Unggahan Nurul Sahara Usai Yai Mim Meninggal Dunia Disorot, Netizen Berbondong-bondong Beri Komentar
- YouTube Cumicumi
tvOnenews.com - Kabar meninggalnya Muhammad Imam Muslimin alias Yai Mim menjadi perhatian publik.
Pria yang dikenal sebagai eks dosen di lingkungan kampus keagamaan ini dikabarkan meninggal dunia secara mendadak saat hendak menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang Kota pada Senin, 13 April 2026.
Di tengah suasana duka tersebut, sorotan publik justru turut mengarah pada unggahan Nurul Sahara, sosok yang sebelumnya memiliki konflik hukum dengan Yai Mim.
Diketahui, Nurul Sahara adalah pelapor dalam kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi yang menjerat Yai Mim hingga berstatus sebagai tersangka dan ditahan.
Melalui akun TikTok pribadinya, Nurul Sahara mengunggah kabar duka atas meninggalnya Yai Mim.
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan ulang postingan dari rekannya, Siti Jumyanti, yang menyampaikan belasungkawa.
“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya bapak Imam Muslimin (Yai Mim). Semoga Allah memberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum husnul khotimah,” tulis Siti Jumyanti dalam unggahan yang kemudian dibagikan ulang oleh Nurul Sahara.
Tak hanya membagikan ulang, Nurul Sahara juga menambahkan pesan singkat yang berisi permohonan maaf untuk almarhum.
- TikTok/saharavibesssss
“Mohon dimaafkan segala salah dan khilaf beliau ya,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.
Namun, alih-alih mendapat respons simpati sepenuhnya, unggahan tersebut justru memicu gelombang komentar dari warganet.
Dalam waktu singkat, kolom komentar dipenuhi berbagai tanggapan yang menunjukkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Sebagian netizen memberikan respons yang bernada sinis hingga mempertanyakan sikap Nurul Sahara.
Ada pula yang mengaitkan peristiwa meninggalnya Yai Mim dengan konflik hukum yang sebelumnya terjadi di antara keduanya.
“Allah menyelamatkan beliau dari fitnah dunia,” tulis salah satu netizen.
“Mba udah sempet minta maaf?” komentar netizen lainnya.
Tak sedikit pula yang menyampaikan komentar bernada sindiran.
“Akhirnya kamu menang Sahara di dunia,” tulis seorang pengguna TikTok.
“Tapi di akhirat, hanya dia dan Tuhan yang tahu,” ujar netizen lainnya.
Meski demikian, ada juga sebagian warganet yang mencoba melihat unggahan tersebut dari sudut pandang empati, menganggap bahwa ucapan belasungkawa adalah bentuk penghormatan terakhir tanpa melihat latar belakang konflik yang pernah terjadi.
Di sisi lain, kasus yang menjerat Yai Mim sebelumnya memang menjadi perhatian luas.
Ia ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Nurul Sahara terkait dugaan pelecehan seksual dan pornografi.
Selain itu, Yai Mim juga sempat melaporkan balik Nurul Sahara atas dugaan pencemaran nama baik.
Dengan latar belakang konflik tersebut, wajar jika setiap perkembangan, termasuk kabar duka dan respons dari pihak-pihak terkait, menjadi sorotan publik. (adk)
Load more