News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas Dedi Mulyadi Jadi Sorotan Saat Warga Minta Tabayyun Agar Bisa Atur Jalan di Jembatan Cirahong

Sikap tegas Dedi Mulyadi saat sidak di Jembatan Cirahong viral, menolak praktik pungli dan menegaskan fungsi jalan untuk kepentingan serta keselamatan publik.
Minggu, 12 April 2026 - 22:33 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik setelah melakukan sidak ke Jembatan Cirahong yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis.

Dalam kunjungan tersebut, Dedi tidak hanya meninjau kondisi fisik jembatan, tetapi juga menyoroti berbagai aspek penting mulai dari infrastruktur, sistem pengecatan jalan, hingga penerangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidak yang dilakukan Dedi Mulyadi ini bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas publik yang telah dibangun dengan anggaran besar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Ia bahkan memantau langsung kondisi lalu lintas di jembatan dengan memperhatikan kendaraan yang melintas.

Hasil pengamatannya menunjukkan bahwa dua sepeda motor yang berpapasan masih dapat melintas dengan lancar tanpa hambatan berarti, menandakan bahwa fungsi jalan masih berjalan dengan baik.

Meski demikian, Dedi tetap menekankan pentingnya perawatan berkala. Ia mengingatkan bahwa bagian-bagian vital seperti baut dan struktur besi harus mendapatkan perhatian khusus agar tidak berkarat.

Menurutnya, perawatan yang konsisten menjadi kunci utama agar jembatan tetap kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang.

Dalam sidak tersebut juga terungkap bahwa anggaran pembangunan sebelumnya untuk jembatan tersebut hampir mencapai Rp1 miliar.

Dengan nilai yang cukup besar itu, Dedi menegaskan bahwa pemeliharaan tidak boleh diabaikan.

Dedi Mulyadi memantau jembatan Cirahong
Dedi Mulyadi memantau jembatan Cirahong
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube KANG DEDI MULYADI CHANEL

Ia meminta agar pihak terkait memastikan kondisi jembatan selalu dalam keadaan layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain menyoroti aspek teknis, Dedi juga melihat potensi kawasan sekitar jembatan untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Dengan pemandangan yang unik dan nilai historis yang dimiliki Jembatan Cirahong, kawasan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri jika dikelola dengan baik.

Namun, momen yang paling menyita perhatian publik terjadi di akhir kunjungan.

Saat Dedi hendak meninggalkan lokasi, ia tiba-tiba didatangi oleh seorang warga yang selama ini dikenal sering mengatur lalu lintas di jembatan tersebut.

Aktivitas tersebut sebelumnya sempat disorot karena diduga berkaitan dengan praktik pungutan liar atau pungli.

Warga tersebut mengaku ingin mengajak Dedi untuk melakukan tabayyun atau klarifikasi.

Namun, respons yang diberikan Dedi justru tegas dan langsung. Ia mempertanyakan dasar dari permintaan tersebut dengan menegaskan fungsi utama pembangunan jembatan.

Dedi Mulyadi saat ditemui warga
Dedi Mulyadi saat ditemui warga
Sumber :
  • YouTube

“Punten bapak mau tabayyun apa? Gini saya tanya, ini dibangun oleh siapa?” tanya Dedi Mulyadi kepada pria tersebut.

Ketika dijawab bahwa jembatan tersebut dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dedi kembali menegaskan bahwa fasilitas tersebut diperuntukkan bagi masyarakat luas, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ia juga menegaskan bahwa tugas pemerintah adalah memastikan jalan dibangun dengan baik, dilengkapi marka yang jelas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna.

Tidak hanya itu, ia juga menyinggung pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus memungut biaya dari pengguna jalan.

“Udah tugas saya bangun jalan hari ini, ngecat tugas saya itu. Tugas gubernur itu membangun jalan, membuat garis tengah, kemudian membuat warga nyaman,” tegasnya.

Sikap tegas tersebut menjadi sinyal kuat bahwa tidak boleh ada praktik pungli dalam bentuk apa pun, termasuk yang dibungkus dengan dalih membantu mengatur lalu lintas.

Dedi kemudian memilih untuk mengakhiri percakapan dan langsung meninggalkan lokasi, menunjukkan bahwa ia tidak memberi ruang terhadap praktik yang merugikan masyarakat.

Momen ini pun viral di media sosial dan menuai beragam respons dari publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang mengapresiasi ketegasan Dedi dalam menegakkan aturan dan melindungi kepentingan masyarakat luas.

Tidak sedikit pula yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberantas pungli di ruang publik. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT