News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Sabtu, 4 April 2026 - 09:06 WIB
Dedi Mulyadi sidak sekolah kotor dan rusak
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

tvOnenews.com Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan.

Ia menemukan lingkungan sekolah yang kotor serta sejumlah fasilitas yang rusak parah dan tidak terawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur yang akrab disapa KDM itu pun tampak geram melihat kondisi tersebut.

Menurutnya, sekolah sebagai lembaga pendidikan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan dan estetika kepada para siswa.

“Sekolah itu tempat mendidik. Anak-anak harus diajarkan bagaimana hidup teratur, mulai dari cara masuk, duduk, hingga keluar, termasuk menjaga keindahan lingkungan,” kata KDM, seperti dikutip dari kanal YouTube miliknya.

Dedi Mulyadi dan Kepala Sekolah
Dedi Mulyadi dan Kepala Sekolah
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Dalam sidak tersebut, KDM pertama kali menyoroti area pos satpam. Kondisinya kotor dan tak terawat, selain itu banyak juga fasilitas yang sudah tidak layak.

Tak hanya soal fasilitas yang rusak, Dedi Mulyadi juga mempertanyakan penempatan pos yang dinilai tidak strategis karena tidak berada di bagian depan sekolah.

Kondisi pos yang tampak kumuh dan kurang layak serta lokasi penempatan yang tidak sesuai, menurut KDM mengurangi kesan rapi dan estetis lingkungan sekolah.

“Penempatan pos ini kurang tepat. Seharusnya ada di depan. Bongkar saja dan pindahkan ke lokasi yang semestinya,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa awalnya pos satpam memang berada di bagian depan.

Namun, atas arahan Kepala Dinas (Kadis), pos tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi saat ini.

Tak hanya menyoroti keberadaan pos satpam, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak melihat adanya inisiatif dari pihak sekolah untuk memperbaiki berbagai fasilitas yang rusak.

Padahal, menurutnya, pemerintah provinsi telah lebih dulu membenahi area depan sekolah, termasuk halte dan lingkungan sekitarnya.

Dedi Mulyadi dan Kepala Sekolah
Dedi Mulyadi dan Kepala Sekolah
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

“Bagian depan sudah dirapikan, tapi di dalam masih kotor,” ujarnya dengan nada kesal.

KDM menjelaskan bahwa dirinya sengaja tidak langsung menegur sejak awal, karena ingin melihat apakah pihak sekolah memiliki kesadaran untuk berbenah secara mandiri.

Namun, hingga sidak dilakukan, ia menilai belum ada langkah nyata yang diambil.

“Sejak awal saya lihat kondisi kumuh, kapan ini dibenahi? Apakah harus menunggu saya turun tangan dulu baru bergerak?” katanya.

Dedi Mulyadi sidak sekolah kotor dan rusak
Dedi Mulyadi sidak sekolah kotor dan rusak
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Sidak dilanjutkan ke area taman. Di sana terlihat ada bangku besi yang sudah berkarat serta kondisi pejalan kaki yang sudah rusak.

Kemudian, di area koridor terdapat atap yang sudah jebol dan dipenuhi dengan bintik hitam jamur yang kian memperparah kondisi sekolah.

Melihat hal tersebut KDM menegaskan bahwa pendidikan tidak semata-mata soal pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, termasuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, sekolah seharusnya menjadi tempat yang menanamkan nilai tanggung jawab dan inisiatif kepada para siswa.

Karena itu, Dedi Mulyadi berharap pihak sekolah dapat mulai menumbuhkan budaya peduli lingkungan, baik dari tenaga pendidik maupun peserta didik.

Ia juga meminta kepala sekolah segera melakukan penataan ulang area sekolah, memperbaiki fasilitas yang rusak, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman.

"Dulu ini kumuh banget, Pak. Saya kan lewat tiap hari, cuma saya belum masuk. Saya pengin tahu inisiatif dari sekolah. Tapi saya biarkan. Oh, enggak ada inisiatif," kata KDM  kesal.

Dedi Mulyadi mengaku kecewa karena sebelumnya ia sudah memberi contoh dengan merapikan area depan sekolah, berharap bagian dalam juga ikut dibenahi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pihak sekolah dinilai tidak menunjukkan inisiatif untuk memperbaiki kondisi tersebut. Hal inilah yang akhirnya membuat Dedi Mulyadi turun langsung dan memberikan teguran.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Simak ramalan tarot mingguan 6-12 April 2026 untuk semua zodiak. Ini adalah Waktunya untuk refleksi diri, menyelesaikan hal lama, dan bersiap memulai fase baru.
Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Ramalan Tarot Mingguan 6-12 April 2026: Saatnya Tutup Bab Lama dan Buka Lembaran Baru

Simak ramalan tarot mingguan 6-12 April 2026 untuk semua zodiak. Ini adalah Waktunya untuk refleksi diri, menyelesaikan hal lama, dan bersiap memulai fase baru.
Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

Penjelasan KCIC Soal Video Viral Berhentinya Whoosh di Kopo akibat Benda Asing

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberikan jaminan bahwa layanan kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung tetap beroperasi dengan aman meskipun sedang terjadi cuaca ekstrem. 
Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quatararo Ingin 'Sadarkan' Yamaha di MotoGP Spanyol 2026

Fabio Quartararo mengakui Yamaha mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026.
KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

KSAD Jamin Hak dan Kesejahteraan Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon. 
Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Update Harga iPhone 17 Series April 2026, Sudah Turun?

Simak update harga lengkap iPhone 17 Series April 2026 di Indonesia. Mulai dari iPhone 17 hingga Pro Max, apakah sudah turun? Cek daftar lengkapnya di sini.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT