News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Alasan Dedi Mulyadi Desak Anak Muda Gelar Pesta Pernikahan Sederhana, Singgung tentang Penderitaan

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap alasan akan bikin Surat Edaran anak muda gelar pesta pernikahan sederhana berkaitan soal masa depan.
Kamis, 16 April 2026 - 11:48 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Bogor, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mempunyai alasan besar mengimbau anak muda atau Gen Z menggelar pesta pernikahan secara sederhana.

Dedi Mulyadi menyampaikan hal itu saat meninjau hasil pembangunan infrastruktur baru SMAN 3 Jonggol hingga kembali menginspeksi SMAN 2 Jonggol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi lebih menyoroti pesta pernikahan yang digelar mewah harus dicocokkan dengan kemampuan orang tua, terutama dari segi ekonomi.

KDM sapaan akrabnya berpendapat pasangan muda yang ingin menikah sebaiknya lebih memilih di KUA. Menurutnya, langkah ini sebagai upaya tepat menyesuaikan perekonomian keluarga.

"Saya sampaikan bahwa gagasan dan ajakan yang saya sampaikan terhadap pasangan muda dan mudi yang akan menikah tapi kemampuan orang tua terbatas atau kemampuan pasangan terbatas, lebih baik tidak membuat pesta menikah cukup di KUA," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan melalui Instagram pribadinya, Kamis (16/4/2026).

Dedi Mulyadi Nilai Pesta Pernikahan Sederhana Sangat Efektif untuk Masa Depan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan, pernikahan sederhana sangat efektif. Pasangan muda bisa mengirit uang.

Gubernur Jabar itu membandingkan gelaran yang berlangsung secara mewah. Baginya, hal ini cenderung membuang banyak uang.

Menurutnya, pernikahan digelar sederhana membuat uang yang dimiliki bisa ditabung untuk masa depan. Hal ini berguna demi melanjutkan kehidupan berumah tangga ke depannya.

KDM meyakini cara ini akan menimbulkan kebahagiaan. Pasangan anak muda akan mempunyai banyak bekal demi memenuhi berbagai keperluan setelah membentuk keluarga kecil baru.

"Bisa buat beli dan DP rumah, modal usaha, dan bisa untuk kegiatan lainnya," tuturnya.

KDM Singgung Penderitaan

KDM mencontohkan maraknya hajatan anak muda yang digelar secara mewah. Ia memahami gelaran ini dibalut dengan gengsi semata.

Ia menambahkan, semakin pesta pernikahan mewah bisa menimbulkan puncak kebahagiaan. Namun di balik itu, ia menyoroti dampak dari fenomena ini bisa mengarah pada penderitaan.

Mantan Bupati Purwakarta ini menjelaskan penderitaan dialami para orang tua. Mereka rela melakukan segala cara agar menciptakan kebahagiaan untuk anaknya.

Ia menuturkan, kebanyakan orang tua yang terbatas perekonomiannya harus meminjam banyak uang. Contohnya sampai menjual aset berharga hingga mengutang agar mewujudkan pesta pernikahan secara mewah.

Di balik upaya itu, kata Dedi Mulyadi, hal ini bisa berdampak pada masa depan yang berujung membawa penderitaan, bukan kebahagiaan.

"Banyak sekali orang tua menikahkan anaknya tapi uangnya pinjam sana-sini. Ada yang menjual areal sawah, ada yang pinjam ke koperasi, ada yang pinjam ke bank, ada yang pinjam ke pinjol, ada yang pinjam ke bank keliling, bank emo," bebernya.

"Pada akhirnya, setelah pernikahan bukan membawa kebahagiaan tetapi justru penderitaan," sambungnya dengan tegas.

Dedi Mulyadi ogah warga Jabar rela menjadi TKW. Mereka harus pergi ke luar negeri untuk bekerja yang kebanyakan akibat memikirkan cara melunasi banyak utang.

Ia berharap agar ajakan tersebut benar-benar diterapkan anak muda di Provinsi Jabar. Ia meyakini cara ini sangat efektif untuk menghindari kesengsaraan di masa depan.

"Prinsip hidup itu lebih baik jadi raja selamanya daripada raja kesengsaraan selamanya," tegasnya.

Maka dari itu, Gubernur Jabar tersebut akan mengeluarkan Surat Edaran (SE). Langkah ini sebagai upaya agar tidak terjadi maraknya pesta pernikahan anak muda secara mewah.

Kata dia, dengan adanya SE Gubernur, nantinya seluruh jajaran instansi pemerintah, mulai dari Kepala Desa (Kades), Camat hingga Bupati/Wali Kota membatasi maupun mengatur izin gelaran pernikahan di wilayahnya.

"Saya tidak bermaksud membatasi hak pribadi, ini hanya sekadar ajakan yang nanti akan dibuat Surat Edaran Gubernur kepada para Camat di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat agar membatasi izin keramaian. Nanti bisa melihat uangnya, sumbernya darimana," jelasnya.

Ia menambahkan, apabila sumber keuangan untuk gelaran pesta pernikahan tersebut berasal dari pinjaman, sebaiknya pemerintah setempat mengkaji secara ketat untuk proses perizinannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Daripada buat kegiatan (pernikahan) yang ramai-ramai, lebih baik dibuat untuk aspek yang lebih berunsur syar'i saja," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton Beruntung vs 5 Weton Buntung Tanggal 21 Juni 2026 Menurut Ramalan Weton, Bagaimana Nasib Anda?

5 Weton Beruntung vs 5 Weton Buntung Tanggal 21 Juni 2026 Menurut Ramalan Weton, Bagaimana Nasib Anda?

Berikut sepuluh weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan keberuntungan besar atau justru harus menghadapi benturan kesialan pada tanggal 21 Juni 2026.
Penyerapan Meningkat, Koperasi Susu Minta Program MBG Berlanjut

Penyerapan Meningkat, Koperasi Susu Minta Program MBG Berlanjut

Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai turut meningkatkan pemanfaatan susu segar produk dalam negeri.
Pelaku Perampokan Dengan Menggunakan Pistol Korek Api di Bekasi Berhasil Ditangkap

Pelaku Perampokan Dengan Menggunakan Pistol Korek Api di Bekasi Berhasil Ditangkap

Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) menggunakan senjata korek api menyerupai pistol di sebuah minimarket di kawasan Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, berhasil ditangkap oleh Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Hasil Sprint Race MotoGP Ceko 2026: Ducati Rajai Sirkuit Brno, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez Sukses Naik Podium

Hasil Sprint Race MotoGP Ceko 2026: Ducati Rajai Sirkuit Brno, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez Sukses Naik Podium

Hasil Sprint Race MotoGP Ceko 2026 di mana duo Ducati yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez sukses naik podium di Sirkuit Brno.
John Herdman Bisa Coret 3 Calon Pemain Naturalisasi Ini? Faktor Usia Jadi Kendala Bela Timnas Indonesia

John Herdman Bisa Coret 3 Calon Pemain Naturalisasi Ini? Faktor Usia Jadi Kendala Bela Timnas Indonesia

Wacana penambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026 kembali menjadi sorotan. 3 pemain ini dicoret John Herdman?
MUI Ungkap Organisasi yang Tolak Keras Seruan agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana, Siapa Saja?

MUI Ungkap Organisasi yang Tolak Keras Seruan agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana, Siapa Saja?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) rilis organisasi Jaringan Masyarakat Sipil yang menolak desakan Waketum MUI, Cholil Nafis agar ada hukum pidana bagi pelaku LGBT.

Trending

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Tak hanya elite politik saja yang berkomentar terkait penangkapan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi. Namun, ayah Wapres Gibran
Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Harapan seorang ibu Armina Dewi Siagian pupus di tepi Sungai Tangkahan. Armina melepas Steven Arya Sitorus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Yang pulang justru
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Selebgram Rahadian Marga Saputra mengaku salah imbas menjadi pria berkebaya di Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo berujung viral dan dihujat.
Dokter Tifa Rawat Inap di RS Polri Kramat Jati Akibat Penyakit Gerd

Dokter Tifa Rawat Inap di RS Polri Kramat Jati Akibat Penyakit Gerd

Tim kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Refly Harun mengatakan keputusan melakukan rawat inap tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT