa LPDP terhadap negara.

Sebagaimana diketahui, penerima beasiswa LPDP memiliki kewajiban tertentu setelah menyelesaikan studi, termasuk masa pengabdian kepada negara.

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak LPDP akhirnya memberikan klarifikasi terkait status Dwi Sasetyaningtyas dan pasangannya, Arya Iwantoro.

LPDP menjelaskan bahwa Dwi Sasetyaningtyas telah menyelesaikan kewajiban pengabdian sesuai dengan aturan yang berlaku.

Aturan tersebut dikenal dengan skema 2n+1, yakni masa pengabdian selama dua kali masa studi ditambah satu tahun.

Namun, berbeda dengan Tyas, Arya Iwantoro diketahui belum menyelesaikan kewajiban pengabdiannya.

Oleh karena itu, ia dikenakan sanksi berupa kewajiban untuk mengembalikan dana pendidikan yang telah diberikan oleh LPDP.

Pihak LPDP juga menyebut bahwa Arya telah menyetujui sanksi tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi penerima beasiswa.

Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas
Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas
Sumber :
  • Sustaination

Di tengah polemik tersebut, unggahan lawas Dwi Sasetyaningtyas kembali disorot.

Ia pernah mengunggah tangkapan layar komentar warganet yang menyuruhnya pindah dari Indonesia karena kerap mengkritik pemerintah.

Unggahan tersebut dibagikan melalui akun Instagramnya pada Desember 2025 lalu.

Dalam unggahan tersebut, Tyas menyampaikan pandangannya terkait fenomena warganet yang sering menyuruh orang lain keluar dari Indonesia ketika menyampaikan kritik.

“Kenapa sih hobi banget ngusir orang? Padahal rakyat jelita yang suka protes ini juga sudah menunaikan kewajiban sebagai warga negara, bayar pajak dan mencoba bersuara buat belain hak-hak rakyat lain,” tulisnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa kritik terhadap pemerintah sering berujung pada seruan agar seseorang meninggalkan negara.

“Pemerintah negara yang bobrok, kenapa rakyat yang malah harus pergi? Sebenarnya kita lagi ngomongin pemerintah atau penjajah sih? Kok mirip,” lanjutnya.

Dalam unggahan lain, Tyas bahkan menanggapi komentar warganet dengan nada santai.

“Dua tahun ini enggak tahu sudah berapa kali disuruh pindah keluar Indonesia, padahal mah emang sudah di Inggris,” tulisnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun tinggal di luar negeri, dirinya masih tetap memenuhi kewajiban sebagai warga negara Indonesia, termasuk membayar pajak.

“Cuma masih bayar pajak di Indonesia woi, kalau enggak ya ngapain,” tulisnya.

Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Dwi Sasetyaningtyas penerima LPDP yang viral
Sumber :
  • ist

Imbas dari viralnya pernyataan kontroversial Tyas, aktivitas media sosialnya mengalami perubahan.

Akun TikTok miliknya yang sebelumnya cukup aktif kini sudah tidak ditemukan.

Saat ini, yang masih aktif hanyalah akun Instagram miliknya. Namun dari pantauan terbaru, akun tersebut juga belum menampilkan pembaruan unggahan terbaru terkait polemik yang sempat viral.

Kondisi ini membuat banyak warganet terus mencari perkembangan terbaru terkait kasus yang melibatkan alumni LPDP tersebut.

Kini, akibat polemik video viral mengenai kewarganegaraan anaknya, LPDP akhirnya menjatuhkan sanksi kepada pasangan alumni beasiswa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro diketahui sama-sama dikenakan sanksi berupa pencantuman nama dalam daftar hitam atau blacklist.

Sanksi tersebut membuat keduanya tidak dapat menempati berbagai posisi di lingkungan pemerintahan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Sebagian besar wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (26/7). Hal ini diungkapkan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah di Medan, Sabtu.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang kini menjadi daerah tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen dari luar daerah, karena bisa mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan.
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Informasi hoaks terkait institusi negara kerap beredar di media sosial nyaris tanpa kontrol. Informasi ini selain menyesatkan publik, juga berpotensi mendorong hilangnya kepercayaan warga pada institusi negara. 
Kang Sung-hyung Makin Pusing, Pesaing Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Kembali Bersinar saat Korea Kalahkan Indonesia

Kang Sung-hyung Makin Pusing, Pesaing Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Kembali Bersinar saat Korea Kalahkan Indonesia

Pemain Hyundai Hillstate yakni Na Hyun-soo, kembali tampil gemilang saat memperkuat Korea Selatan di laga uji coba kedua menghadapi Timnas Voli Putri Indonesia.

Trending

Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Informasi hoaks terkait institusi negara kerap beredar di media sosial nyaris tanpa kontrol. Informasi ini selain menyesatkan publik, juga berpotensi mendorong hilangnya kepercayaan warga pada institusi negara. 
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang Jadi Daerah Tujuan Pengemis, Dinas Sosial Lakukan Razia

Karawang kini menjadi daerah tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung dan pengamen dari luar daerah, karena bisa mendapatkan penghasilan yang lebih menjanjikan.
Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Kronologi Karyawan Swasta Ditemukan Tak Bernyawa di Lorong Rumah Tangerang Selatan, Bermula dari Muncul Bau Tak Sedap

Seorang karyawan swasta ditemukan tak bernyawa di lorong rumah di kawasan Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu (25/7/2026).
Kang Sung-hyung Makin Pusing, Pesaing Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Kembali Bersinar saat Korea Kalahkan Indonesia

Kang Sung-hyung Makin Pusing, Pesaing Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate Kembali Bersinar saat Korea Kalahkan Indonesia

Pemain Hyundai Hillstate yakni Na Hyun-soo, kembali tampil gemilang saat memperkuat Korea Selatan di laga uji coba kedua menghadapi Timnas Voli Putri Indonesia.
SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Melaju ke Final Usai Kena Comeback Vietnam, Farhan Halim Minta Maaf

SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Melaju ke Final Usai Kena Comeback Vietnam, Farhan Halim Minta Maaf

Timnas Voli Indonesia harus menelan pil pahit pada pertandingan semifinal SEA V Cup 2026 menghadapi Vietnam yang berlangsung di Jakarta International Velodrome.
Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Waspada, Sejumlah Wilayah Sumatera Utara Berpotensi Hujan pada Minggu

Sebagian besar wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (26/7). Hal ini diungkapkan oleh Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah di Medan, Sabtu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT