Trending: Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu Ala KDM, hingga Kadisdik Ikuti Arahan Dedi Mulyadi soal Kasus Bully Guru
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
"Ini saya memberikan saran, anak itu tidak perlu diskorsing selama 19 hari. Mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari dan membersihkan toilet," kata KDM.
Sebagai gantinya, sembilan siswa yang terlibat akan menjalani pembinaan selama tiga bulan.
Mereka tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar, namun disertai pendampingan intensif dari guru dan psikolog.
Selain itu, para siswa juga diwajibkan mengikuti kegiatan sosial baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Orang tua pun diminta hadir setiap pekan untuk ikut memantau perkembangan anak.
Pendekatan ini dinilai lebih edukatif karena menekankan pembinaan karakter, bukan sekadar hukuman.
Baca selengkapnya: Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta
3. Fakta Haru Guru Bu Atun Terungkap, Dedi Mulyadi Sampai Terharu
- dok.kolase tvOnenews.com /instagram Dedi Mulyadi
Di balik kasus viral tersebut, Dedi Mulyadi justru menemukan sisi lain yang menyentuh dari sosok guru PKN, Syamsiah atau yang akrab disapa Bu Atun.
Dalam pertemuannya, terungkap bahwa Bu Atun telah mengabdi sejak 2003 dan menjalani kehidupan sederhana. Ia bahkan masih menggunakan angkutan umum untuk berangkat mengajar setiap hari.
Tak hanya itu, Bu Atun juga belum menikah dan mendedikasikan hidupnya untuk mendidik siswa. Ia bahkan memilih memaafkan para siswa yang mengejeknya.
Yang paling menyentuh, saat Dedi Mulyadi memberikan bantuan sebesar Rp25 juta, Bu Atun justru memilih menyumbangkan seluruhnya untuk anak yatim yang ia bina.
Sikap tersebut membuat Dedi Mulyadi terharu dan semakin menegaskan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter generasi muda.
Baca selengkapnya:Gubernur KDM Temukan Fakta Terbaru Sosok Guru yang Diejek Siswa SMAN 1 Purwakarta, dari Naik Angkot-Peduli Anak Yatim
(asl)
Load more