Top 5: Dedi Mulyadi Apresiasi Warganya dan Bagikan Cara Berantas Ikan Sapu-sapu, Grand Final Proliga 2026, Daftar Pemain Timnas Indonesia ke TC Piala AFF 2026
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Redaksi tvOnenews.com merangkum lima berita terpopuler yang menjadi sorotan publik sepanjang pekan ini.
Mulai dari isu lingkungan yang mengancam ekosistem sungai di Jawa Barat dan Jakarta, langkah besar Gubernur Dedi Mulyadi dalam menata wajah Ibu Kota Jabar, hingga dinamika mengejutkan di dunia olahraga nasional.
Simak rangkuman selengkapnya dalam top 5 artikel pilihan redaksi berikut ini.
1. Dedi Mulyadi apresiasi langkah warganya: Ikan sapu-sapu sudah diambil warga Jabar
- YouTube
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi swadaya warga Jawa Barat yang proaktif menangkap ikan sapu-sapu untuk menormalisasi ekosistem sungai.
Fenomena dominasi ikan sapu-sapu ini dipandang KDM bukan sekadar masalah populasi, melainkan sebuah sinyal peringatan atas buruknya kualitas air.
Menurut KDM, ikan sapu-sapu memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa di air yang tercemar, di mana ikan lokal justru tidak mampu bertahan hidup.
Kondisi sungai yang menurun kualitasnya memberikan ruang bagi spesies ini untuk merajai perairan tanpa kompetisi, yang pada akhirnya mengancam keberadaan ikan endemik.
Baca selengkapnya: Apresiasi Langkah Proaktif Warganya, Dedi Mulyadi: Kalau Selama Ini Ikan Sapu-Sapu Sudah Diambil sama Warga Jabar
2. KDM beri peringatan tegas kepada ASN Pemprov Jabar dan Bandung
- YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), tengah menginisiasi langkah besar untuk memulihkan kharisma dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi melalui sinergi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung.
Ada beberapa upaya dalam transformasi ini yang mencakup beberapa fokus utama, seperti kebersihan dan estetika, keamananan serta infrastruktur dasar, hingga mobilitas dan transportasi.
Dedi Mulyadi juga sempat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung dan seluruh pihak yang telah bekerja bahu-membahu demi mengembalikan keanggunan serta daya tarik Kota Bandung bagi masyarakat dan wisatawan.
Baca selengkapnya: Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih
3. Grand final Proliga 2026: Alessandro Lodi akui Megawati Cs tampil lebih baik
- PBVSI
Gresik Phonska Plus Indonesia harus mengawali langkah mereka di Grand Final Proliga 2026 dengan hasil yang mengecewakan.
Dalam laga perdana yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Jumat (24/4/2026), tim asuhan Alessandro Lodi ini terpaksa mengakui keunggulan Jakarta Pertamina Enduro setelah terkena comeback yang menyakitkan.
Kebangkitan Jakarta Pertamina Enduro motori oleh performa luar biasa dari Megawati Hangestri dan aksi agresif Irina Voronkova yang membuat pertahanan Gresik Phonska Plus kewalahan.
Pelatih Alessandro Lodi secara ksatria mengakui keunggulan lawan dan menyatakan kekecewaannya atas performa anak asuhnya yang kurang maksimal di laga pembuka ini.
Baca selengkapnya: Grand Final Proliga 2026: Kecewa dengan Performa Anak Asuhnya, Alessandro Lodi Akui Megawati Hangestri Cs Tampil Lebih Baik
4. Daftar 23 pemain Timnas Indonesia diprediksi ke TC Piala AFF 2026
- Instagram @rizkyridhoramadhani
Persiapan Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2026 mulai memanas seiring beredarnya bocoran surat pemanggilan pemain untuk pemusatan latihan (TC) pada akhir Mei mendatang.
Pelatih John Herdman diprediksi akan membawa 23 pemain, dengan fokus utama pada talenta-talenta liga domestik (Super League) mengingat turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.
Piala AFF 2026 kali ini tampil dengan jadwal berbeda, yakni berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, tapi tetap mempertahankan format round robin dan sistem dua leg di fase gugur.
Baca selengkapnya: Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026
5. Dedi Mulyadi bagikan cara jitu berantas ikan sapu-sapu
- youtube
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menaruh perhatian serius terhadap fenomena membeludaknya populasi ikan sapu-sapu di wilayah Jawa Barat, terutama di area perbatasan dengan Jakarta.
Baginya, keberadaan ikan invasif ini bukan sekadar masalah jumlah, melainkan sebuah alarm keras mengenai memburuknya kualitas lingkungan sungai.
Menurut KDM, ikan sapu-sapu merupakan indikator kuat bahwa sebuah sungai telah mengalami pencemaran. Dominasi ini menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem yang serius karena ikan lokal semakin tersisih.
Untuk mengatasi persoalan ini, KDM menawarkan dua langkah jitu yang harus dilakukan secara serentak agar membuahkan hasil yang tuntas. Apa langkah tersebut?
Baca selengkapnya: Di Jakarta Ramai, Gubernur Dedi Mulyadi Bagikan Dua Cara Jitu Berantas Ikan Sapu-sapu di Jabar: Harus Diangkat
(ism)
Load more