News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi Lihat Hasil Kerja Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Kena Sanksi gara-gara Hina Guru

Dedi Mulyadi datang langsung ke SMAN 1 Purwakarta untuk meninjau sanksi yang diberikan kepada 9 siswa yang menghina guru. Kang Dedi Mulyadi usul bersih toilet.
Rabu, 22 April 2026 - 09:52 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Usai viral kasus beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta yang melakukan aksi tak terpuji terhadap guru, Kang Dedi Mulyadi meninjau langsung ke sekolah tersebut.

Kasus ini bermulai dari viralnya video sekelompok murid SMAN 1 Purwakarta yang melakukan tindakan tidak terpuji kepada seorang guru di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video viral ini langsung mendapat perhatian dari Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat tersebut turut memberikan saran sanksi agar menjadi pembelajaran bagi siswa yang terkait.

Tidak hanya itu, KDM juga menyempatkan waktu untuk meninjau langsung ke SMAN 1 Purwakarta.

Di dalam kunjungannya tersebut, Dedi Mulyadi bertanya kepada guru yang ada di SMAN 1 Purwakarta terkait sanksi apa saja yang sudah diberikan kepada siswa yang viral kemarin.

"Saya waktu itu memberikan saran agar sanksinya itu yang bermanfaat," kata Dedi Mulyadi saat sidak ke SMAN 1 Purwakarta, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Apa sanksinya?" lanjutnya.

Salah seorang guru SMAN 1 Purwakarta menjelaskan bahwa selama 1-3 bulan ke depan, ada pembinaan khusus yang terdiri dari kegiatan sosial serta pembelajaran mandiri.

"Selama rentang 1-3 bulan itu pembinaan khusus yang terdiri dari kegiatan sosial dan pembelajaran secara mandiri," kata guru SMAN 1 Purwakarta.

"Kegiatan sosialnya ada bersih-bersih, ada penyambutan siswa," lanjutnya.

Gubernur Jawa Barat ingin mengetahui di mana lokasi murid-murid dalam menerapkan sanksi bersih-bersih lingkungan sekolah.

"Berarti pagi ini dia bersih-bersih dong? Dia bersihinnya di mana tadi?" tanya Dedi Mulyadi.

"Toilet bersihin enggak?," lanjutnya.

Salah satu tempat yang harus dibersikan adalah toilet sekolah, tapi kebetulan pada saat itu belum dibersihkan.

"Hari ini belum Pak, hari ini belum," kata guru SMAN 1 Purwakarta.

Dedi Mulyadi kembali menegaskan tentang sarannya agar siswa diberi sanksi membersihkan toilet.

"Kan saran saya belajar membersihkan toilet, saran loh, itu dipakai enggak?" tanya Dedi Mulyadi.

Menurut penjelasan guru SMAN 1 Purwakarta, saran sanksi membersihkan toilet sudah diterapkan dan dijadwalkan setiap siang setelah waktu istirahat.

"Dipakai Pak, jadi dalam satu hari ini kegiatan sosial itu terbagi dalam beberapa waktu Pak," terang guru SMAN 1 Purwakarta.

"Yang pagi-pagi itu jam 6.00-6.30 itu penyambutan siswa di depan, kemudian nanti jam 9 ada lagi bersih-bersih di lingkungan, kemudian nanti ada lagi setelah istirahat itu di arah toilet," lanjutnya.

Dedi Mulyadi pun langsung menuju toilet sekolah untuk mengecek kondisi.

"Kita lihat toiletnya bersih enggak," ujar Dedi Mulyadi.

Ketika masuk ke dalam toilet sekolah, Kang Dedi Mulyadi langsung memperbaiki posisi tutup tempat sampah yang kurang benar.

Kemudian Dedi Mulyadi juga meninjau kondisi bilik toilet dan menyoroti saluran pembuangan air yang mampet.

Tak butuh waktu lama, Dedi Mulyadi langsung memperbaiki saluran air yang mampet tersebut.

Ternyata, ada rambut-rambut yang tersangkut di penutup saluran air sehingga membuat aliran air tersendat.

Dedi Mulyadi segera membersihkan penutup tersebut sehingga air pun bisa mengalir lancar kembali menuju saluran pembuangan.

"Nah sederhana mampetnya, ininya rambut jarang dibersihkan, rambutnya dibersihkan aja," kata Dedi Mulyadi.

Melihat kondisi toilet sekolah yang relatif bersih, Dedi Mulyadi memberihkan pujian.

"Ya inimah relatif bersih lah dibanding sekolah lain yang pernah saya sidak," puji Dedi Mulyadi.

"Bersih, toiletnya bersih," lanjutnya.

Di dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa sanksi bagi 9 siswa yang terlibat dalam tindakan menghina guru di SMAN 1 Purwakarta juga akan diberikan sanksi dikirim ke barak militer yang berlangsung di bulan Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan ke SMAN 1 Purwakarta, kesembilan murid tersebut sedang menjalani sanksi berupa membaca Al Quran ataupun Al Kitab bagi yang nonmuslim.

(far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan EAZY Paspor Imigrasi Belawan Pujakesuma Layani 44 Permohonan Dalam Sehari

Layanan EAZY Paspor Imigrasi Belawan Pujakesuma Layani 44 Permohonan Dalam Sehari

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan kembali menghadirkan kemudahan pelayanan publik melalui program Eazy Paspor yang kali ini dilaksanakan di lingkungan Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma.
Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, KPK: Jabatan Publik Tidak Lagi Netral tapi Jadi Titik Temu Kepentingan dan Balas Jasa Politik

Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi, KPK: Jabatan Publik Tidak Lagi Netral tapi Jadi Titik Temu Kepentingan dan Balas Jasa Politik

Modusnya beragam, mulai dari suap jabatan, penyimpangan pengadaan barang dan jasa (PBJ) proyek daerah, hingga pemerasan.
Narapidana Korupsi yang Sempat-sempatnya Singgah ke Kedai Kopi Usai Sidang PK Dipindahkan ke Nusakambangan

Narapidana Korupsi yang Sempat-sempatnya Singgah ke Kedai Kopi Usai Sidang PK Dipindahkan ke Nusakambangan

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan narapidana korupsi yang sempat singgah ke kedai kopi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dipindahkan ke Nusakambangan.
Paul Pogba Sebut Bruno Fernandes akan Dapat Ballon d'Or Jika Bermain di Man City, Bukan Manchester United

Paul Pogba Sebut Bruno Fernandes akan Dapat Ballon d'Or Jika Bermain di Man City, Bukan Manchester United

Pogba menilai Bruno Fernandes pantas masuk kandidat Ballon d'Or jika bermain di klub lain. Ia menyoroti minimnya prestasi Manchester United jadi penghambat utama.
Pyo Seung-ju Resmi Kembali Main di Liga Voli Korea 2026-2027, Ko Hee-jin Jadi Kunci Comebacknya Mantan Tandem Megawati Hangestri

Pyo Seung-ju Resmi Kembali Main di Liga Voli Korea 2026-2027, Ko Hee-jin Jadi Kunci Comebacknya Mantan Tandem Megawati Hangestri

Bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027 diwarnai sejumlah kejutan, salah satunya ialah Pyo Seung-ju yang resmi kembali dari masa pensiunnya. Ko Hee-jin disebut-sebut sebagai kunci dari comebacknya pemain veteran tersebut.
Jadwal Semifinal Coppa Italia 2025-2026 Malam Ini Live di ANTV: Inter Milan Menunggu Lazio atau Atalanta

Jadwal Semifinal Coppa Italia 2025-2026 Malam Ini Live di ANTV: Inter Milan Menunggu Lazio atau Atalanta

Inter Milan menanti lawan di final Coppa Italia 2025-2026. Laga leg kedua semifinal antara Lazio dan Atalanta akan dimainkan pada Kamis (23/4/2026) dini hari nanti WIB, yang akan disiarkan langsung oleh ANTV.

Trending

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT