Top 3: Media Korea Sorot Comeback STY di Indonesia, PSSI Dapat Kabar Baik, hingga KDM Beri Santunan Rp10 Juta
- Instagram/cha_youngjoo - YouTube/LEMBUR PAKUAN CHANNEL
tvOnenews.com - Kabar tentang mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY), PSSI, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menjadi topik terpopuler di tvOnenews.com pada 20 April 2026.
Berikut rangkuman tiga artikel terpopuler tersebut:
Media Korea Soroti Comeback Shin Tae-yong di Indonesia
- Instagram Shin Tae-yong777
Kabar kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia menarik perhatian media Korea Selatan, salah satunya Best Eleven.
Mereka menyoroti ramainya pemberitaan di Indonesia terkait peran baru mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Namun, yang mengejutkan, Shin Tae-yong tidak dikaitkan kembali dengan Timnas Indonesia.
Ia justru disebut akan menangani tim nasional mini soccer Indonesia atau Football 7.
Media Korea juga melaporkan bahwa Shin Tae-yong direncanakan memimpin tim tersebut dalam ajang Intercontinental Cup Italia 2026.
Meski bukan sepak bola 11 lawan 11, peran ini dianggap sebagai langkah penting kembalinya ia ke lapangan setelah meninggalkan klub Ulsan HD.
Selain itu, hubungan Shin Tae-yong dengan Indonesia disebut masih terjalin erat, meski ia telah dicopot dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada Januari lalu.
Komunikasi yang tetap berjalan membuat pengaruhnya di sepak bola Indonesia dinilai belum pudar.
Kabar ini pun memunculkan spekulasi baru, apakah langkah ini menjadi awal kembalinya Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, atau justru membuka babak baru dalam kariernya di jalur mini soccer.
Baca berita selengkapnya di: Media Korea Sorot Tajam Comeback Shin Tae-yong di Indonesia, Tak Habis Pikir STY Masih Punya Pengaruh Kuat
PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA, Apa Itu?
- tvOnenews-Ilham Giovani
Rencana FIFA untuk meningkatkan dukungan finansial menjelang Piala Dunia 2026 mendapat sorotan dari media Vietnam.
Kabar ini dinilai menjadi angin segar bagi seluruh federasi sepak bola, termasuk PSSI dan perkembangan Timnas Indonesia.
Media Vietnam, Soha, melaporkan bahwa FIFA tengah mengusulkan peningkatan kontribusi keuangan bagi tim yang lolos ke Piala Dunia 2026, sekaligus menambah dana pengembangan untuk 211 asosiasi anggotanya.
Melalui juru bicaranya, FIFA menyebutkan bahwa pembahasan ini akan menjadi bagian dari pertemuan Dewan FIFA di Vancouver, Kanada.
Fokus utama adalah meningkatkan pendapatan federasi sekaligus memperkuat program pengembangan sepak bola global.
Soha menyebut peningkatan dana ini akan berdampak besar, terutama untuk pembinaan usia muda, pengembangan sepak bola wanita, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas liga domestik.
Setiap federasi bahkan diperkirakan bisa menerima dana minimal hingga 5 juta dolar AS dalam empat tahun ke depan.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya FIFA untuk mengurangi kesenjangan antara negara dengan kekuatan sepak bola maju dan berkembang, sekaligus memperkuat fondasi sepak bola global dalam jangka panjang.
Baca berita selengkapnya: Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA meski Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
KDM Beri Bantuan Rp10 Juta untuk ART Korban Luka Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
- Instagram @dedimulyadi71
Insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) menyisakan duka mendalam.
Berdasarkan data Polda Metro Jaya, sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Bekasi.
Menanggapi tragedi tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bergerak cepat dengan mengunjungi rumah duka korban serta menjenguk para korban luka di rumah sakit.
Dalam salah satu kunjungannya, ia bahkan memberikan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta kepada seorang korban yang terancam kehilangan penghasilan selama masa pemulihan.
Selain bantuan langsung, Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka.
Ia juga menyatakan bahwa keluarga korban meninggal akan menerima santunan sebesar Rp50 juta.
Tak hanya itu, Dedi Mulyadi turut menunjukkan komitmen jangka panjang dengan siap membantu pendidikan anak-anak korban meninggal.
Langkah cepat ini mendapat perhatian luas sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah di tengah tragedi yang menimpa masyarakat.
Baca berita selengkapnya: Tak Hanya Menjenguk, Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta untuk ART Korban Luka Kecelakaan KRL
(asl/far/gwn)
Load more