Tak Disangka, Dedi Mulyadi Blak-blakan Ungkap Perubahan Sementara Jembatan Cirahong yang Disulap Pemprov Jabar
- Kolase Antara/Farika Nur Khotimah & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengungkapkan kabar terbaru. Informasi ini datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terkait Jembatan Cirahong, Ciamis.
Dedi Mulyadi mengatakan, Pemprov Jabar serius memperhatikan kondisi Jembatan Cirahong. Jembatan penghubung Ciamis-Tasikmalaya ini diduga menjadi ladang pungli viral di media sosial.
Dedi Mulyadi menyampaikan kondisi terbaru Jembatan Cirahong. Jembatan ini kini mengalami beberapa perubahan sementara.
KDM sapaan akrabnya menegaskan bahwa, Jembatan Cirahong saat ini terlihat semakin tertata rapi. Pemprov Jabar juga berupaya melancarkan lalu lintas guna menghindari pungli.
"Jembatan Cirahong kini sudah bantalannya tertata rapi. Di atasnya, ada lampu yang sifatnya sementara agar tidak mengalami kegelapan ketika lewat," ungkap Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Jumat (10/4/2026).
Dedi Mulyadi Singgung Kondisi Gelap di Jembatan Cirahong
- tim tvOne
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyoroti kegelapan di sekitar area jembatan ini. Pasalnya, Jembatan Cirahong memiliki ketinggian 66 meter.
Berdasarkan hasil survey tvOnenews.com di lapangan, Jembatan Cirahong juga terletak di atas permukaan Sungai Citanduy. Tentu, posisi jembatan peninggalan zaman Belanda tahun 1893 ini seolah terlihat mengerikan.
Dengan ketinggian itu, Jembatan Cirahong memiliki fungsi ganda. Di bagian atasnya berfungsi untuk perlintasan rel kereta api, sedangkan di bagian bawahnya untuk kendaraan.
Karena berada di ujung, kondisi gelap di Jembatan Cirahong menjadi pemicu juru parkir maupun pungli menjaga area tersebut. Maka dari itu, KDM memasang lampu untuk pencahayaan di sekitarnya.
"Menuju jembatannya, lampu-lampu mulai dipasang," katanya.
Selain itu, KDM mengungkapkan kondisi bantalan jembatan. Kata dia, bagian ini sudah dikasih garis kuning untuk berfungsi sebagai pembatas jalur kendaraan motor dari dua arah.
"Guna terlihat jalan yang harus dilalui masing-masing berdasarkan jalur yang dimilikki," terangnya.
KDM Nilai Lalu Lintas Jembatan Cirahong Tidak Perlu Diatur Pungli
- Antara
Dalam unggahan video itu, KDM memberikan penilaian lalu lintas kendaraan yang dilalui warga saat melewati jembatan ini. Berdasarkan hasil surveynya, ia berpendapat perlintasan Jembatan Cirahong cukup lancar.
Ia melihat ada banyak warga santai menggunakan kendaraan motornya saat melintasi Jembatan Cirahong. Bahkan, hal itu terjadi dari dua arah yang berlawanan.
Mantan Bupati Purwakarta ini melihat luas jembatan tersebut juga cukup besar. Menurutnya, perlintasannya tidak menunjukkan kendala maupun hambatan yang mengharuskan jasa berpotensi adanya pungli.
"Relatif lancar, tidak perlu ada pengaturan," tegasnya.
Soal keamanan, kata dia, hal ini tentu menjadi tugas beberapa pihak aparat setempat. Setidaknya melibatkan pihak dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Ia memahami lokasi jembatan ini potensi rawan tindak kejahatan. Ia mengimbau pihak Kepolisian memberikan rasa aman bagi warga yang melintas, khususnya dari aksi pungli.
Ia mengatakan, Pemprov Jabar berencana untuk melakukan penataan lebih lanjut. Targetnya untuk merapikan hingga melebarkan jalan di sekitar area dan menuju lokasi jembatan.
Ia menambahkan, tujuan penataan ini untuk disulap menjadi area komersil. Contohnya akan membangun bangunan untuk pedagang makanan khas Sunda yang mengarahkan agar tempat itu bisa menjadi wisata.
"Sebelum lokasi, ada rest area yang digunakan untuk pedagang. Nanti akan kami tata dengan bangunan-bangunan khas Sunda," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah juga akan mengecat ulang. Kemudian, Jembatan Cirahong akan dipasang lampu hias dengan tujuan terlihat lebih menarik dan indah.
"Dan izin pengecatannya sudah turun dari Dirut KAI. Kemudian, akan kami pasang lampu yang estetik sehingga jembatan itu terasa indah," paparnya.
Dengan adanya tindakan dari Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi hanya berharap agar masyarakat selalu merawat dan menjaga Jembatan Cirahong. Ia harus mengakui jembatan ini peninggalan tertua yang terjadi di masas lalu namun masih bermanfaat sampai sekarang.
"Selanjutnya, tugas kita adalah menjaga merawat seluruh aset peninggalan yang ditinggalkan oleh kolonial yang oleh kita dianggap penjajah tetapi masih meninggalkan sisa-sisa peradaban masa lalu yang masih bisa dinikmati kita saat ini," tukasnya.
(hap)
Load more