Dampaknya Tak Main-main, Habib Usman Ingatkan Penyebar Hoaks Bisa Kena Hukuman Dunia dan Akhirat
- YouTube The Sungkars
tvOnenews.com - Fenomena hoaks yang semakin liar di media sosial kini tak lagi bisa dianggap sepele. Sekali klik dan satu kali “share”, dampaknya bisa berantai dan menghancurkan banyak pihak. Inilah yang membuat Habib Usman angkat suara dan memberi peringatan tegas.
Dalam pandangan Islam, Habib Usman menekankan bahwa menyebarkan informasi palsu bukan sekadar kesalahan biasa, tetapi bisa berujung dosa hingga konsekuensi hukum di dunia.
“Nah, hati-hatilah. Janganlah jari kita ini nanti akan diperhitungkan di dalam akhiratnya Allah Subhanahu wa ta'ala. Benarnya aja ghibah, salahnya fitnah. Apalagi kalian menyebarkan berita hoaks sehingga menimbulkan gaduh atau menimbulkan masalah di kemudian-kemudian hari dan apalagi sampai berurusan sama kepolisian,” ujar Habib Usman dalam tayangan YouTube Insertlive (21/4/2026).
![]()
Habib Usman bin Yahya. (Sumber: YouTube The Sungkars)
Ia juga mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam bermedia sosial karena dampaknya tidak main-main.
“Jadi harus hati-hati, berbijaklah di dalam bermedia sosial karena dampaknya fatal. Dampaknya fatal. Ada yang namanya hablum minannas, hubungan kita kepada manusia,” lanjutnya.
Menurut Habib Usman, setiap unggahan yang tidak benar, baik berupa hoaks, ghibah, maupun fitnah, akan memiliki konsekuensi serius, bahkan bisa berbalik kepada pelakunya.
“Jadi ketika kalian posting atau kalian buat status atau kalian masukin di reels ternyata itu adalah beritanya enggak benar atau itu beritanya hoaks atau beritanya ghibah atau bahkan sampai fitnah, kalian akan mendapatkan hukuman dari Allah Subhanahu wa ta'ala di dalam dunia ini,” tegasnya.
“Kan setiap perbuatan baik akan dibalas kebaikan. Perbuatan buruk akan dibalas keburukan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Habib Usman menyoroti kebiasaan sebagian orang yang mudah tergoda untuk menyebarkan informasi hanya karena ingin viral atau menarik perhatian.
“Jadi gini, poin terpenting adalah kita tuh harus hati-hati. Jangan sampai ada satu berita masuk di kita terus, ‘Wah, ini beritanya menarik nih, langsung disebarin aja.’ Jangan, jangan, jangan cari yang menarik, jangan cari yang viral-viral,” katanya.
Load more