News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

“Menyuluh Wastra Menoreh Jejak”, Jendela Perjalanan 20 Tahun Seorang Desainer Indonesia Asal Yogyakarta Berkarya

Sebuah peragaan busana bertajuk “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” yang mengangkat wastra Nusantara digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada 2 hingga 3 Mei 2026.
Minggu, 3 Mei 2026 - 22:44 WIB
Sebanyak 74 karya ditampilkan dalam pergelaran busana hari pertama.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com – Sebuah peragaan busana bertajuk “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada 2 hingga 3 Mei 2026. Pergelaran ini menandai 20 tahun perjalanan salah satu desainer Indonesia, Philip Iswardono.

Mengangkat inspirasi dari kekayaan budaya tujuh daerah di Indonesia, koleksi yang ditampilkan merepresentasikan perjalanan panjang eksplorasi tekstil tradisional yang dipadukan dengan pendekatan kontemporer. Setiap karya menjadi refleksi dialog antara tradisi dan inovasi, menghadirkan perspektif baru dalam lanskap mode Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari pertama penyelenggaraan “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” bertepatan dengan ulang tahun desainer asal Sleman, Yogyakarta ini, tetapi Philip menegaskan bahwa pergelaran tunggal ini bukan persembahan untuk dirinya, melainkan untuk Yogyakarta. Selain itu, Philip juga menyampaikan bahwa pada hari tersebut, ada sebanyak 74 busana yang diperagakan oleh 74 model.

“Hari ini adalah ulang tahun saya,  namun persembahan ini bukan untuk saya, melainkan untuk Yogyakarta dan tentunya untuk Indonesia. Pada hari ini, kami akan mempersembahkan 74 busana, 74 model,” tutur Philip pada pembukaan acara, Sabtu (1/5) siang.

Dengan ditampilkannya 74 busana dan 74 model, maka setiap model hanya memeragakan satu busana. Hal ini menunjukkan pendekatan kuratorial yang kuat untuk memberikan ruang apresiasi utuh pada setiap karya, sekaligus menegaskan nilai eksklusivitas dan kedalaman cerita di balik desain.

Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber (IFC) memberikan apresiasinya kepada sosok Philip Iswardono, khususnya terhadap konsistensinya dalam mengangkat wastra Nusantara pada karya-karyanya.

“Saya sangat bangga terhadap Mas Philip karena sebagai seorang fashion desainer, beliau sangat konsisten dalam mengangkat wastra-wastra Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” bukan hanya sekadar menampilkan peragaan busana semata, namun juga instalasi seni fesyen  dalam satu kesatuan narasi artistik. Instalasi seni ini merepresentasikan proses kreatif Phillip selama 20 tahun berkarya, sedaangkan peragaan busana menghadirkan interpretasi karya dalam bentuk busana yang hidup di atas panggung.

Pergelaran berlangsung selama dua hari dengan segmentasi khalayak yang berbeda. Pada 2 Mei 2026, acara diselenggarakan secara khusus untuk tamu undangan. Sementara itu, pada 3 Mei 2026, pergelaran dibuka untuk umum dengan fokus pada siswa SMK dan mahasiswa tata busana sebagai bagian dari upaya edukasi serta regenerasi dalam dunia fesyen berbasis wastra. (Scp/Ard)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Tak Ada Sakit Saat Awal Internship, Keluarga Sebut dr Myta Aprilia Azmy Alami Sesak Nafas Hebat Sebelum Meninggal

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga dr Myta Aprilia Azmy, seorang dokter yang meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD K.H. Daud Arif, Jambi
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT