Tukang Becak Tanpa Tanah Dapat Rp40 Juta, KDM: Besok Jangan Narik, Cari Tanah Dulu
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan dalam pelaksanaan program kompensasi bagi para tukang becak yang diminta tidak beroperasi selama arus mudik.
Kebijakan tersebut tak hanya bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas, tetapi juga memastikan para pengayuh becak tetap memperoleh penghasilan selama masa pembatasan aktivitas.
Momen menarik terjadi di Polsek Gempol, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam kesempatan itu, KDM turun langsung berdialog dengan para tukang becak yang hadir.
Tujuan awal kegiatan ini adalah untuk mengurangi kemacetan saat mudik.
Namun, di balik itu, muncul kisah-kisah kehidupan yang menyentuh, salah satunya dari seorang tukang becak bernama Lingga Oktavianus.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Lingga dipanggil ke depan. Percakapan dimulai dengan pertanyaan sederhana.
“Orang mana?” tanya KDM.
“Desa Kepu,” jawab Lingga.
KDM kemudian meminta Lingga menunjukkan isi dompetnya.
“Sedikit, soalnya jarang berangkat,” kata Lingga.
“Kenapa?”
“Kan sudah ada aturannya,” ujarnya, merujuk pada kebijakan pembatasan aktivitas selama arus mudik.
Lingga juga mengaku belum mencairkan bantuan Rp1,4 juta yang diberikan pemerintah.
“Sudah ditarik belum yang Rp1,4 juta?”
“Belum, masih di buku.”
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Percakapan kemudian mengarah pada kondisi tempat tinggal Lingga.
“Sekarang tinggal di mana?”
“Numpang, di rumah mertua.”
“Tanahnya ada nggak?”
“Belum. Nggak ada sama sekali.”
Jawaban itu sontak membuat suasana berubah. Tanpa banyak pertimbangan, KDM langsung mengambil keputusan yang mengejutkan.
KDM Beri Bantuan Rp40 Juta untuk Beli Tanah
“Ya sudah, saya kasih Rp40 juta, buat bangun rumah, buat beli tanah,” ujar KDM.
Lingga tampak terdiam sejenak sebelum menjawab singkat, “Siap.”
KDM kemudian memberikan arahan lanjutan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik.
“Nanti kasih nomor rekeningnya ke ajudan saya ya. Buat beli tanah, habis itu nanti nyicil bangun rumahnya.”
Bahkan, KDM meminta Lingga untuk berhenti sementara dari aktivitasnya sebagai tukang becak.
“Mulai besok jangan ngebecak, cuti, cari dulu tanahnya,” kata KDM.
Perluasan Bantuan untuk Pekerja Transportasi
Tak hanya berhenti pada tukang becak, KDM juga menyoroti kelompok pekerja transportasi lainnya.
Ia meminta pemerintah daerah untuk mulai mendata sopir angkot hingga ojek.
“KDM berujar ke Bupati untuk mendata angkot juga, untuk diberi bantuan.”
Ia menambahkan, ke depan para pekerja sektor informal ini juga akan mendapatkan perlindungan sosial.
“Nanti tukang becak, supir angkot, ojek, diberi BPJS Ketenagakerjaan, biar kalau meninggal dapat santunan,” tambahnya.
(gwn)
Load more