News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nina Saleha, Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya, Resmi Layangkan Somasi dan Minta RS Buka CCTV

Nina Saleha resmi layangkan somasi ke RSHS Bandung usai bayinya nyaris hilang di tangan suster, desak pembukaan CCTV dan ungkap dugaan kasus kehilangan bayi serupa
Kamis, 16 April 2026 - 05:06 WIB
Nina Saleha
Sumber :
  • YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kasus Nina kembali memanas dan kini memasuki babak baru yang lebih serius. Setelah sempat viral karena bayinya nyaris hilang, langkah tegas akhirnya diambil dengan melayangkan somasi ke pihak rumah sakit. Tak hanya itu, nina juga mendesak agar rekaman CCTV segera dibuka demi mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Kasus Nina Saleha (27), seorang ibu asal Cimahi yang bayinya nyaris hilang atau tertukar di RSUP dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada 8 April 2026, kini bergulir ke ranah hukum. Insiden tersebut terjadi saat proses administrasi kepulangan bayi di ruang perawatan, diduga akibat kelalaian dalam prosedur identifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nina sempat dibuat panik saat mendapati inkubator bayinya kosong setelah ia tinggalkan sebentar untuk makan. Lebih mengejutkan, bayinya ternyata sudah berada dalam gendongan orang asing tanpa pengawasan ketat. Beruntung, ia segera menyadari hal tersebut sebelum bayinya dibawa keluar rumah sakit.

NINA
Nina Saleha. (Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

Kisah ini turut diungkap dalam podcast Curhat Bang Densu pada 15 April 2026, yang menghadirkan Nina, kuasa hukumnya Ibu Mira, serta Krisna Murti. Dalam perbincangan tersebut, pihak kuasa hukum menegaskan sejumlah tuntutan penting kepada rumah sakit.

“Tolong dicatat. Permintaan kita tuh ada beberapa hal kan. Pertama kita bilang kita ingin melihat CCTV itu. Itu permintaan kita kepada rumah sakit ya kan bahwa dibuka ya kan seperti apa.” ujar Krisna Murti.

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan identitas orang yang sempat membawa bayi tersebut.

krisna murti
Krisna Murti. (Sumber: YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

“Lalu yang kedua kita bilang orang yang disebut oleh klien kita itu tercatat tidak di rumah sakit, sebagai apa dia gitu loh. Apakah dia betul-betul pasien yang mengantar anaknya sakit ya kan ataukah apa kita bilang begitu kan, untuk mencari tahu. Kita bilang untuk mencari tahu,” tutur Krisna Murti.

Tak hanya itu, opsi tes DNA juga sempat diajukan untuk memastikan identitas bayi.

“Lalu kita bilang kita juga dimintakan tim ya kan kalau perlu ya kan dites DNA lagi ya kan hubungan antara anak ini dengan ibunya. Saya bilang untuk memastikan bayi ini betul-betul anaknya daripada klien kami,” ucap Krisna Murti.

Namun, Nina merasa tes tersebut tidak diperlukan. Ia mengaku yakin bayi tersebut adalah anaknya karena mengenali ciri di kaki, serta pakaian dan perlengkapan yang ia bawa sendiri.

Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa mereka membutuhkan kejelasan dari rumah sakit.

“Kita bilang kita minta kejelasan itu. Saya bilang kalau tidak ada kejelasan itu ya kan terpaksa kan kami akan melakukan upaya hukum biar nanti penyidik yang akan bongkar peristiwa ini,” tegas Krisna Murti

Dalam diskusi tersebut, Denny Sumargo juga menyinggung kemungkinan adanya unsur pidana.
“Dari perspektif kalian ada ini enggak dugaan pelanggaran pidana enggak dari cerita itu?” tanyanya.

Krisna Murti pun menyoroti kejanggalan dari sisi logika kejadian, “Kalau saya lihat ya, artinya bahwa saya bilang juga kemarin kepada legalnya, saya bilang kalau saya orang umum, saya berobat ya kan mengantar anak saya sakit, tiba-tiba saya dititipin bayi sama suster yang bukan bayi saya. Takut saya, jangankan bayi, saya bilang barang aja saya enggak berani kali. Dititipkan saya bilang, ‘Kenapa orang ini mau dititipkan diterima terus dia jalan?’”

“Jadi mengerucut kepada dua kemungkinan kelalaian,” ujar Denny Sumargo.

Kejanggalan lain juga disoroti terkait peran petugas keamanan, “Kemudian gua bilang bahwa kenapa satpam itu bukan ngejar orang itu? Kenapa di ini (Nina) yang diblok itu, kenapa langsung handphone yang diminta?” lanjut Krisna Murti.

Pihak kuasa hukum juga menyoroti pengalaman dan jabatan perawat yang diduga terlibat, “Catatan sedikit buat Mas Densu. Suster ini sudah 20 tahun lebih, sudah senior. Masa enggak tahu tentang SOP. Ada kalimat kan klien saya cerita, si Nina cerita ini bahwa ‘ya habis ibu saya panggil-panggil enggak ada saya kasih.’ Ini dia suster senior.”

“20 tahun lebih mungkin, sudah sekelas kepala suster,” tambah Ibu Mira.

Sayangnya, saat dimintai rekaman CCTV, pihak rumah sakit belum dapat memberikannya.

“Akhirnya pertemuan dengan pihak kuasa hukum atau legalnya dari rumah sakit berakhir dengan apa? Minta CCTV dikasih enggak?” tanya Denny Sumargo.

“Enggak. Kan mereka bilang kita akan lapor dulu ke Pak Direksi. Oke kalau gitu kita kasih surat resmi aja deh, kalian jawab deh,” jelas Krisna Murti.

