News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Solmed Angkat Bicara Usai Namanya Terseret Kasus Ustaz SAM: Fitnah, Biar Urusan Ini di Akhirat

Ustaz Solmed klarifikasi setelah namanya terseret kasus dugaan pelecehan seksual ustaz berinisial SAM yang dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Jumat, 13 Maret 2026 - 21:03 WIB
Ustaz Solmed
Sumber :
  • YouTube/drRichardLee

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pendakwah berinisial SAM tengah menjadi sorotan publik.

Kasus tersebut bahkan telah dilaporkan secara resmi ke Bareskrim Polri oleh para korban melalui kuasa hukum mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah ramainya pemberitaan, nama pendakwah Ustaz Solmed ikut terseret karena banyak warganet menduga bahwa sosok yang dimaksud dengan inisial SAM adalah dirinya.

Menanggapi hal tersebut, suami dari April Jasmine itu akhirnya memberikan klarifikasi secara langsung melalui media sosial.

Mulanya, kasus ini mencuat setelah seorang pendakwah berinisial SAM dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri.

Laporan tersebut disampaikan oleh para korban melalui kuasa hukum mereka kepada pihak kepolisian.

Kuasa hukum korban, Benny Jehadu, menjelaskan bahwa terlapor merupakan sosok yang cukup dikenal publik.

Ia disebut sering tampil dalam program televisi sebagai juri dalam acara hafiz Al-Qur’an di salah satu stasiun TV swasta.

“Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta,” ujar Benny Jehadu.

Benny juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas terhadap terlapor.

Menurutnya, laporan yang diajukan sudah memasuki tahap penyidikan karena penyidik dinilai telah mengantongi sejumlah bukti.

“Tentu kami secara tegas terkait laporan kami adalah harapan kami kepada teman-teman penyidik untuk segera panggil terhadap terlapor ya, lalu segera ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Benny.

Dalam proses pelaporan tersebut, pihak kuasa hukum korban juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik.

Bukti yang dimaksud antara lain berupa jejak digital percakapan serta rekaman video yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum korban lainnya, Wati Trisnawati, menjelaskan bahwa salah satu video yang diserahkan berkaitan dengan peristiwa tabayyun yang pernah dilakukan sebelumnya.

“Bukti yang diserahkan kita tadi ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga. Kalau video itu ada kayak semacam pada saat itu ada tabayyun, jadi ada permohonan maaf dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama,” jelas Wati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan gebrakan yang menyita perhatian publik. KDM usulkan nama Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB.
Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan banyak pihak dan publik. Ini juga dikritisi Dedi Mulyadi
Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meresmikan Konsorsium Nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang tua korban dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha mengajukan permohonan hak restitusi serta meminta pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT