Ketua OSIS Kena Semprot Gubernur Sherly Tjoanda, Ditanya Fasilitas Sekolah Jawabannya Beda dengan Siswa Lain
- Instagram/s_tjo
tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda geram dengan Ketua Osis SMAN 5 Kota Ternate yang tidak bisa mewakili suara siswa.
Gubernur wanita, Sherly Tjoanda kini menjadi perhatian publik lantaran aksi dan kebijakannya menuntaskan masalah warga.
Sebelumnya, ia meneruskan perjuangan dari mendiang suaminya, Benny Laos untuk menjadi Gubernur Maluku Utara. Tetapi Sherly justru disambut baik dan dicintai warganya.
Suatu ketika, Sherly Tjoanda menghadiri peresmian gedung di sejumlah sekolah di Ternate. Salah satu yang diresmikannya yaitu aula sekolah milik SMAN 5 Kota Ternate.
Setelah menunggu lebih dari 20 tahun, akhirnya SMAN 5 Kota Ternate memiliki aula sekolah yang layak untuk siswanya.
Dalam kunjungannya ke sekolah tersebut, Sherly Tjoanda awalnya menjelaskan mengenai bantuan yang diserahkan oleh APBN kepada sekolah, yaitu BOSP dan dari APBD yaitu BOSDA.
Ia menjelaskan bahwa BOSDA digunakan untuk memenuhi kekurangan operasional sekolah yang belum tercukupi, salah satunya fasilitas sekolah.
- Instagram/@s_tjo
Di hadapan para siswa dan guru, Sherly menanyakan ketersediaan dari beberapa fasilitas yang berada di sekolah tersebut.
Para siswa menjawab pertanyaannya dengan lantang namun beberapa siswa memiliki jawaban berbeda.
“Kalian setiap ruang kelas punya proyektor tidak? Setiap ruangan punya kipas angin tidak? Di UKS ada obat tidak?” tanya Gubernur Malut, Sherly Tjoanda pada tayangan YouTube GubSherly.
“Kalau kalian tidak mau jujur, saya pun tidak bisa bantu kalian. Coba kasih mic apa ya, ada tidak ada ruangan ini bergema,” sambungnya.
Lalu ia meminta salah satu siswa untuk berbicara, Sherly menunjuk Ketua OSIS SMAN 5 Kota Ternate untuk menjawab pertanyaannya.
“Siapa ketua OSIS di sini? Ada proyektor tidak di setiap kelas?” kata Gubernur Malut itu.
Ketua OSIS menjawab bahwa semua kelas memiliki proyektor dan kipas angin. Namun, jawaban tersebut tidak disetujui oleh siswa lain.
“Ada, di setiap kelas ada proyektor. Ada kipas angin,” jawab Ketua OSIS.
Mendengarnya, Sherly pun ragu dan menanyakan kebenarannya kepada siswa lain.
“Betulkah kata dia?” tanya Sherly kepada siswa lain.
Para siswa menjawab tidak, alasannya ternyata tidak semua kelas disediakan proyektor. Hanya beberapa kelas saja yang kegiatan belajar mengajarnya menggunakan proyektor.
“Proyektor ada tapi tidak di semua kelas,” jelas Ketua OSIS kepada Gubernur Malut itu.
Orang nomor satu di Maluku Utara itu akhirnya menegaskan kembali kepada Ketua OSIS dengan nada yang satir untuk menanyakan fasilitas di sekolah.
“Makanya adik dengan pertanyaan ibu. Ada proyektor di setiap ruangan kelas atau tidak? Kalau adik tidak bisa bersuara mewakili murid-murid atau teman-teman, silahkan mengundurkan diri jadi ketua OSIS,” sindir Sherly.
“Siapa yang bisa bicara angkat mic dari dia,” pungkasnya.
Lalu, seorang siswi mengambil mic dan berbicara untuk menjawab pertanyaan Sherly terkait ketersediaan fasilitas sekolah.
Ia menjelaskan beberapa fasilitas seperti kipas angin, obat di UKS, fasilitas ekstrakulikuler sudah tersedia.
(kmr)
Load more