Pemain Bola Ini Dulu Kena Sanksi Komdis PSSI, Kasusnya Berbeda dengan Fadly Alberto yang saat ini Viral
- Instagram Hugo samir
Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Hugo Samir? ternyata dulunya pernah mendapatkan sanksi dari komite disiplin (Komdis) PSSI.
Hugo Samir diketahui masuk dalam pemain timnas Indonesia U20 dan U24. Pemain muda yang dulu viral karena tendangannya.
Kemahiran Hugo Samir dalam bermain bola tidak diragukan lagi. Sebab dia memiliki Ayah yang hebat yaitu mantan Pelatih timnas indonesia, Jacksen F Tiago.
Sebagai pemain muda, ia bermain untuk Persebaya U13, ASIOP Academy, Barito Putera U-16, Bhayangkara U-18, dan Persis Solo U-20.
Diketahui pada 1 November 2021, Samir bergabung dengan tim yang dilatih ayahnya, Persis Solo dengan status bebas transfer dan pada 2025 ia bergabung ke Persik.
- Instagram/@hugosamir28
Berdasarkan informasi dirangkum dari tvOnenews.com, pemain sepakbola itu dulunya pernah terkena sanksi PSSI.
Penyebab pemain muda itu terkena sanksi PSSI karena sikap lepas kendali. Samir menendang staf dan atribut di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U18 pada 28 Oktober 2021.
Buntut dari kesalahannya itu, anak dari Jacksen Tiago itu mendapatkan sanksi tegas berupa larangan bermain dan masuk lapangan selama 12 bulan.
Ditambah juga denda Rp5 juta karena menendang staf wasit saat pertandingan Bhayangkara FC U-18 vs Persebaya U-18 di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U18 pada 28 Oktober 2021.
- Instagram Hugo samir
Kasus tersebut pernah viral di media sosial. Namun kejadian menendang di lapangan terjadi kembali pada pemain sepakbola Indonesia.
Kasusnya berbeda dari Hugo Samir, Fadly Alberto diketahui melakukan tendangan kungfu terhadap pemain Dewa United.
Videonya pun viral. Bahkan pemain ini juga berpeluang dicoret dari timnas Indonesia. Sanksinya belum diumumkan secara resmi oleh PSSI.
Ucapan Permintaan Maaf Fadly Alberto
Setelah videonya viral, Fadly Alberto sampaikan permohonan maaf melalui kaun instagram pribadinya. Mengaku tendangan kungfunya tersebut adalah perilaku bodoh.
Tendangan kungfu Fadly Alberto menjadi viral di medsos. Sebab dengan sadar dia melakukannya kepada pemain Dewa United, Rakha Nurkholis.
- Instagram @albrtoo_10/@smgfootball
"Assalamualaikum wr wb dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat melawan Dewa United Banten FC U-20," ucap Fadly Alberto Hengga dikutip dari Instagram pribadinya pada Selasa (21/4).
Dalam kesempatan yang sama, Alberto pemain kelahiran Timika itu juga meminta maaf kepada timnas Indonesia. Sebab sudah mencoreng nama baik.
Pemain timnas U20 itu juga meminta kepada klubnya Bhayangkara Presisi Lampung dan kepada teman-teman setimnya. Alberto akui perbuatan bodohnya memberikan dampak yang buruk.
- Kitagaruda.id
"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya minta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," sambung Fadly.
"Kemudian untuk Timnas Indonesia saya meminta maaf karena perbuatan saya mencoreng nama baik Timnas Indonesia," katanya tanpa ekspresi sejak awal bicara.
Tidak lupa juga, pemain bertalenta tersebut meminta maaf kalau perilaku bodohnya tersebut juga sudah membuat gaduh.
Dengan sadar ia akui tendangan kungfunya itu mengenai salah satu pemain Dewa United, dalam ajang EPA U-20 musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4).
"Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," kata Fadly menambahkan, dalam akunnya @albrtoo_10.(klw)
Load more