Respons Bijak Dedi Mulyadi soal Kades Beri Sinyal Penolakan Penertiban Pungli di Jembatan Cirahong
- Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang
Jakarta, tvOnenews.com- Permasalahan jembatan Cirahong terus menuai perhatian publik, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam videonya, Dedi Mulyadi merespons ucapan Kepala Desa menyinggung nasib para relawan Jembatan Cirahong, Jawa Barat yang sudah lama menjaga keamanan.Â
Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu memberikan pesan tegas, jika Pemerintah Jabar akan mengurus bersama masyarakat sekitar.
- Antara
"Sedangkan untuk keamanan, alam menurut saya keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab aparat, tanggung jawab warga di lingkungan untuk menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing," katanya.
"untuk itu yuk mari kita bersama-sama mewujudkan tata lingkungan di provinsi Jawa Barat yang aman nyaman bagi seluruh warga dan bebas dari pungutan ataupun sumbangan apapun (Pungli)," tegas KDM dalam Instagramnya, Minggu (12/4).
Ucapan Gubernur Jawa Barat itu disampaikan untuk menanggapi video berisi perkataan Kades dimedia sosial (Medsos).
Kades Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Dian Cahyadinata menunjukan ketidaksetujuan kebijakan yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
- Tangkapan Layar YouTube Pemkab Subang
Persoalan penertiban di Jembatan Cirahong menurut Kades Dian, pemerintah juga perlu memerhatikan nasib para 'relawan' yang kurang lebih ada 40 orang.
"40 orang ini harus bagaimana? Ya, minimal kita harus perhatikan untuk pekerjaannya seperti apa?" ujarnya melansir dari Instagram @sundalandmedia.
"Adanya petugas relawan yang bertugas berjaga di situ, ini mah muklis keinginan dorongan hati nurani dari petugas relawan yang ingin lalu lintas dari arah Ciamis ke Tasik atau sebaliknya supaya tidak terjadi kecelakaan, supaya lalu lintasnya lancar," sambung Dian.
Sebelumnya, KDM sudah menyampaikan akan menindak tegas pihak manapun yang melakukan pungutan liar (Pungli) di Jembatan Cirahong.Â
"Apabila masih terus dilakukan pungutan, maka kami akan melakukan tindakan, bahwa saudara telah melakukan pungutan liar terhadap masyarakat. Saya ucapkan terima kasih dan pasti ujung-ujungnya adalah pidana," tegas Bapak Aing itu.
KDM juga mengingatkan kalau Pemprov Jawa Barat telah memperbaiki jembatan milik PT KAI tersebut dengan anggaran senilai Rp1 miliar.
Load more