Terpopuler: Dedi Mulyadi Ancam Blacklist Perusahaan, Julukan Baru Megatron, Nasib Fadly Alberto di Timnas Indonesia
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
tvOnenews.com - Kabar terpopuler hari ini datang dari berbagai bidang, mulai dari kebijakan tegas Dedi Mulyadi, atlet voli kebanggaan Indonesia di kancah internasional, hingga kontroversi pemain muda sepak bola yang tengah jadi sorotan. Berikut informasi lengkapnya.
1. Dedi Mulyadi Ancam Blacklist Perusahaan yang Bayar Upah Rendah
- Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan setelah menemukan fakta mengejutkan terkait upah pekerja proyek pengaspalan jalan di wilayah Kabupaten Subang.
Dalam kunjungannya yang terekam di kanal YouTube pribadinya, Dedi mendapati para pekerja hanya menerima upah sekitar Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per hari.
Angka tersebut jauh di bawah standar yang seharusnya diterima oleh tenaga ahli seperti operator alat berat.
Dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), upah untuk kategori tersebut seharusnya berada di kisaran Rp180 ribu hingga Rp220 ribu per hari.
Dedi pun langsung mempertanyakan sistem pembayaran yang diterapkan oleh pihak kontraktor.
Ia menilai bahwa proyek pemerintah seharusnya memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat, bukan justru merugikan pekerja.
Melalui komunikasi dengan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dedi menegaskan agar kontraktor tidak lagi membayar upah di bawah standar.
Ia bahkan memberi sinyal tegas akan mengambil langkah serius jika praktik tersebut terus terjadi, termasuk kemungkinan blacklist terhadap perusahaan yang tidak mematuhi aturan.
Baca selengkapnya: Dedi Mulyadi Geram, Proyek Rp3 Triliun Gaji Pekerjanya Hanya Rp80 Ribu Sehari, KDM: Perusahaannya Saya Blacklist
2. Megawati Hangestri Pertiwi Dapat Julukan Baru di Korea
- Instagram @jpevolley
Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga, khususnya voli putri. Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan (V-League) untuk musim 2026-2027.
Menariknya, media Korea kini memberikan julukan baru kepada Megawati.
Jika sebelumnya dikenal sebagai “Megatron”, kini ia disebut sebagai “penyerang elit kuota Asia”.
Julukan tersebut mencerminkan kualitas dan kontribusinya sebagai salah satu pemain asing terbaik di liga tersebut.
Media Korea, Yonhap, turut mengulas keputusan Megawati untuk kembali berkompetisi.
Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kondisi kesehatan lututnya yang sempat mengalami cedera kronis.
Setelah menjalani pemeriksaan medis, kondisi Megawati dinyatakan masih memungkinkan untuk bersaing di level tertinggi.
Hal ini membuatnya semakin percaya diri untuk kembali tampil di kompetisi yang dikenal sangat kompetitif tersebut.
Pengalaman dua musim sebelumnya juga menjadi faktor penting. Megawati merasa mendapatkan banyak dukungan dari penggemar serta peningkatan kualitas permainan selama bermain di Korea.
Tak heran jika ia kini mendapat pengakuan sebagai salah satu penyerang elit di V-League.
Baca selengkapnya: Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League
3. Nasib Fadly Alberto di Timnas Indonesia Berubah Usai Kontroversi
- Kitagaruda.id
Dari dunia sepak bola, kabar kurang menyenangkan datang dari pemain muda berbakat, Fadly Alberto Hengga.
Ia dipastikan dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20 setelah terlibat dalam insiden kontroversial di ajang Elite Pro Academy U-20.
Insiden tersebut terjadi dalam laga antara Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 di Stadion Citarum, Semarang.
Dalam pertandingan tersebut, Fadly melakukan aksi tendangan kungfu ke arah pemain lawan yang menyebabkan korban mengalami luka di wajah dan tubuh.
Aksi tersebut langsung viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.
Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut, mengingat Fadly merupakan salah satu pemain muda yang digadang-gadang sebagai masa depan sepak bola Indonesia.
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, menegaskan bahwa keputusan pencoretan tetap diambil sebagai bentuk sanksi tegas.
Meski memiliki potensi besar, tindakan indisipliner tetap tidak bisa ditoleransi.
Ironisnya, sebelumnya Fadly sempat mendapat pujian dari FIFA yang menilai dirinya sebagai simbol generasi muda sepak bola Indonesia yang penuh harapan.
Baca selengkapnya: Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan
(kmr/tsy/han)
Load more