Sekian Lama Diam, Denada Akhirnya Muncul Sambil Menangis, Jujur Soal Ressa yang Tak Kunjung Mau Ditemui
- YouTube/feniroseofficial
tvOnenews.com - Setelah sekian lama memilih bungkam, Denada akhirnya muncul ke publik dengan pengakuan soal anaknya Ressa Rizky Rossano yang begitu emosional.
Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube “Spill The Tea” bersama Feni Rose, Denada tak kuasa menahan tangis saat membahas sosok Ressa yang disebut sebagai anak kandungnya yang selama ini tidak diketahui publik.
Pengakuan tersebut langsung menyita perhatian publik. Pasalnya, selama ini Denada hanya pernah menikah dengan Jerry Aurum dan memiliki satu anak bernama Aisha Aurum.
Dalam wawancara tersebut, Denada mengungkapkan alasan di balik sikap diamnya selama ini.
Ia mengaku bahwa dirinya diliputi berbagai perasaan yang bercampur, mulai dari kebingungan hingga rasa bersalah yang begitu besar.
“Alasan aku sebenarnya karena tadinya tuh aku diam aja karena aku merasa kayak segala macam hal berkecamuk di diri aku. Sama mungkin karena rasa bersalah aku juga,” ujarnya sambil menangis.
Denada mengaku rasa bersalah itu tidak hanya ditujukan kepada Ressa, tetapi juga kepada putrinya, Aisha, serta keluarga besarnya.
Ia merasa bahwa apa yang terjadi adalah bagian dari kesalahan yang pernah ia lakukan di masa lalu, dan kini harus ia jalani sebagai konsekuensi.
- YouTube/feniroseofficial
“Aku merasa sangat bersalah ke Ressa, ke Aisha, ke mama, ke keluarga besar,” ujar Denada sambil menahan tangis.
Lebih lanjut, Denada juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah berusaha keras untuk menjalin komunikasi dengan Ressa.
Bahkan, ia mengaku rutin menghubungi Ressa melalui WhatsApp sejak awal Februari, tepat setelah ia membuat video pengakuan pada 2 Februari.
Setiap hari, Denada mengirimkan pesan yang berisi harapan dan keinginannya untuk bertemu. Ia bahkan menawarkan pertemuan singkat, hanya 30 menit, tanpa paksaan.
Dalam salah satu pesannya, Denada menulis dengan penuh harap, meminta izin untuk sekadar bertemu dan memeluk Ressa jika memang diizinkan.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memahami jika Ressa belum siap atau masih merasa marah.
“Aku cuma pengin ketemu, kalau boleh peluk saja, paling lama 30 menit. Tapi kalau Ressa enggak mau juga enggak apa-apa,” ucapnya.
Namun, usaha tersebut tidak berjalan mulus. Dari rangkaian pesan yang ia kirimkan sejak tanggal 3 hingga 9 Februari, respons dari Ressa sangat minim.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @denadaindonesia / YouTube Cumicumi
Hanya ada satu balasan singkat berupa “waalaikumsalam”, yang sempat membuat Denada merasa sedikit lega, meski kemudian komunikasi kembali terhenti.
Meski begitu, Denada tidak menyerah. Ia terus mengirimkan pesan dengan nada yang lembut dan penuh doa, menunjukkan bahwa ia tidak ingin memaksa, melainkan hanya ingin membuka pintu komunikasi.
Dalam kesempatan itu, Denada juga menyinggung soal panggilan dari Ressa kepadanya.
Ia mengaku tidak ingin memaksakan Ressa untuk langsung memanggilnya “ibu”, mengingat hubungan mereka yang belum terjalin secara dekat selama ini.
Denada bahkan memberikan kebebasan penuh kepada Ressa untuk memilih panggilan yang dirasa nyaman, apakah “Mbak” atau “Ibu”.
Baginya, yang terpenting adalah membangun kembali hubungan secara perlahan tanpa tekanan.
“Aku tentunya kepengin dipanggil ibu, tapi aku merasa itu enggak adil buat dia kalau tiba-tiba aku datang dan minta dipanggil ibu,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya siap menunggu kapan pun Ressa siap untuk bertemu. Denada menyadari bahwa proses ini tidak bisa instan dan membutuhkan waktu.
Curahan hati Denada ini pun menuai beragam reaksi dari publik. Banyak yang merasa terharu melihat ketulusan dan penyesalan yang ia ungkapkan.
Tak sedikit pula yang berharap agar hubungan antara Denada dan Ressa bisa segera membaik di masa depan. (adk)
Load more