“Berarti bentuknya somasi?” tanya Denny.

“Iya. Kita bilang kita kasih surat resmi aja karena kita enggak bisa ketemu direksi. Kita kasih surat resmi, kalian jawablah dalam waktu 3 hari.” tegas Krisna Murti.

Di sisi lain, Nina juga mengaku mengalami trauma mendalam akibat kejadian ini. Bahkan, kondisi mentalnya semakin terganggu setelah menerima banyak pesan dari orang lain yang mengaku pernah mengalami kasus kehilangan bayi di rumah sakit yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan somasi yang telah dilayangkan dan tuntutan pembukaan cctv, publik menanti langkah selanjutnya dari pihak rumah sakit untuk memberikan kejelasan atas kasus yang menyita perhatian ini.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Liga Voli Korea 2026/2027, Sabtu 31 Oktober: Laga Ulangan Partai Final Musim Lalu Langsung Tersaji di Hari Pembuka

Jadwal Liga Voli Korea 2026/2027, Sabtu 31 Oktober: Laga Ulangan Partai Final Musim Lalu Langsung Tersaji di Hari Pembuka

Jadwal Liga Voli Korea 2026/2027 hari pembuka akan langsung menyajikan pertandingan ulangan partai final musim lalu yang mempertemukan Hi Pass vs GS Caltex.
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberitahukan prakiraan cuaca hari ini untuk wilayah DKI Jakarta ada potensi hujan seharian.
Prabowo Ingatkan Sumpah Pemuda kepada Siswa Taruna Nusantara: Mengapa Sejarah Penting bagi Generasi Muda

Prabowo Ingatkan Sumpah Pemuda kepada Siswa Taruna Nusantara: Mengapa Sejarah Penting bagi Generasi Muda

Prabowo Subianto mengingatkan siswa SMA Taruna Nusantara tentang nilai Sumpah Pemuda, persatuan, dan pentingnya belajar sejarah untuk menghadapi tantangan
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua yang kini memasuki hari ketiga dimana 8 tim peserta akan kembali bermain.
BYD Siapkan MPV Baru Seri Ocean, Pintu Geser Elektrik dan Harga Diprediksi Mulai Rp400 Jutaan

BYD Siapkan MPV Baru Seri Ocean, Pintu Geser Elektrik dan Harga Diprediksi Mulai Rp400 Jutaan

MPV baru BYD Ocean tertangkap kamera saat diuji di China. Mobil keluarga dengan pintu geser ini diprediksi hadir dalam versi EV dan PHEV, mulai Rp400 jutaan.
Ekonomi Global Makin Menantang, Kadin Ungkap 3 Strategi agar Bisnis Indonesia Tetap Bertahan dan Ekspor Tumbuh

Ekonomi Global Makin Menantang, Kadin Ungkap 3 Strategi agar Bisnis Indonesia Tetap Bertahan dan Ekspor Tumbuh

Kadin Indonesia merumuskan tiga rekomendasi menghadapi tantangan ekonomi global, mulai dari menjaga daya beli, ketersediaan bahan baku, hingga kepastian

Trending

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Buntut Cedera di Sirkuit Mandalika, Raul Fernandez Dilarang Turun pada Gelaran MotoGP Malaysia 2026

Buntut Cedera di Sirkuit Mandalika, Raul Fernandez Dilarang Turun pada Gelaran MotoGP Malaysia 2026

Rider Trackhouse, Raul Fernandez, dipastikan tidak dapat melanjutkan perjuangannya pada MotoGP Malaysia 2026 usai kondisi cedera tangan kanannya belum membaik.
APBN Harus Tetap Fleksibel di Tengah Ketidakpastian, Begini Strategi Pemerintah

APBN Harus Tetap Fleksibel di Tengah Ketidakpastian, Begini Strategi Pemerintah

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan APBN harus fleksibel menghadapi gejolak global. Pemerintah juga menyiapkan langkah untuk membantu daerah yang 
Jadwal MotoGP Malaysia 2026, Sabtu 31 Oktober: Sprint Race! Kesempatan Emas Marc Marquez Perlebar jarak di Klasemen

Jadwal MotoGP Malaysia 2026, Sabtu 31 Oktober: Sprint Race! Kesempatan Emas Marc Marquez Perlebar jarak di Klasemen

Jadwal MotoGP Malaysia 2026, Sabtu 31 Oktober yang bisa menjadi kesempatan emas untuk Marc Marquez memperlebar jarak di papan klasemen sementara.
Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota di Kanada Berdarah Indonesia Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Respons Walkot Tri Adhianto

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons sinyal ketertarikan Wali Kota Mississauga, Kanada, Alvin Tedjo, untuk membangun sister city dengan kota di Indonesia. 
BYD Siapkan MPV Baru Seri Ocean, Pintu Geser Elektrik dan Harga Diprediksi Mulai Rp400 Jutaan

BYD Siapkan MPV Baru Seri Ocean, Pintu Geser Elektrik dan Harga Diprediksi Mulai Rp400 Jutaan

MPV baru BYD Ocean tertangkap kamera saat diuji di China. Mobil keluarga dengan pintu geser ini diprediksi hadir dalam versi EV dan PHEV, mulai Rp400 jutaan.
6.097 Dapur MBG Terancam Berhenti Beroperasi, BGN Ungkap Penyebab dan Syarat Pencabutan Sanksi

6.097 Dapur MBG Terancam Berhenti Beroperasi, BGN Ungkap Penyebab dan Syarat Pencabutan Sanksi

BGN menangguhkan 6.097 SPPG mulai 2 November 2026 karena tidak tertib melaporkan penggunaan dana MBG. Simak wilayah terdampak dan syarat agar bisa beroperasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT