News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Dedi Mulyadi, Kades Hoho Alkaf Ungkap Unek-uneknya: Pelantikan Desa Tak Kunjung Digelar

Kades Hoho Alkaf bongkar penyebab kerusuhan di Desa Purwasaba saat berbincang dengan Dedi Mulyadi. Pelantikan perangkat desa tak kunjung digelar.
Senin, 16 Maret 2026 - 20:49 WIB
Kades Hoho bersama Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Kasus pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba, Banjarnegara, Welas Yuni Nugroho atau yang dikenal sebagai Hoho Alkaf, menjadi sorotan publik.

Di hadapan Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi, Hoho akhirnya membeberkan penyebab kerusuhan yang membuat dirinya menjadi korban kekerasan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Hoho Alkaf diketahui dikeroyok massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pada Selasa, 11 Maret 2026.

Insiden tersebut terjadi setelah ia menolak tuntutan untuk membatalkan hasil seleksi perangkat desa di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.

Dalam perbincangan yang berlangsung di kanal YouTube milik Dedi Mulyadi, Hoho menjelaskan secara rinci duduk perkara yang memicu kerusuhan tersebut.

Dalam dialog tersebut, Dedi Mulyadi awalnya menanyakan apakah hasil seleksi perangkat desa telah diketahui oleh camat setempat.

“Diketahui oleh camat itunya hasil seleksinya?” tanya Dedi.

Hoho menjawab bahwa hasil seleksi tersebut memang sudah diketahui pihak kecamatan.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Bahkan menurutnya, pihak desa telah mengusulkan dua peserta dengan nilai tertinggi untuk mendapatkan rekomendasi.

Namun proses pelantikan perangkat desa tidak bisa langsung dilakukan karena harus menunggu rekomendasi dari pemerintah kabupaten.

“Yang dari camat sudah keluar. Yang dari bupati yang belum,” jelas Hoho.

Ia menjelaskan bahwa camat hanya melaporkan kepada bupati bahwa proses seleksi sudah selesai dan menanyakan jadwal pelantikan.

Namun hingga saat ini rekomendasi pelantikan dari bupati belum diterbitkan.

Padahal secara aturan, kepala desa merupakan pihak yang memiliki kewenangan untuk melantik perangkat desa setelah rekomendasi tersebut keluar.

Menurut Hoho, penundaan pelantikan inilah yang akhirnya memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Para peserta yang telah dinyatakan lulus terus mendesak agar pelantikan segera dilakukan. Sementara di sisi lain, muncul kelompok yang meminta agar hasil seleksi dibatalkan.

Hoho menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai aturan, termasuk tes kemampuan komputer yang menjadi salah satu syarat utama dalam proses penjaringan.

Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Kades Hoho Alkaf dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Ia bahkan menyinggung pengalaman masa lalu saat istrinya pernah mengikuti seleksi perangkat desa.

“Istri saya dulu ikut seleksi juga. Yang pertama tidak lolos, yang kedua baru lolos,” ungkapnya.

Hal itu disampaikan Hoho untuk menunjukkan bahwa proses seleksi memang berjalan berdasarkan nilai, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan tertentu.

Hoho juga menjelaskan bahwa pembentukan panitia seleksi telah dilakukan melalui musyawarah desa.

Ia sengaja memilih orang-orang yang dinilai berpengalaman agar proses seleksi berjalan transparan.

Bahkan ia menghindari menunjuk perangkat desa yang memiliki hubungan keluarga dengan peserta seleksi untuk menghindari konflik kepentingan.

“Saya tanya dulu perangkat desa yang kira-kira ada saudaranya yang ikut seleksi. Kalau ada, saya tidak jadikan panitia,” ujarnya.

Selain itu, panitia juga sempat mengusulkan agar pengocokan soal dilakukan oleh pihak kecamatan.

Namun berdasarkan aturan dalam Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2018, pengocokan soal tetap harus dilakukan oleh panitia desa.

Dalam perbincangan tersebut, Kang Dedi Mulyadi menilai persoalan utama yang memicu konflik adalah ketidakpastian terkait pelantikan perangkat desa.

Menurutnya, ketika proses seleksi sudah selesai dan rekomendasi sudah keluar dari tingkat kecamatan, seharusnya keputusan terkait pelantikan segera diambil.

“Pelantikan yang tertunda itu akan terus menimbulkan ketidakpastian dan membuka celah orang untuk melakukan tekanan,” ujar Dedi.

Ia menilai pemerintah daerah harus segera menentukan apakah proses seleksi dilanjutkan atau dibatalkan agar konflik di masyarakat tidak terus berkembang.

Meski mendapat tekanan dari berbagai pihak, Hoho Alkaf menegaskan dirinya tidak ingin membatalkan hasil seleksi yang sudah berjalan.

Menurutnya, keputusan untuk membatalkan hasil seleksi justru berpotensi memicu konflik baru dari pihak peserta yang telah dinyatakan lulus.

“Kalau dibatalkan saya dari awal keberatan,” kata Hoho.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan bahwa peserta yang lulus juga merupakan warga desa yang memiliki hak untuk mendapatkan kepastian.

Jika hasil seleksi dibatalkan tanpa alasan yang jelas, ia khawatir hal tersebut justru akan dianggap sebagai tindakan tidak adil oleh masyarakat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bisa Hemat Anggaran Triliunan Rupiah, DPR Sepakat BGN Pangkas Penerima Manfaat MBG

Bisa Hemat Anggaran Triliunan Rupiah, DPR Sepakat BGN Pangkas Penerima Manfaat MBG

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyatakan setuju dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan memangkas jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Libur 1 Muharam, Stasiun Bogor Padat Diserbu Wisatawan

Libur 1 Muharam, Stasiun Bogor Padat Diserbu Wisatawan

Kepadatan penumpang kereta terjadi di Stasiun Bogor pada momen libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).
Puluhan Pasien Panik Berhamburan Keluar RS Samaritan Saat Gempa M 6,7 Guncang Kota Palu

Puluhan Pasien Panik Berhamburan Keluar RS Samaritan Saat Gempa M 6,7 Guncang Kota Palu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 10 kilometer.
Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Bagikan 15 Ribu Kitab Suci ke Ribuan Tempat Ibadah Berbagai Agama di Banyuwangi

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Bagikan 15 Ribu Kitab Suci ke Ribuan Tempat Ibadah Berbagai Agama di Banyuwangi

Untuk kali pertama, 15 ribu kitab suci dari enam agama yang diakui di Indonesia dibagikan ke ribuan tempat ibadah di Kabupaten Banyuwangi.
Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu, Sulawesi Tengah, diguncang gempa Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 10:27 WIB. 

Trending

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Meski tak diperkuat pemain asing maupun andalannya seperti Megawati Hangestri, namun Hyundai Hillstate nyatanya berhasil lolos ke finaal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria terekam CCTV diduga melecehkan anjing di sebuah kafe di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT