GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rayakan Ulang Tahun ke-55, Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Mendalam untuk Warga Jawa Barat

Dedi Mulyadi rayakan ulang tahun ke-55 di Lembur Pakuan dengan penuh makna dan pesan mendalam tentang kepemimpinan, serta kehidupan bagi warga Jawa Barat.
Minggu, 12 April 2026 - 07:51 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merayakan ulang tahunnya yang ke-55 pada Sabtu, 11 April 2026, dengan cara yang tidak biasa.

Momen spesial tersebut berlangsung di kediamannya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, dengan nuansa budaya Sunda yang kental dan sakral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perayaan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta masyarakat sekitar.

Namun, berbeda dari perayaan ulang tahun pada umumnya, tidak ada tiupan lilin maupun pesta meriah.

Sebagai gantinya, Dedi menghadirkan simbol 55 obor yang dinyalakan sebagai representasi perjalanan hidupnya.

Dalam sambutannya, Dedi menegaskan bahwa dirinya tidak menganggap ulang tahun sebagai sesuatu yang harus dirayakan secara berlebihan.

“Malam hari ini saya tidak merayakan ulang tahun, karena tahun itu berulang tanpa harus dirayakan. Saya juga tidak meniup lilin, karena saya tidak ingin ada simbol kematian dalam lilin. Biarlah cahaya itu terus menyala,” ujarnya.

Simbol 55 obor yang dinyalakan menjadi gambaran perjalanan hidup yang penuh kenangan, harapan, sekaligus refleksi diri.

Dedi Mulyadi rayakan ulang tahun penuh makna
Dedi Mulyadi rayakan ulang tahun penuh makna
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Dalam momen tersebut, Dedi Mulyadi banyak menyampaikan pesan mendalam, terutama tentang sosok ibu yang menurutnya memiliki peran luar biasa dalam membentuk karakter manusia.

Ia mengenang ibunya yang tidak bisa membaca dan menulis, namun mampu membesarkan sembilan anak hingga berhasil.

“Saya belajar dari seorang ibu yang lapar demi anak-anaknya bisa makan. Dari ibu yang menahan diri, lahir generasi yang kuat,” ungkapnya dengan penuh haru.

Menurut Dedi, seorang pemimpin sejatinya harus memiliki sifat seperti seorang ibu, yaitu rela berkorban, menahan keinginan pribadi, dan mengutamakan kesejahteraan orang lain.

“Dari pemimpin yang menahan lapar, akan lahir rakyat yang sejahtera. Tapi dari pemimpin yang mengutamakan dirinya sendiri, akan lahir penderitaan,” tegasnya.

Selain itu, Dedi juga menyampaikan filosofi kehidupan yang diambil dari budaya Sunda, di mana Tuhan dimaknai dekat dengan sosok ibu melalui konsep “Sunan Ambu”, sebagai pusat kasih sayang dan cinta.

Dalam refleksi hidupnya, Dedi juga mengungkapkan perjalanan pribadinya yang penuh ujian.

Ia pernah mengalami kehilangan dan perpisahan dalam hidupnya, yang kemudian membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat.

“Dalam hidup saya, ada dua kehilangan. Satu karena kematian, satu karena perceraian. Tapi itu menjadi pelajaran untuk terus berdiri dan membesarkan anak-anak dengan penuh cinta,” ujarnya.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Ia juga menegaskan bahwa dirinya memilih untuk fokus membesarkan anak-anaknya tanpa harus menikah kembali, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap keluarga.

Dalam pidatonya, Dedi menyinggung pentingnya keseimbangan dalam diri manusia, antara sifat maskulin dan feminin.

Menurutnya, keduanya harus hadir agar seseorang bisa menjadi pribadi yang utuh dan mampu membangun generasi yang kuat.

Tak hanya berbicara tentang keluarga dan kepemimpinan, Dedi juga menyinggung kondisi bangsa dan pentingnya menjaga nilai-nilai kehidupan.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam keserakahan, keangkuhan, serta gaya hidup berlebihan yang justru menjauhkan dari kebahagiaan sejati.

