GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Keras Gubernur Dedi Mulyadi ke Pedagang Nanas, Sudah Difasilitasi Kios Gratis Tapi Masih Tak Tertib

Gubernur Dedi Mulyadi sindir pedagang nanas di Subang, sudah dapat kios gratis tapi masih buang sampah sembarangan dan tidak tertib.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:59 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik setelah melontarkan sindiran keras kepada para pedagang, khususnya pedagang nanas, saat meninjau pembangunan kios relokasi di Subang.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan penataan kawasan perdagangan berjalan dengan baik dan sesuai dengan konsep yang telah dirancang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peninjauan itu, pria yang akrab disapa KDM tersebut menekankan pentingnya penataan pedagang agar lebih tertib, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Namun, ia menemukan masih adanya perilaku kurang disiplin dari sebagian pedagang meski sudah difasilitasi tempat berjualan yang layak.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah membangun kios relokasi bagi pedagang dengan konsep arsitektur khas Sunda, yakni “Julang Ngapak”.

Desain ini dikenal dengan bentuk atap yang menyerupai sayap burung yang sedang mengepak, serta penggunaan material tradisional seperti ijuk.

Dedi Mulyadi secara khusus meminta agar pembangunan kios tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Ia juga menyoroti aspek teknis bangunan, termasuk penggunaan material.

“Ini jangan pakai kaca, semua pakai jalusi, pintunya pintu jalusi, jendela juga jalusi, jangan pakai kaca,” tegasnya saat meninjau lokasi.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Program relokasi ini bertujuan untuk menata pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Salah satu yang disorot adalah pedagang buah nanas yang selama ini berjualan di bahu jalan.

Kang Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa para pedagang tersebut telah diminta untuk pindah ke kios yang telah disediakan.

“Saat itu ada yang jualan nanas di pinggir jalan, sekarang diangkut dan disuruh pindah ke sini,” ujarnya.

Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan kondisi yang dinilai belum tertata dengan baik.

Saat berdialog langsung dengan pedagang, Kang Dedi menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi kios yang masih terlihat berantakan.

“Nah sekarang kan sudah ada kios, berantakan, tidak beres-beres. Sudah dirapikan malah dirusak. Jadi bagaimana mau berkahnya?” katanya dengan nada tegas.

Ia bahkan mempertanyakan jumlah pedagang yang masih berjualan di lokasi tersebut, untuk memastikan penataan berjalan sesuai rencana.

Lebih lanjut, KDM juga menyinggung soal perilaku sebagian pedagang yang dinilai kurang menghargai fasilitas yang telah diberikan secara gratis.

“Pedagang itu kadang pelit begitu. Tempat ingin tapi tidak mau bayar. Sampah dibuang sembarangan,” ujarnya.

Pernyataan ini langsung menjadi perhatian, mengingat fasilitas kios tersebut diberikan tanpa biaya kepada para pedagang.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kios yang dibangun oleh pemerintah diberikan secara gratis kepada para pedagang.

Saat salah satu pedagang bertanya apakah kios tersebut akan disewakan atau gratis, KDM menjawab singkat, “Gratis.”

Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan bantuan dana sebesar Rp1 juta kepada setiap pedagang, guna membantu proses pemindahan barang ke kios baru.

“Kasih satu pedagang satu juta ya,” perintahnya.

Namun, ia juga memberikan peringatan tegas bahwa jika pedagang tidak mengikuti aturan, maka fasilitas tersebut bisa saja dicabut.

“Kalau tidak nurut, kiosnya saya lepas saja,” tegasnya.

Program relokasi pedagang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman.

Selain itu, penataan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan dari sisi estetika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kang Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan kios dilakukan dengan harapan besar agar tidak ada lagi kesemrawutan di kawasan tersebut.

Langkah ini juga mencerminkan upaya pemerintah dalam menggabungkan penataan ekonomi rakyat dengan pelestarian budaya lokal, melalui penggunaan desain arsitektur khas Sunda yang memiliki nilai estetika. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Terima Kasih Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Diizinkan Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Terima Kasih Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Diizinkan Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Salah satu nama dalam daftar 24 pemain di final squad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 tersebut adalah bintang Borussia Monchengladbach, Kevin Diks.
2 Kali Dikalahkan Persib, Tim Pratama Arhan Justru Melaju ke Semifinal ACL 2

2 Kali Dikalahkan Persib, Tim Pratama Arhan Justru Melaju ke Semifinal ACL 2

Bangkok United tetap mampu melaju hingga semifinal AFC Champions League Two 25/26 meski sempat dua kali dikalahkan Persib Bandung di fase grup. Pratama Arhan ..

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT