News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deddy Corbuzier Murka ke Peramal yang Ramalkan Takdir Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!

Deddy Corbuzier murka kepada peramal yang pernah meramalkan takdir Vidi Aldiano. Ia mengecam aksi pansos dan memberi peringatan keras di media sosial.
Senin, 9 Maret 2026 - 22:54 WIB
Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier

tvOnenews.com - Kabar wafatnya penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya.

Sosok yang dikenal ramah dan penuh semangat itu menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah suasana duka tersebut, Deddy Corbuzier menjadi salah satu figur publik yang terlihat sangat terpukul.

Kedekatan antara Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano memang bukan rahasia lagi.

Keduanya sering tampil bersama dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam program YouTube yang mereka pandu bersama, yaitu PodHub.

Melalui program tersebut, publik dapat melihat kedekatan mereka sekaligus mengenal lebih dalam sosok Vidi Aldiano di luar panggung musik.

Tak heran jika kepergian pelantun lagu Nuansa Bening itu meninggalkan luka mendalam bagi Deddy.

Namun di tengah suasana duka, muncul sejumlah konten di media sosial yang mengeklaim telah meramalkan takdir Vidi Aldiano. Hal ini langsung memicu kemarahan Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier secara terbuka mengecam pihak-pihak yang dianggap memanfaatkan momen duka untuk mencari perhatian atau panjat sosial (pansos).

Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano.
Deddy Corbuzier dan Vidi Aldiano.
Sumber :
  • Instagram @vidialdiano

Melalui Instagram @mastercorbuzier, ia menyampaikan peringatan keras kepada para peramal yang mengklaim telah memprediksi kepergian Vidi Aldiano.

Menurut Deddy, tindakan tersebut sangat tidak pantas, terlebih ketika keluarga dan orang-orang terdekat masih berduka atas kehilangan yang besar.

“Kalau sampai ada peramal-peramal palsu itu yang berani bilang sudah saya prediksi Vidi akan meninggal hanya untuk menaikkan popularitas peramal itu… saya kejar Anda sampai ke liang kubur!!!” tulis Deddy Corbuzier.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik di media sosial.

Banyak netizen yang turut mendukung sikap Deddy Corbuzier karena menilai tindakan memanfaatkan kabar duka sebagai konten ramalan adalah hal yang tidak etis.

Setelah kabar meninggalnya Vidi Aldiano menyebar luas, beberapa peramal memang mulai mengunggah konten terkait ramalan mereka.

Hal ini membuat banyak pihak merasa tidak nyaman, terutama orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan almarhum.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Salah satu peramal yang menjadi sorotan adalah Koko Fengshui melalui akun Instagram @kokofengshui.

Ia mengaku pernah membuat ramalan terkait seorang penyanyi berinisial V yang lahir pada tahun 1990.

Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa penyanyi tersebut diprediksi hanya akan bertahan maksimal tiga tahun dari waktu ramalan tersebut dibuat.

“Penyanyi inisial V kelahiran tahun 1990 saya tidak mau menyebut tanggal lahir mohon maaf umurnya saya lihat hanya akan bertahan maksimal 3 tahun dari sekarang,” tulisnya dalam unggahan lama yang kembali dibagikan.

Ia juga menyebut bahwa kondisi kesehatan penyanyi tersebut akan memasuki fase kritis pada tahun berikutnya.

“Tahun depan sangat kritis kesehatannya, semoga Tuhan berkehendak lain dan bisa selamat,” tulisnya lagi.

Unggahan tersebut kemudian menuai berbagai reaksi dari publik.

Sebagian netizen menganggapnya tidak pantas karena dianggap memanfaatkan momen duka untuk meningkatkan popularitas.

Di sisi lain, peramal lain seperti Hard Gumay memilih hanya menyampaikan ucapan belasungkawa, meski sebelumnya diduga pernah meramalkan hal yang sama melalui podcast.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Selamat jalan Vidi Aldiano. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan,” tulisnya pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Kehilangan Vidi Aldiano tampaknya memberikan pukulan emosional bagi Deddy Corbuzier.

Ia bahkan terlihat hadir langsung dalam prosesi pemakaman sahabatnya tersebut.

Deddy datang bersama kedua anaknya, Azka Corbuzier dan Nada Tarina. Kehadiran mereka menjadi bukti kedekatan emosional yang terjalin antara keluarga Deddy dengan Vidi.

Di hadapan awak media, Deddy sempat memberikan keterangan singkat mengenai kondisi terakhir Vidi Aldiano sebelum meninggal dunia.

Dengan suara yang tampak bergetar, ia mengungkapkan bahwa kondisi sahabatnya sempat terlihat stabil sebelum akhirnya menurun.

“Terakhir masih baik-baik saja, habis itu sudah enggak,” ujar Deddy.

Meski berusaha tegar, kesedihan tetap terlihat dari raut wajahnya saat melepas kepergian sang sahabat ke tempat peristirahatan terakhir.

Deddy juga menegaskan bahwa banyak orang yang mengenal Vidi Aldiano sebagai pribadi yang baik dan hangat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuat kepergiannya terasa sangat kehilangan bagi banyak orang.

“Semua orang tahu dia orang baik, jadi yang doain dia ya dalam keadaan apa pun didoain. Semua orang tahu dia orang baik. Semua orang bersaksi dia orang baik,” kata Deddy Corbuzier. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Achmad menyampaikan materi bertajuk “Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju” dengan perspektif Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 
FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.

Trending

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT