News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Senin, 20 April 2026 - 04:06 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Momen tak biasa terjadi saat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan lapangan. Bukannya disambut ramah, ia justru dibuat heran oleh sikap seorang pemuda yang terus menghindar saat diajak bicara. Bahkan, situasi ini membuat Dedi Mulyadi merasa tidak dihargai hingga harus memberi nasihat langsung.

Peristiwa itu bermula ketika Dedi Mulyadi tiba-tiba berhenti di sebuah bengkel tambal ban di pinggir jalan. Ia memanggil orang yang berada di dalam bengkel, namun pria tersebut justru menghindar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merasa ada yang janggal, Dedi Mulyadi turun dari mobil dan menghampiri pemuda tersebut. Saat hendak masuk, pemuda itu berkata, “Orangnya lagi keluar.”

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Pemuda Asal Samosir. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

“Oh, abang siapa?” tanya Dedi Mulyadi.

Ternyata, pemuda tersebut adalah adik dari pemilik bengkel dan berasal dari Samosir. Namun, sikapnya tetap tertutup dan enggan keluar dari bilik bengkel.

“Tinggalnya di sini? Sini dulu, Abangnya jangan sembunyi. Enggak apa-apa. Kenapa harus sembunyi? Santai aja,” ujar Dedi Mulyadi.

Karena tak kunjung keluar, Dedi Mulyadi pun mencoba menenangkan situasi.

“Saya bukan penjahat. Kenapa harus sembunyi? Ke mana yang punya tambal bannya?” ucapnya.

Pemuda tersebut menjawab bahwa kakaknya sedang berbelanja ke Kalijati, namun tidak tahu kapan kembali. Saat diminta nomor ponsel sang kakak, pemuda itu justru tidak mau memberikannya.

“Enggak mungkin abang enggak tahu nomor HP-nya. Saya juga mau lewat ke Kalijati. Nanti bisa ketemu di jalan, mau saya telepon,” kata Dedi Mulyadi.

Ia kembali menegaskan agar pemuda tersebut keluar dan menghargai orang yang datang.

“Masa abang enggak menghargai saya? Sini,” ujar Dedi Mulyadi.

Namun, pemuda itu tetap menutup diri. Bahkan saat ditanya tempat tinggalnya, ia terlihat ragu menjawab. Setelah didesak, ia akhirnya mengaku bermarga Sihombing dan tinggal di Lebaksiuh.

“Apalagi tinggalnya di Lebaksiuh, loh. Desanya Desa Sukasari, kan. Saya kan tinggal di situ, kenapa abang takut sama saya?” tanya Dedi Mulyadi.

Pemuda itu hanya menggeleng saat ditanya apakah Dedi pernah berbuat jahat padanya.

“Saya pernah berbuat jahat sama abang?” tanya Dedi Mulyadi.

Diketahui, pemuda tersebut baru tiga hari berada di Jawa Barat dan tinggal di kontrakan bersama kakaknya. Ia datang dari Samosir untuk mencari pekerjaan.

“Makanya kalau mau mencari kerja harus kenal sama saya,” ujar Dedi Mulyadi.

Melihat sikap pemuda itu yang terus menghindar, Dedi Mulyadi akhirnya memberikan nasihat tegas.

“Saya kasih tahu sama Abang, hidup harus saling menghargai. Iya, enggak boleh begitu. Saya udah baik-baik nyapa sama abang. Bahasa saya lemah lembut, abangnya kayak menganggap saya orang jahat. Enggak boleh. Apalagi abang tinggalnya tetanggaan sama saya gitu loh,” kata Dedi Mulyadi.

Ia juga mengingatkan pentingnya beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Bang, saya kasih tahu. Apalagi abang baru ke sini harus ramah sama kita. Perasaan kita ramah deh sama abang, kenapa abangnya mukanya galak?” ujarnya.

Pemuda tersebut menjawab singkat bahwa sikapnya adalah “bawaan dari sana”.

“Makanya bawaan sana diajarin agar mengikuti kebudayaan yang di sini. Sini, sini. Walaupun bawaan dari sana, kalau di sini harus saling menghargai. Saya kan menghargai abang. Abang kayak enggak mau dari tadi menghindar. Harusnya abang ‘iya, Pak’, gitu loh,” lanjut Dedi Mulyadi.

Ia menutup dengan pesan yang menekankan pentingnya saling menghargai di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Harus saling menitipkan diri. Kita baik loh sama abang. Kenapa abangnya mukanya? Walaupun memang karakternya begitu, tapi kan bisa dong. Saya juga gaul sama orang Batak banyak tiap hari malah. Ya abangnya enggak boleh gitu,” tutup Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen ini pun menjadi sorotan karena memperlihatkan interaksi langsung di lapangan sekaligus pesan sosial tentang pentingnya sikap terbuka dan saling menghargai, terutama bagi pendatang di lingkungan baru.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Resmi! Pink Spiders Lepas Lee Da-hyeon, Rival Megawati Hangestri Main di Liga Voli Jepang 2026-2027

Pink Spiders resmi melepas salah satu pemain andalannya yakni Lee Da-hyeon, di mana rival Megawati Hangestri itu akan bermain di Liga Voli Jepang 2026-2027.
Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Munas X AMPI Ditutup, Zigo Rolanda Resmi Pimpin Periode 2027-2031

Evaluasi akan dilakukan terhadap kepengurusan sebelumnya dengan tetap mempertahankan hal-hal yang dinilai sudah berjalan baik.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026, Rabu 30 September: Indonesia Potensi Tambah Medali dari Panjat Tebing

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Rabu (30/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali terutama dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing yang akan kembali beraksi.

Trending

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Anak Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Ayahnya, Rumah Tetangga Ikut Hangus Terbakar

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan H diamankan setelah api membakar rumah yang ditempatinya bersama orang tuanya.
Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Dua Petugas Damkar Gugur dalam Kecelakaan Maut Saat Menuju Lokasi Karhutla

Menurut laporan, mobil pemadam tersebut melaju menuju lokasi kebakaran dan berupaya melewati kendaraan di depannya setelah melewati lampu merah Labakkang.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT