News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Dedi Mulyadi turun tangan soal dugaan pungli di Pantai Sayang Heulang Garut. Wabup Garut beri klarifikasi usai video viral dikeluhkan wisatawan.
Minggu, 29 Maret 2026 - 18:40 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Isu pungutan liar atau pungli kembali mencuat di Jawa Barat setelah sebuah video keluhan wisatawan viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan dugaan pungutan tidak wajar di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, yang langsung mendapat perhatian dari Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang beredar, seorang wisatawan wanita tampak memperlihatkan rincian biaya yang harus dibayarkan saat masuk ke kawasan pantai.

Ia menyebut adanya tarif Rp15 ribu untuk motor dan Rp5 ribu per penumpang, sehingga total biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp45 ribu per kendaraan.

“Di sini lihat Rp15 ribu katanya buat motor, buat penumpang Rp5 ribu, satu motor bayar Rp45 ribu,” keluh wisatawan tersebut dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.

Menanggapi video tersebut, Dedi Mulyadi langsung angkat bicara melalui akun media sosial pribadinya.

Ia menyayangkan adanya dugaan pungli yang justru merusak citra pariwisata di Jawa Barat.

Menurutnya, pungutan yang berlebihan dapat memicu kekecewaan wisatawan dan berdampak buruk terhadap sektor pariwisata daerah.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti video viral soal pungli harga tiket masuk Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soroti video viral soal pungli harga tiket masuk Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & TikTok/@Kimochil

Ia juga menilai kata-kata kasar wisatawan dalam video tersebut memang tidak pantas, namun penyebabnya juga perlu menjadi perhatian serius.

“Masuk pantai jangan terlalu banyak pungutan, akibatnya orang marah-marah. Marahnya memang tidak pantas, tetapi penyebabnya pun perkara yang tidak pantas,” ujar Kang Dedi.

Lebih lanjut, Kang Dedi meminta pemerintah daerah setempat untuk segera mengambil tindakan.

Ia menegaskan bahwa persoalan seperti ini seharusnya bisa diselesaikan di tingkat kabupaten tanpa harus menunggu intervensi dari pemerintah provinsi.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi juga menyinggung pentingnya peran pemerintah daerah, mulai dari kepala desa, camat, hingga bupati dan wakil bupati, untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di wilayahnya.

Ia bahkan secara terbuka meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera membereskan persoalan tersebut agar tidak mencoreng nama baik Jawa Barat.

“Kan tidak bagus kalau harus ditangani gubernur. Sudah ada camat, kepala desa, bupati, wakil bupati. Tolong bereskan, jangan bikin malu Jawa Barat,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah provinsi tidak akan mentoleransi praktik pungli, terutama di sektor pariwisata yang menjadi salah satu wajah daerah di mata publik.

Menariknya, setelah unggahan Dedi Mulyadi viral, banyak netizen turut membagikan pengalaman serupa di kolom komentar.

Sejumlah warga mengaku pernah mengalami pungutan tidak wajar di berbagai lokasi wisata di Jawa Barat.

Ada yang menyebut tarif parkir yang melonjak jauh dari harga resmi, hingga adanya pungutan tambahan yang tidak jelas dasar hukumnya.

Menanggapi viralnya kasus tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Garut, Luthfianisa Putri Karlina akhirnya memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di unggahan Dedi Mulyadi.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang terjadi.

Ia juga mengaku prihatin dan ingin segera mengambil tindakan, namun terkendala oleh batas kewenangan.

“Hapunten pisan Bapak, mohon maaf sebelumnya atas kejadian ini. Hati ini sedih sekali ingin banyak bertindak dan berbuat setegas Bapak tapi terbentur kewenangan,” tulisnya.

Permintaan maaf ini juga ditujukan kepada masyarakat yang merasa dirugikan akibat kejadian tersebut.

Langkah cepat dari Dedi Mulyadi menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga citra Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keberhasilan penanganan masalah ini juga sangat bergantung pada sinergi pemerintah daerah di tingkat bawah.

Dengan semakin banyaknya sorotan publik terhadap praktik pungli, diharapkan pengawasan di sektor pariwisata bisa diperketat dan memberikan efek jera bagi oknum yang mencoba mengambil keuntungan sepihak. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT