Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pastikan Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Maut KRL di Bekasi Timur
- Antara
tvOnenews.com - Tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) meninggalkan duka mendalam.
Insiden ini tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan puluhan penumpang harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.
Data dari Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 15 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, korban luka mencapai puluhan orang yang kini dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi, seperti RSUD Bekasi, RS Primaya, hingga RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.
Menanggapi kejadian ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung menyampaikan belasungkawa melalui media sosialnya.
- Syifa Aulia-tvOne
Ia membuka pernyataannya dengan ungkapan empati atas musibah tersebut.
“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta Kabupaten Bekasi, terkhusus pengangkut penumpang perempuan oleh kereta api cepat kereta Argo Bromo Anggrek Jakarta-Surabaya,” ujar Dedi, dilansir dari Instagram resminya.
Dalam penjelasannya, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan kronologi awal yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Ia menyebut adanya kendaraan yang mengalami kendala di lintasan rel.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti proses evakuasi yang sempat mengalami kendala di lapangan.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, Dedi memastikan seluruh korban luka akan mendapatkan jaminan pembiayaan pengobatan.
“Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat,” ujarnya.
Selain itu, santunan juga disiapkan bagi keluarga korban yang meninggal dunia.
“Yang kedua, akan memberikan santunan pada yang meninggal masing-masing Rp50 juta rupiah,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Dedi berharap tragedi ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali di masa mendatang.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
“Semoga peristiwa ini merupakan peristiwa yang terakhir. Untuk itu mohon doa pada seluruh warga Jawa Barat,” pungkasnya.
Saat ini, proses identifikasi seluruh korban sedang berlangsung dan dapat diselesaikan secepatnya.
Aparat berwenang berupaya mengungkap penyebab pasti kecelakaan, sekaligus memastikan penanganan korban berjalan optimal.
(gwn)
Load more