"Hidup sudah ada takarannya, hidup sudah ada ukurannya. Tugas kita hanya menjalani saja. Menerima apa adanya yang menjadi takdir Tuhan,” katanya.

Dalam suasana yang diguyur hujan, Dedi justru melihat hal tersebut sebagai simbol keberkahan.

Ia mengajak masyarakat untuk memaknai hujan sebagai anugerah yang harus dikelola dengan baik, bukan sebagai penghalang.

“Hujan ini bukan menghalangi, tapi mengantarkan kita. Negeri ini adalah surga, dan hanya orang yang berhati seperti di surga yang mampu memakmurkannya,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Dedi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan hidupnya, terutama sahabat-sahabat lama yang tetap setia mendampingi sejak dirinya belum menjadi siapa-siapa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjadi pribadi yang sama, meskipun jabatan yang diemban terus berubah.

“Dedi tidak akan berubah. Jabatan boleh meningkat, tapi jiwa saya tetap sama,” pungkasnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Pemburu Scudetto Jadi Tim Pesakitan: Nestapa AC Milan yang Terpaksa Mulai dari Nol Lagi Demi Mimpi Raih Juara

Dari Pemburu Scudetto Jadi Tim Pesakitan: Nestapa AC Milan yang Terpaksa Mulai dari Nol Lagi Demi Mimpi Raih Juara

Musim 2025/2026 menjadi periode paling mengecewakan bagi AC Milan. Sempat bersaing dalam perebutan gelar justru malah menutup musim di luar zona Liga Champions.
Meski Sudah Dipanggil John Herdman, Jay Idzes Tetap Bikin Was-was Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Meski Sudah Dipanggil John Herdman, Jay Idzes Tetap Bikin Was-was Timnas Indonesia Jelang FIFA Matchday Juni 2026

John Herdman dibuat pusing dengan kondisi cedera kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes yang kembali kambuh saat membela Sassuolo melawan Parma pada 24 Mei 2026.
Tinggalkan Tradisi Italia, Duet Cardinale-Ibrahimovic Siapkan Revolusi Besar di AC Milan

Tinggalkan Tradisi Italia, Duet Cardinale-Ibrahimovic Siapkan Revolusi Besar di AC Milan

AC Milan memasuki transisi ekstrem setelah musim 2025/2026 berakhir jauh dari harapan. Gagal lolos Liga Champions membuat Rossoneri melakukan revolusi besar
Kapan Hari Tasyrik 2026? Larangan Puasa Bagi Umat Muslim, Ini Jadwalnya

Kapan Hari Tasyrik 2026? Larangan Puasa Bagi Umat Muslim, Ini Jadwalnya

Kapan hari Tasyrik 2026? Larangan puasa bagi umat Muslim, simak jadwal lengkapnya pada Dzulhijjah 1447 H.
Satria Muda Bandung Jadi Tim Pertama Lolos Semifinal IBL Usai Kalahkan Hangtuah Jakarta

Satria Muda Bandung Jadi Tim Pertama Lolos Semifinal IBL Usai Kalahkan Hangtuah Jakarta

Unggul satu poin dari gim pertama, Satria Muda memastikan diri menyegel slot semifinal usai kembali mengalahkan Hangtuah Jakarta di gim kedua. Skor akhir 105-100 berakhir di Bandung Arena, Kota Bandung, Rabu (27/5/2026). 
Keluarga Ogah Pindah ke Italia, Rencana AC Milan Boyong Andoni Iraola Terancam Gagal

Keluarga Ogah Pindah ke Italia, Rencana AC Milan Boyong Andoni Iraola Terancam Gagal

AC Milan bergerak mencari pelatih baru setelah menjalani musim yang penuh kekecewaan. Rossoneri kini menjadikan Andoni Iraola sebagai salah satu target utama.

Trending

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT