Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan
- Ilham Nugraha-Antara
“Dengan memperhatikan beberapa sumber, dapat disimpulkan bahwa awal berdirinya Kerajaan Sunda merupakan awal lahirnya Tatar Sunda pada 18 Mei 669 Masehi sehingga dapat ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda,” jelas Nina.
Meski demikian, Hari Tatar Sunda tidak dimaksudkan untuk memperingati berdirinya kerajaan secara formal, melainkan sebagai simbol untuk menghidupkan kembali nilai budaya Sunda dalam kehidupan masyarakat.
- ANTARA/Ilham Nugraha
Berbeda dengan Hari Jadi Jawa Barat
Dosen Fakultas Hukum Unpad, Hernadi Affandi, menegaskan bahwa Hari Tatar Sunda berbeda dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat yang diperingati setiap 19 Agustus.
“Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat lebih bersifat administratif kenegaraan, sedangkan Hari Tatar Sunda lebih difokuskan pada penguatan akar budaya dan sejarah,” ujarnya.
Dengan kata lain, kedua peringatan ini saling melengkapi. Jika Hari Jadi Jawa Barat menekankan aspek pemerintahan, maka Hari Tatar Sunda menonjolkan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Sunda.
Akan Dirayakan dengan Beragam Kegiatan Budaya
Ke depan, Hari Tatar Sunda akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, seperti kirab, karnaval tradisi, hingga pertunjukan seni khas Sunda.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai budayanya sendiri.
Dengan adanya Hari Tatar Sunda, masyarakat Jawa Barat diharapkan semakin bangga terhadap identitasnya. (gwn)
Load more