GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaduh Aksi Joget di Dapur SPPG, Hendrik Irawan Berikan Klarifikasi Soal Pengakuan Untung MBG Rp6 Juta Sehari

Hendrik Irawan mendapat hujatan netizen usai aksi joget di dapur SPPG hingga pengakuannya soal insentif Rp6 juta per hari atas program MBG, ini Klarifikasinya
Kamis, 26 Maret 2026 - 01:45 WIB
Viral aksi joget di dapur SPPG, Hendrik Irawan klarifikasi soal insentif Rp6 Juta sehari
Sumber :
  • TikTok @mitrapangaubanbatujajar

tvOnenews.com - Publik dibuat geram dengan seorang pria bernama Hendrik Irawan yang berjoget di area dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain berjoget, Hendrik Irawan mendapatkan hujatan dari netizen lantaran ia mengaku diberikan insentif Rp6 juta per hari untuk membalas komentar dari netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah kak, saya dapat Rp6 juta per hari, sehat selalu ya kak,” tulis Hendrik pada kolom komentar unggahan media sosialnya.

Pengakuannya justru memancing amarah publik. Menurut netizen, aksi joget yang dilakukannya dinilai tidak pantas melihat dirinya sebagai mitra SPPG, kemudian ia mendapat hujatan dari netizen.

Setelah ramai di media sosial, Hendrik Irawan sekaligus mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Batujajar, Bandung Barat ini meminta maaf atas kegaduhan dari unggahan dirinya yang berjoget di media sosial.

Melalui media sosial TikTok @mitrapangaubanbatujajar, tak lupa ia memberikan klarifikasi terkait insentif yang ia dapatkan dengan menjawab tudingan dari netizen. 

“Saya mohon maaf kepada para netizen untuk huru-hara yang terjadi di sosial media,” ungkap mitra SPPG, Hendrik Irawan pada unggahan Tiktok @mitrapangaubanbatujajar.

“Hari ini saya ingin menjelaskan insentif yang saya dapatkan itu dari mana asalnya. Alhamdulillah netizen ingin tahu, jadi jangan sampai memblunder kemana-mana,” sambungnya menjelaskan.

Viral Pria Joget Pamer Untung Rp6 Juta dari MBG
Viral Pria Joget Pamer Untung Rp6 Juta dari MBG
Sumber :
  • ist

Hendrik sebagai mitra dari SPPG Pangauban, menjelaskan bahwa insentif yang didapatkan sejumlah Rp6 Juta per hari bukan berasal dari jatah milik anak-anak melainkan pemberian dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sebab, ia membangun dapur SPPG sangat luas dengan memakai uang pribadi. Hendrik mengaku membangun dapur tersebut dari tanah kosong dan tidak menggunakan uang pemerintah.

Kemudian, pemerintah ingin bekerja sama dengan mitra SPPG untuk berkolaborasi menjalankan program MBG.

Selain itu, ia mengatakan insentif sebesar Rp6 juta per hari menjadi pengganti lantaran dirinya sudah mengeluarkan modal sebesar Rp3,5 miliar untuk membangun usahanya.

Bahkan, Hendrik mengaku hingga kini belum balik modal sebab pemberian insentif tersebut tidak ia terima selama satu bulan penuh, melainkan hanya 24 hari dalam sebulan.

Bukan cuma dirinya, semua mitra SPPG mendapatkan insentif tersebut, namun ia seolah tidak terima kalau hanya dirinya yang mendapat hujatan dari netizen. 

“Saya tidak kenal sama netizen, saya juga sudah meminta maaf telah membuat huru-hara disini. Tapi perlu saya jelasin ya, saya mendapatkan insentif dari bapak Prabowo itu bukan hanya saya saja, tapi semua (mitra SPPG),” ujarnya.

“Jadi buat para netizen, bila mana ada kata-kata, tutur kata yang menyakiti netizen atau pihak manapun, saya mohon maaf apalagi ini masih suasana lebaran,” lanjutnya.

Tak hanya kepada netizen, Hendrik juga meminta maaf kepada Presiden Prabowo Subianto yang merasa terganggu dengan aksinya.

Akan tetapi ia mengaku tidak ingin melecehkan pihak manapun, melainkan tugasnya hanya membantu program MBG menjadi yang berkualitas baik.

“Dan saya pun meminta maaf kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, mungkin bapak Presiden merasa risih dengan statement antara joget-joget dan program MBG,” kata Hendrik.

“Disitu kami tidak melecehkan masyarakat, disini kami hanya membantu program bapak Prabowo memberi kualitas yang bagus, kualitas yang diharapkan untuk anak bangsa tumbuh sehat,” lanjutnya.

Hendrik juga mengungkapkan rasa bangganya memiliki presiden seperti Prabowo Subianto yang telah memikirkan anak-anak bangsa untuk bisa tumbuh kuat.

“Disini saya sangat bangga mempunyai bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah memikirkan anak-anak bagaimana bisa tumbuh besar dan kuat. Jadi disini saya tidak ada melecehkan masyarakat, saya hanya ingin membantu masyarakat,” kata Hendrik memuji Presiden Prabowo Subianto.

Dengan adanya SPPG ini, ia akan memberikan kualitas makanan terbaik berdasarkan pengalamannya mendirikan catering yang kini telah memiliki 4 dapur.

“Saya hanya dititipkan amanah oleh bapak Prabowo Subianto bagaimana mitra memberi kualitas yang baik dengan pengalaman saya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“InsyaAllah SPPG Pagauban akan menjadi dapur percontohan dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran Balas Proposal Damai AS dengan Tuntutan Tegas, Minta Blokade Dicabut hingga Aset Dibekukan Dibuka

Iran menuntut pencabutan blokade AS dan pembebasan aset yang dibekukan sebagai respons proposal damai Amerika Serikat di tengah konflik yang memanas.
Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan
Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar kembalinya sang Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu guncangan hebat di media olahraga Negeri Gingseng.
Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT