Usai Aksinya di Eskalator Viral, Ibu-ibu Berbaju Hijau Ngamuk di TransJakarta: Tuduh Penumpang Jadi Antek Fredy Pratama
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang ibu-ibu berbaju hijau mencuri perhatian. Ia yang sebelumnya sempat viral karena dramanya di eskalator, kini terekam mengamuk diduga berada di Bus TransJakarta.
Menariknya, aksi marah-marah saat berada di eskalator dan TransJakarta itu membuat ibu-ibu berbaju hijau dijuluki netizen sebagai "Ibu Sinetron".
Tak ayal, aksi ibu-ibu tersebut menimbulkan kegaduhan saat di eskalator hingga TransJakarta. Ia terekam meluapkan emosinya kepada orang lain dibalut dengan narasi secara frontal.
Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @jakarta_siders, Kamis (19/3/2026), ibu-ibu itu terekam di dalam kabin Bus TransJakarta. Di momen itu, ia terlihat marah-marah kepada seorang penumpang berpakaian hitam.
Ironisnya, ibu-ibu tersebut tiba-tiba menuding penumpang yang sedang berdiri itu sebagai anak buah bandar narkoba kelas internasional, Fredy Pratama.
"Apa kamu dibayar sama Fredy Pratama, bandar narkoba?," ucap ibu-ibu berwarna hijau tersebut sambil berteriak dan menunjuk kepada penumpang berpakaian hitam.
Ia tidak habis pikir penumpang tersebut tidak melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba kelas kakap tersebut.
"Kok sampai nggak kau tangkap," tegasnya.
Rasis kepada Penumpang TransJakarta
- Istimewa
Lebih lanjut, ia bahkan semakin frontal melakukan penyerangan secara verbal. Dalam momen itu, ia menuding penumpang tersebut dibalut dengan rasisme.
Ibu-ibu tersebut bahkan menuduh penumpang itu sebagai intelijen dari negara lain. Ia mendesak agar menangkap etnis China yang kabur ke luar negeri.
"Ini reserse China, saya beritahu dia, tangkap etnismu China yang melarikan diri ke luar negeri oleh kriminal, tangkap dia!," desak ibu-ibu tersebut.
Seorang penumpang di TransJakarta lainnya terekam sangat geram. Ia mendesak ibu-ibu tersebut turun dari kabin bus.
Namun Ibu Sinetron itu justru semakin menjadi-jadi sambil melontarkan kata-kata kasar. Ia sangat meyakini penumpang tersebut antek-antek dari bandar narkoba.
"Ya iyalah Fredy Pratama, narkoba. Kenapa? Fredy Pratama narkoba, tangkap dia. Kalau kenapa dia masih berkeliaran, karena dia membayar reserse-reserse China, makanya nggak ketangkap-tangkap," jelasnya dengan intonasi tinggi.
Ia menjelaskan, tujuan dirinya marah-marah memiliki alasan yang jelas. Ungkapan tersebut dinilai sebagai kebenaran.
Wanita paruh baya itu bahkan menuduh penumpang tersebut tidak menyukai Warga Negara Indonesia (WNI). Menurutnya, pria berbaju hitam itu tidak pantas berada di Indonesia.
"Kamu tinggal di daerah Indonesia. Kalau kamu bilang b*ngs*t, kembali ke Tiongkok, kembali kamu ke China, di sini adalah negeri. Kamu dapat gaji dari pajak rakyat Indonesia, ingat itu om!," imbau dia.
Ia mengakui banyak etnis dari China yang berkualitas. Namun penumpang tersebut dianggap bermasalah hanya perkara menjadi antek-antek bandar narkoba.
"Makanya dia masih berkeliaran. Itu yang saya inginkan. Ini reserse yang kurang ajar, yang tidak mau mendengar kebenaran," paparnya.
Seorang penumpang wanita menghampirinya agar ibu-ibu tersebut tidak gaduh. Pasalnya penumpang berbaju hitam itu semakin bingung melihat wanita paruh baya terus marah-marah kepadanya.
"Karena dia salah. Dia mengatakan orang yang salah itu baik. Orang yang benar dan baik dikatakan salah ini suatu (hal aneh). Jangan mengklaim, jangan men-judge seperti itu. Saya pengin mana buktinya kalau saya teroris, mana buktinya? Ayo buktikan sekarang," sebut dia sambil ngotot.
Sontak, video ibu-ibu berbaju hijau marah-marah kepada penumpang TransJakarta viral. Netizen langsung memberikan beragam reaksi atas kejadian tersebut.
"Kayaknya si ibu punya masalah kejiwaan nggak sih? Kalau normal, nggak mungkin gitu deh," ujar @rs.kyxxx.
"Semua orang dia bilang reserse," ketawa @iirmxxx.
"Ini yang ibu-ibu tidak fantas itu kan, yang di eskalator?," tanya @ulfaxxx.
Momen Ibu-ibu Berbaju Hijau Mengamuk di Eskalator Viral
- Istimewa
Sebelumnya, ibu-ibu tersebut memang terekam adu mulut di eskalator salah satu mal. Video aksi marah-marahnya di eskalator viral di media sosial.
Saat mengamuk di eskalator, ibu-ibu itu mengenakan pakaian yang serupa ketika berada di TransJakarta. Kala itu ia menuding perekam sebagai reserse.
Ia menganggap perekam sudah keterlaluan kepada orang tua. Ia tak segan melabeli sang perekam sebagai maling.
"Kamu reserse muda sudah bersifat seperti ini, apalagi kalau kamu jadi tua. Nggak pantas reserse muda, nggap sopan. PTDH kamu ya, pecat tidak dengan hormat kode etik," bebernya.
"Kau rekam omongan saya? Penampilan kayak gini buat apa ngelihatin barang saya? Matamu mata maling tahu nggak? Melihat barang, kalau perlu memegangi. Keluarkan busukmu, saya bukan kriminal, paham!," lanjutnya.
(hap)
Load more