Gubernur Dedi Mulyadi Temui Keluarga Pemilik Hajat yang Tewas Dikeroyok di Purwakarta, Sampaikan Permintaan Maaf
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
tvOnenews.com - Peristiwa pengeroyokan tragis terjadi di Purwakarta yang mengundang perhatian publik luas termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Seorang pria bernama Dadang, yang merupakan pemilik hajat, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang disebut sebagai preman kampung.
Kejadian memilukan ini terjadi saat acara hajatan tengah berlangsung.
Suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula dari kedatangan sekelompok orang ke lokasi hajatan.
Kasi Humas Polres Purwakarta, Enjang Sukandi, mengungkapkan bahwa kelompok tersebut diduga datang untuk meminta jatah kepada tuan rumah.
“Didapati pada saat hajatan sedang berlangsung, ada sekelompok orang yang datang ke tempat hajatan yang menurut warga sekitar itu nyebutnya minta jatah,” ujarnya.
Namun, situasi kemudian memanas akibat kesalahpahaman yang berujung keributan. Dalam insiden tersebut, Dadang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh lebih dari dua orang hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.
Peristiwa ini langsung mendapat respons dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui pernyataan di media sosial, Dedi menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf kepada keluarga korban.
“Saya sebagai Gubernur Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada keluarga Pak Dadang atas kelalaian kami sebagai penyelenggara daerah Provinsi Jawa Barat sehingga tidak bisa melindungi warganya,” ujar Dedi Mulyadi.
Permintaan maaf tersebut menjadi bentuk tanggung jawab moral atas peristiwa yang menimpa warganya.
Dedi juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang seperti hajatan.
Tidak hanya melalui pernyataan, Dedi Mulyadi juga menunjukkan kepeduliannya dengan mendatangi langsung kediaman keluarga korban.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Kehadirannya di rumah duka menjadi momen haru, di mana ia bertemu langsung dengan keluarga almarhum Dadang dan memberikan dukungan secara langsung.
Dalam kunjungannya, Dedi menegaskan bahwa tindakan pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku merupakan perbuatan yang tidak bisa ditoleransi.
Load more