GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semua Warga Diminta Waspada Cuaca Hari Ini! BMKG Ingatkan Hujan Lebat Saat Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Perjalanan Terganggu

Tidak hanya di Jawa Barat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah lain seperti Sumatera Selatan. Perubahan cuaca yang cepat, terutama hujan dengan intensitas
Jumat, 20 Maret 2026 - 17:09 WIB
Ilustrasi Semua Warga Diminta Waspada Cuaca Hari Ini! BMKG Ingatkan Hujan Lebat Saat Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Perjalanan Terganggu
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Menjelang arus mudik hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, masyarakat di berbagai daerah diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. 

Perjalanan jauh yang biasanya ditempuh saat Lebaran tentu membutuhkan persiapan matang, termasuk memantau prakiraan cuaca agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Perubahan cuaca yang cepat, terutama hujan dengan intensitas tinggi, berpotensi mengganggu mobilitas pemudik di jalan raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, meningkatnya volume kendaraan saat libur Lebaran 2026 membuat risiko perjalanan semakin tinggi jika tidak diantisipasi dengan baik. Hujan lebat, angin kencang, hingga potensi petir bisa memicu berbagai kendala seperti jalan licin, banjir, bahkan kemacetan

Oleh karena itu, memahami informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjadi langkah penting sebelum bepergian.

Cuaca Jawa Barat Didominasi Hujan dan Berawan

Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca di Jawa Barat pada Jumat, 20 Maret 2026 cenderung didominasi oleh awan tebal disertai hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Suhu udara berkisar antara 20 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi.

Beberapa daerah seperti Bogor, Majalengka, Indramayu, hingga Bekasi diprakirakan mengalami hujan ringan. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Sumedang, Subang, Purwakarta, hingga Kota Bogor dan Kota Sukabumi. Adapun wilayah lain seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan Cirebon umumnya berada dalam kondisi berawan.

Situasi ini membuat masyarakat diimbau untuk tetap siaga terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Menyiapkan perlengkapan seperti jas hujan atau payung menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kelancaran aktivitas harian.

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang

Tidak hanya di Jawa Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah lain seperti Sumatera Selatan. Ketua Tim Data dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengingatkan adanya potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

"Khususnya, wilayah Lahat, Muara Enim, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, Musi Rawas Utara untuk mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang pada sore hingga malam hari dalam waktu tiga hari ke depan," kata Sinta.

Ia menjelaskan bahwa pada pagi hingga siang hari, cuaca cenderung cerah berawan. Namun, kondisi dapat berubah signifikan pada sore hingga malam hari.

"Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer, terdapat potensi hujan ringan hingga sedang pada sore dan malam hari yang sifatnya masih lokal atau sporadis dengan durasi yang cenderung singkat,” ujarnya.

Meski bersifat lokal, hujan tersebut tetap perlu diwaspadai, terutama karena dapat disertai fenomena cuaca ekstrem seperti petir dan angin kencang.

Dampak Siklon Narele dan Ancaman Cuaca Ekstrem

BMKG juga mengungkap bahwa kondisi cuaca di Indonesia saat ini dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Narele yang terpantau di sekitar wilayah Australia. Siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum hingga 95 knot dan bergerak ke arah barat daya hingga barat.

Dampaknya memang tidak terjadi secara langsung di Indonesia, namun memicu berbagai fenomena atmosfer seperti low level jet, konvergensi, dan konfluensi yang meningkatkan pembentukan awan hujan.

Akibatnya, sejumlah wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, hingga Papua bagian selatan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG mengingatkan bahwa curah hujan tinggi dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor. Oleh karena itu, masyarakat—terutama yang berada di daerah rawan—diminta untuk terus memantau informasi terbaru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengimbau warga, terutama yang berada di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan, seperti pohon tumbang atau genangan air, serta selalu memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG," ujar Sinta.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, para pemudik diharapkan lebih berhati-hati dalam perjalanan. Mengatur waktu keberangkatan, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mengikuti informasi cuaca terkini menjadi kunci agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.
Lebaran Salam-salaman Sentuhan dengan Sepupu Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Khalid Basalamah

Lebaran Salam-salaman Sentuhan dengan Sepupu Memangnya Boleh? Begini Penjelasan Tegas Ustaz Khalid Basalamah

Apa hukumnya sepupu salam-salaman bersentuhan di saat lebaran Idulfitri? Ustaz Khalid Basalamah berikan jawaban tegas soal hukum salam-salaman sentuhan sepupu.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT